<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922</id><updated>2011-07-28T11:54:10.681-07:00</updated><title type='text'>Desi's home</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>191</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-5186035835041664424</id><published>2011-07-25T02:11:00.000-07:00</published><updated>2011-07-25T02:12:23.053-07:00</updated><title type='text'>Sepuluh Langkah menyambut Ramadhan</title><content type='html'>1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para salafush-shalih selalu memohon kepada Allah agar diberikan karunia bulan Ramadan; dan berdoa agar Allah menerima amal mereka. Bila telah masuk awal Ramadhan, mereka berdoa kepada Allah, ”Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.” Artinya, ya Allah, karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadan yang kembali diberikan kepada kita. Al-Imam Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata, ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadan telah tiba dan kita dalam kondisi sehat wal afiat, kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk syukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap kali datang bulan Ramadan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salafush-shalih sangat memperhatikan bulan Ramadan. Mereka sangat gembira dengan kedatangannya. Tidak ada kegembiraan yang paling besar selain kedatangan bulan Ramadan karena bulan itu bulan penuh kebaikan dan turunnya rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadan. Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad (47): 21]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadan datang agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk. Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadan adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur (24): 31]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta ba’da sholat subuh dan zhuhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· membagikan buku saku atau selebaran yang berisi nasihat dan keutamaan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disadur dari artikel kiriman seorang sahabat)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-5186035835041664424?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/5186035835041664424/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=5186035835041664424' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5186035835041664424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5186035835041664424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2011/07/sepuluh-langkah-menyambut-ramadhan.html' title='Sepuluh Langkah menyambut Ramadhan'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-2273903778917408502</id><published>2011-05-31T20:53:00.000-07:00</published><updated>2011-05-31T20:58:39.444-07:00</updated><title type='text'>======= DOA ISTERI =======</title><content type='html'>Ya Allah..&lt;br /&gt;Kau ampunilah dosa ku yang telah kuperbuat&lt;br /&gt;Kau limpahkanlah aku dengan kesabaran yang tiada terbatas&lt;br /&gt;Kau berikanlah aku kekuatan mental&lt;br /&gt;Kau kurniakanlah aku dengan sifat keridhan&lt;br /&gt;Kau peliharalah lidahku dari kata-kata nista&lt;br /&gt;Kau kuatkanlah semangatku menempuhi segala cobaan Mu&lt;br /&gt;Kau berikanlah aku sifat kasih sesama insan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah…&lt;br /&gt;Sekiranya suamiku ini adalah pilihan Mu di Arash&lt;br /&gt;Berilah aku kekuatan dan keyakinan untuk terus bersamanya&lt;br /&gt;Sekiranya suamiku ini adalah suami yang akan membimbing tanganku dititianMu&lt;br /&gt;Kurniakanlah aku sifat kasih dan ridha atas segala perbuatannya&lt;br /&gt;Sekiranya suami ku ini adalah bidadara untuk ku di Jannah Mu&lt;br /&gt;Limpahkanlah aku dengan sifat tunduk dan tawaduk akan segala perintahnya&lt;br /&gt;Sekiranya suami ku ini adalah yang terbaik untukku di Dunia Mu&lt;br /&gt;Peliharalah tingkah laku serta kata-kataku dari menyakiti perasaannya&lt;br /&gt;Sekiranya suami ku ini jodoh yang dirahmati oleh Mu&lt;br /&gt;Berilah aku kesabaran untuk menghadapi segala kerenah dan ragamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ya Allah…Sekiranya suami ku ini ditakdirkan bukan untuk diriku seorang&lt;br /&gt;Kau tunjukkanlah aku jalan yang terbaik untuk aku harungi segala dugaanMu&lt;br /&gt;Sekiranya suami ku tergoda dengan keindahan dunia Mu&lt;br /&gt;Limpahkanlah aku kesabaran untuk terus membimbingnya&lt;br /&gt;Sekiranya suamiku tunduk terhadap nafsu yang melalaikan&lt;br /&gt;Kurniakanlah aku kekuatan Mu untuk aku memperbetulkan keadaanya&lt;br /&gt;Sekiranya suamiku menyintai kesesatan&lt;br /&gt;Kau pandulah aku untuk menarik dirinya keluar dari terus terlena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah…Kau yang Maha Mengetahui apa yangterbaik untukku&lt;br /&gt;Kau juga yang Maha Mengampuni segala kesilapan dan keterlanjuranku&lt;br /&gt;Sekiranya aku tersilap berbuat keputusan, Bimbinglah aku ke jalan yang Engkau ridhai&lt;br /&gt;Sekiranya aku lalai dalam tanggungjawabku sebagai isteri&lt;br /&gt;Kau hukumlah aku didunia tetapi bukan diakhirat Mu&lt;br /&gt;Sekiranya aku ingkar dan durhaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikanlah aku petunjuk kearah rahmatMu&lt;br /&gt;Ya Allah…Sesungguhnya aku lemah tanpa petunjukMu&lt;br /&gt;Aku buta tanpa bimbingan Mu Aku cacat tanpa hidayah Mu&lt;br /&gt;Aku hina tanpa Rahmat Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah…Kuatkan hati dan semangatku&lt;br /&gt;Tabahkan aku menghadapi segala cobaanMu&lt;br /&gt;Jadikanlah aku isteri yang disenangi suami&lt;br /&gt;Bukakanlah hatiku untuk menghayati agama Mu&lt;br /&gt;Bimbinglah aku menjadi isteri Solehah&lt;br /&gt;Hanya pada Mu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah…&lt;br /&gt;Ku mohon segala harapan&lt;br /&gt;Karena aku pasrah dengan dugaan Mu&lt;br /&gt;Karena aku sedar hinanya aku&lt;br /&gt;Karena aku insan lemah yang kerap keliru&lt;br /&gt;Karena aku leka dengan keindahan duniaMu&lt;br /&gt;Karena kurang kesabaran ku menghadapi cabaran Mu&lt;br /&gt;Karena pendek akal ku mengharungi ujian Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah Tuhanku…….&lt;br /&gt;Aku hanya ingin menjadi isteri yang dirahmati&lt;br /&gt;Isteri yang dikasihi&lt;br /&gt;Isteri yang solehah&lt;br /&gt;Isteri yang sentiasa dihati&lt;br /&gt;Amin, Ya Rabb…….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-2273903778917408502?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/2273903778917408502/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=2273903778917408502' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2273903778917408502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2273903778917408502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2011/05/doa-isteri.html' title='======= DOA ISTERI ======='/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-6807583214077343231</id><published>2011-05-11T20:57:00.000-07:00</published><updated>2011-05-13T13:21:01.469-07:00</updated><title type='text'>The Power Of Sabar</title><content type='html'>Bersabarlah...karena kesabaran &lt;br /&gt;dapat mengubah apapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kesabaran badai terdahsyat&lt;br /&gt;sekalipun akan terasa seperti&lt;br /&gt;angin yang sekedar lewat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kesabaran,gurun tandus&lt;br /&gt;terasa hamparan jalan yang ramah&lt;br /&gt;menanti untuk dilewati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kesabaran, &lt;br /&gt;perang dapat menjadi pesta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serta mampu mengubah durjana&lt;br /&gt;menjadi pujangga....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kesabaran,&lt;br /&gt;amarah bisa menjadi cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kesabaran kebengisan dapat &lt;br /&gt;menjadi keramahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran juga mampu mengubah&lt;br /&gt;seorang ahli maksiat menjadi ustad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran mampu mengubah orang kafir &lt;br /&gt;menjadi ahli dzikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mampu mengubah si kikir&lt;br /&gt;menjadi dermawan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-6807583214077343231?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/6807583214077343231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=6807583214077343231' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6807583214077343231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6807583214077343231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2011/05/power-of-sabar.html' title='The Power Of Sabar'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-2078903087137277377</id><published>2010-08-05T19:16:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T19:17:27.228-07:00</updated><title type='text'>Surat dari Hawa untuk Adam</title><content type='html'>Adam,&lt;br /&gt;Maafkan aku jika coretan ini memanaskan hatimu. Sesungguhnya aku adalah hawa,temanmu yang kau pinta semasa kesunyian disyurga dahulu. Aku asalnya dari tulang rusukmu yang bengkok. Jadi,tidak heranlah jika perjalanan hidupku sentiasa inginkan bimbingan darimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam,&lt;br /&gt;Maha suci Allah yang mentakdirkan kaumku lebih banyak jumlahnya dari kaummu dikala akhir zaman ini. Itulah sebenarnya ketelitian Allah dalam urusannya, karena andainya Allah mentakdirkan jumlah kaummu mengatasi kaumku niscaya merahlah dunia ini dengan darah manusia. Kacau balau suasana Adam sesama Adam bermusuhan hanya karena Hawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buktinya cukup nyata dari peristiwa Habil dan Qabil. Sehinggalah pada zaman cucu-cicitnya juga. Jika begitu maka tidak selaraslah undang-undang Allah Yang mengharuskan adam beristeri lebih dari satu tetapi tidak melebihi empat orang dalam satu masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam,&lt;br /&gt;Bukan karena banyaknya isterimu membimbangkan daku. Bukan karena sedikitnya bilanganmu memunsingkanku. Tetapi aku risau,gundah dan gulana menyaksikan tingkahmu. Sejak dahulu telah kuketahui bahwa seharusnya aku tunduk tatkala telah menjadi isterimu. Patutlah terlalu berat lidahku berbicara untuk menyatakan isi hati ini. Namun sebagai hamba Allah, Aku sayang padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam,&lt;br /&gt;Sebagaimana didalam Al-Quran telah menyatakan yang engkau diberi kuasa terhadap wanita. Kau diberi amanah mendidikku. Kau diberi tanggungjawab untuk menjagaku,memperhatikan dan mengawasiku agar redha Allah sentiasa menaungi. Tetapi Duhai Adam, lihatlah dunia kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang telah terjadi terhadap kaumku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, Aku dan kaumku telah ramai yang mendurhakaimu. Banyak yang telah menyimpang dari jalan yang telah ditetapkan. Asalnya Allah mengkehendaki aku tinggal tetap dirumah. Dijalan-jalan,dipasar,di bandar-bandar bukanlah tempatku. Jika terpaksa,aku keluar dari rumah seluruh tubuhku ditutup dari ujung rambut sehingga keujung kaki. Tapi realitanya kini, aku telah lebih dari yang sepatutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam,&lt;br /&gt;Mengapa kau biarkan daku begini? Selayaknya aku ibu dan guru kepada anak-anakmu. Tetapi kini, aku jadi ibu,guru dan aku jugalah yang memikul senjata. Padahal engkau duduk saja. Ada diantara kau yang menganggur tidak bekerja. Kau perhatikan saja aku naik tangga bambu. Apakah kau sekarang tidak seperti dahulu? Apakah sudah hilang kasih sucimu kepadaku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam,&lt;br /&gt;Marahkah kau jika ku katakan terperosoknya hawa sekarang engkaulah yang harus dipersalahkan! Kenapa kau? Bukankah orang sering bicara, Jika anak jahat maka ibu bapak yang tidak pandai mendidik, Jika murid bodoh,guru tidak pandai mengajar. Jadi secara formulanya, Aku salah,kaulah penyebabnya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam,&lt;br /&gt;Kau selalu mengatakan, Hawa memang degil! Tidak mau dengar kata! Tidak mudah makan nasehat! Kepala batu! Tetapi duhai Adam, Seharusnya kau bertanya kepada dirimu, Siapakah teladanmu? Siapakah rujukanmu? Dalam mendidik aku yang lemah ini. Adakah teladanmu Muhammad s.a.w? Adakah rujukanmu Muhammad s.a.w? Adakah akhlak-akhlakmu boleh dijadikan contoh buat kami kaum Hawa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam,&lt;br /&gt;Sebenarnya kaulah imam dan aku adalah makmummu. Aku adalah pengikutmu-pengikutmu Karena kaulah amir. Jika kau benar maka benarlah aku. Jika kau lalai,lalailah aku. Lupakah kau duhai Adam? Kau punya satu kelebihan anugerah Allah. Akalmu sembilan, nafsumu satu. Dan aku, akalku satu nafsuku beribu! Dari itu Adam,gunakanlah ketinggian akalmu untuk membimbingku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinlah tanganku karena aku sering lupa dan lalai. Seringkali aku tergelincir. Bimbing dan bantulah aku dalam menyelami kalimah Allah. Perdengarkanlah aku kalimah syahdu dari Allah agar duniaku sentiasa dijalan rahmah. Tiupkanlah roh jihad ke dalam dadaku agar aku mampu tetap menjadi mujahidah kekasih Allah subhana wata�ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam,&lt;br /&gt;Andainya kau masih lalai karenamu sendiri. Masih segan mengikut langkah para sahabat baginda. Masih gentar mencegah mungkar. Maka kita tunggu dan lihatlah dunia ini akan hancur bila aku yang memerintah. Malulah engkau Adam. Malulah engkau pada dirimu sendiri. Wallahualam..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-2078903087137277377?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/2078903087137277377/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=2078903087137277377' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2078903087137277377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2078903087137277377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/08/surat-dari-hawa-untuk-adam.html' title='Surat dari Hawa untuk Adam'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-5699728012290334339</id><published>2010-08-05T19:14:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T19:15:14.180-07:00</updated><title type='text'>Surat untuk Pangeranku</title><content type='html'>Pangeranku..&lt;br /&gt;Bagaimana kabarmu hari ini??&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kau baik-baik saja..&lt;br /&gt;Akupun disini Alhamdulillah baik-baik saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeranku,&lt;br /&gt;entah kenapa hati ini tidak sabar menunggu saat itu&lt;br /&gt;Saat dimana Allah mempertemukan kita&lt;br /&gt;Saat Dimana kebahagiaan itu akan menyatukan kita&lt;br /&gt;Saat dimana kita berjuang bersama dalam gerakan dakwah ini&lt;br /&gt;Membangun generasi-generasi yang shaleh dan shalehah&lt;br /&gt;Yang siap membangkitkan islam kembali ke masa kejayaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeranku,&lt;br /&gt;Sebenarnya aku sangat malu&lt;br /&gt;Malu bila diri ini tidak sebanding denganmu&lt;br /&gt;Malu bila diri ini tidak bisa mengimbangi keshalehanmu&lt;br /&gt;Tidak bisa menjadi pendamping yang seperti yang kau impikan dari dulu&lt;br /&gt;Aku malu pangeranku..&lt;br /&gt;Tapi aku berjanji&lt;br /&gt;Aku akan berusaha memperbaiki diri&lt;br /&gt;Aku harus bisa menjaga diri&lt;br /&gt;Agar kelak nanti&lt;br /&gt;Aku bisa menjadi seseorang yang bisa kau banggakan&lt;br /&gt;Seseorang yang bisa membuatmu bahagia dan senang&lt;br /&gt;Seseorang yang sesuai dengan yang kau impikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeranku,,&lt;br /&gt;Akan aku jaga hati ini untuk tetap suci&lt;br /&gt;Agar kelak hanya namamu saja lah yang pernah singgah di hatiku&lt;br /&gt;Tidak akan aku buai hati ini dengan nama orang lain&lt;br /&gt;Tidak akan aku biarkan namamu menjadi nama ke 100 yang singgah di hati ini&lt;br /&gt;Aku akan berusaha untuk tetap mensucikan hati ini dari orang-orang yang belum halal bagiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeranku,,&lt;br /&gt;Aku akan menjaga pandangan ini&lt;br /&gt;Aku berjanji akan menundukkan pandanganku mulai saat ini&lt;br /&gt;Agar hanya kamulah yang akan aku pandang dengan segenap jiwaku&lt;br /&gt;Agar hanya dirimulah yang akan aku pandang dengan cinta yang menggebu&lt;br /&gt;Tidak akan aku biarkan laki-laki lain menikmati pandanganku ini&lt;br /&gt;Karena hanya kau yang berhak pangeranku&lt;br /&gt;Aku tidak mau pandangan cintaku ini menjadi tidak berarti di matamu&lt;br /&gt;Karena telah sering aku berikan pada orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeranku,,&lt;br /&gt;Tidak akan aku biarkan orang lain menerima surat cinta dariku&lt;br /&gt;Ataupun kata-kata cinta dariku&lt;br /&gt;Karena hanya dirimulah yang akan aku berikan kata-kata itu&lt;br /&gt;Aku tidak mau kata-kata itu menjadi tidak berarti pula bagimu&lt;br /&gt;Karena sering aku obral kata-kata itu pada orang-orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeranku,,&lt;br /&gt;Aku berjanji, hanya kaulah yang akan melihat mahkotaku&lt;br /&gt;Mahkota yang senantiasa aku jaga dan aku tutup dengan jilbabku&lt;br /&gt;Aku tidak mau mahkota ini dilihat orang lain&lt;br /&gt;Mahkota yang senantiasa aku rawat agar menjadi indah kelak dimatamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku janji pangeranku&lt;br /&gt;Aku tidak akan membiarkan orang lain menikmatinya&lt;br /&gt;Aku ingin kau bangga padaku karena aku bisa menjaganya untukmu&lt;br /&gt;Aku tidak peduli kalau terkadang rasa panas ini menggangguku&lt;br /&gt;Karena aku yakin, rasa cintaku padamu dan rasa cintaku pada Yang Maha Pencipta&lt;br /&gt;Akan mengalahkan semua itu&lt;br /&gt;Karena kebahagiaanmu dan keRidhoan Allah lebih berarti bagiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeranku,,&lt;br /&gt;Mulai saat ini aku juga berjanji padamu&lt;br /&gt;Aku tidak akan membiarkan orang lain menyentuh tubuhku&lt;br /&gt;Aku sadar, bahwa diriku ini terlalu mahal untuk di obral&lt;br /&gt;Aku sadar, diri ini terlalu mulia&lt;br /&gt;untuk disentuh oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab&lt;br /&gt;Aku akan menjaga tubuhku ini agar berharga di matamu&lt;br /&gt;Agar hanya dirimulah yang kelak akan menyentuhnya&lt;br /&gt;Aku menyadari, kau pasti akan sedih&lt;br /&gt;Kalau tubuhku ini sudah banyak dinikmati orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jangan khawatir pangeranku&lt;br /&gt;Aku senantisanya menjaganya dari dulu&lt;br /&gt;Karena semua ini hanya akan kuberikan padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeranku,,&lt;br /&gt;Aku janji akan banyak belajar&lt;br /&gt;Belajar untuk lebih shaleh, lebih taat dan lebih pintar&lt;br /&gt;Belajar menjadi wanita yang terhormat dan terjaga kesuciannya&lt;br /&gt;Aku nggak mau kamu kecewa kelak ketika melihatku&lt;br /&gt;Aku akan memperbaiki akhlakku agar kelak seimbang dengan keshalehanmu&lt;br /&gt;Aku akan perbanyak amalku&lt;br /&gt;Aku tidak mau kelak berpisah denganmu di akhirat&lt;br /&gt;Karena amalku yang sedikit, tidak seimbang dengan amalanmu yang berlimpah&lt;br /&gt;Aku ingin menikmati setiap malam-malam yang mulia itu bersamamu&lt;br /&gt;Bersamamu menemui Allah Yang Maha Pencipta&lt;br /&gt;Bersyukur atas nikmat yang tidak pernah berhenti dilimpahkanNya pada kita&lt;br /&gt;Percayalah Pangeranku,,&lt;br /&gt;Aku akan mempelajari semuanya..&lt;br /&gt;Karena aku yakin,,&lt;br /&gt;Bila aku ingin memiliki pangeran yang sehebat dan seshaleh dirimu&lt;br /&gt;Aku pun harus menjadi orang seperti itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Allah telah berjanji&lt;br /&gt;Bahwa Perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik&lt;br /&gt;Tunggulah aku Pangeranku&lt;br /&gt;Aku yakin bisa mengimbangimu&lt;br /&gt;Tunggu aku pangeranku&lt;br /&gt;Aku akan membantumu dalam perjuangan ini&lt;br /&gt;Perjuangan seorang mukmin sejati&lt;br /&gt;Karena aku pun memerlukan bantuanmu untuk mendampingiku&lt;br /&gt;Kita akan berjuang bersama pangeranku&lt;br /&gt;Karena di jalan inilah kita dipersatukan&lt;br /&gt;Di Jalan Dakwah yang mulia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah berfirman dalam Al-Qur'an, bahwa perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik.. bagaimana kita mau mendapatkan pendamping seperti nabi Muhammad,kalau kita nggak bisa seperti siti khadijah, bagaimana mungkin kita mengharap ali, kalau kita nggak bisa seperti siti fatimah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah seperti apakah kita? sudah selayak apakah kita untuk mendapatkan seorang Ali, Abu bakar, Usman, Umar, apalagi Nabi Muhammad???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-5699728012290334339?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/5699728012290334339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=5699728012290334339' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5699728012290334339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5699728012290334339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/08/surat-untuk-pangeranku.html' title='Surat untuk Pangeranku'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-3093927633126026782</id><published>2010-07-22T21:55:00.001-07:00</published><updated>2010-07-22T21:55:25.318-07:00</updated><title type='text'>MUSLIMAH ITU....</title><content type='html'>MUSLIMAH YANG CANTIK,&lt;br /&gt;tidak dilihat dari bentuk tubuh yang mempesona,&lt;br /&gt;tetapi dari sejauh mana dia berhasil menutup tubuhnya. . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUSLIMAH YANG SANTUN,&lt;br /&gt;tidak dilihat dari keberaniannya berpakaian,&lt;br /&gt;tetapi,dari sejauh mana dia mempertahankan kehormatanya. . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUSLIMAH YANG BERANI,&lt;br /&gt;tidak dilihat dari kekhawatirannya digoda orang dijalan,&lt;br /&gt;tetapi,kekhawatiran akan dirinya yang membuat orang tergoda. . . . .&lt;br /&gt;Subhanallah. . .^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUSLIMAH YANG CERDAS,&lt;br /&gt;tidak dilihat dari keahliannya berbicara,&lt;br /&gt;tetapi,dari bagaimana caranya berbicara. . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUSLIMAH YANG TABAH,&lt;br /&gt;tidak dilihat dari seberapa banyak dan besar ujian yang dijalani,&lt;br /&gt;tetapi,dari sejauh mana dia menghadapi ujian dengan kesabarannya. . . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUSLIMAH YANG MERDU,&lt;br /&gt;tidak dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya,&lt;br /&gt;tetapi,dari apa yang sering lisannya ucapkan. . . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUSLIMAH YANG JELITA,&lt;br /&gt;tidak dilihat dari kecantikan parasnya,&lt;br /&gt;tetapi,dari kecantikan yang tersembunyi didalam hati. . . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUSLIMAH YANG BAIK,&lt;br /&gt;tidak dilihat dari begitu banyaknya dia melakukan kebaikan,&lt;br /&gt;tetapi dari keikhlasannya memberikan kebaikan itu. . . . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUSLIMAH YANG GAUL,&lt;br /&gt;tidak dilihat dari sifat supelnya bergaul,&lt;br /&gt;tetapi,dari sejauh mana ia menjaga kehormatanya dalam bergaul. . . . .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-3093927633126026782?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/3093927633126026782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=3093927633126026782' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3093927633126026782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3093927633126026782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/07/muslimah-itu.html' title='MUSLIMAH ITU....'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-1229058019134232990</id><published>2010-06-20T21:29:00.000-07:00</published><updated>2010-06-20T21:30:55.518-07:00</updated><title type='text'>Pesan hari ini</title><content type='html'>Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. &lt;br /&gt;     Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. &lt;br /&gt;     Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. &lt;br /&gt;     Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-1229058019134232990?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/1229058019134232990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=1229058019134232990' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1229058019134232990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1229058019134232990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/06/aku-mengamati-semua-sahabat-dan-tidak.html' title='Pesan hari ini'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-8182212843836002702</id><published>2010-06-17T22:33:00.001-07:00</published><updated>2010-06-17T22:33:54.031-07:00</updated><title type='text'>TERSENYUMLAH</title><content type='html'>TERSENYUMLAH  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Senyum adalah ekspresi yang menceritakan sebuah kebahagiaan, kesenangan dan ketenangan. Sebuahanugerah yang diberikan kepada siapa saja. Tidak mengenal kelas, status sosial, ras dan warna kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedanya barangkali terletak pada pemicu senyum bagi masing-masing individu. Bagi petani yang hidup di desa terpencil pada sebuah lereng gunung, mungkin derai dedaunan, rintik hujan atau sekedar tumbuhnya padi yang ia tebar cukup untuk menjadi pemicu sebuah senyuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping ekspresi dari sebuah kebahagiaan, senyum juga merupakan simbol dari rasa syukur. Dimana kata syukur dalam bahasa yang lebih kita fahami adalah "pengakuan dari sebuah kenikmatan". Senyum adalah wujud minimal dari pengakuan itu. Dari senyum maka lahirlah kalimat " alhamdulillah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari senyum maka lahirlah rasa berbagi dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Jika demikian, maka sebenarnya kita memiliki stok senyum yang tidak terbatas. Karena kita dilingkupi nikmat yang tidak terbatas. Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, semuanya penuh dengan kenikmatan.&lt;br /&gt;Bahkan kesedihan sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya pernah ada sebuah cerita tentang seorang teman yang sudah ia anggap adik menangis, ia tersenyum dan ia katakan sama teman nya. "Teruskanlah menangis, tapi kalau sudah selesai menangisnya,.. tersenyum ya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spontan saja teman nya tersenyum meski masih diiringi isakan, lalu protes,"aku masih sedih kok disuruh tersenyum tow bang". Spontan iakatakan, " Ya harus senyum,...coba kalau kamu tidak bisa sedih, tidak bisa menangis,... karenanya tersenyumlah karena kamu masih dikaruniai nikmat sedih dan nikmat menangis".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mungkin tidak akan bisa melihat indahnya pelangi jika tanpa hujan dan indahnya matahari, tersenyumlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita mampu menangkap segala kenikmatan yang kita rasakan, kenikmatan setiap udara yang kita hirup, setiap tatapan mata kita, setiap pendengaran kita, setiap denyut nadi dan detak jantung kita, setiap tapak kaki yang kita ayunkan, setiap gerakan dari anggota badan kita. Maka hidup kita akan penuh dengan senyum. Lalu kita akan melihat betapa banyak kenikmatan yang kita rasakan. Bahkan kenikmatan itu terasa bertambah dan bertambah setiap kita mengurai sebuah senyuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ketika masalah terus saja mendera kita, cobalah untuk tetap tersenyum dan bersyukur tetaplah berfikir positif bahwa ALLAH sangat sayang dengan kita, Dia disana sedang memperhatikan kita dengan seksama. Insya ALLAH masalah yang kita hadapi akan terasa lebih ringan dan bahkan akan menemukan banyak sekali jalan keluar. Tetaplah bersyukur (^_^)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sebenarnya yang telah digariskan Allah dalam al-Qur'an: "Jika kalian semua bersyukur maka akan kami tambah, namun jika kalian mengingkari segala nikmat yang telah kami berikan, maka sesungguhnya azabku sangatlah pedih" ( QS. Ibrahim: 7 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Tersenyumlaah (^_^)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-8182212843836002702?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/8182212843836002702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=8182212843836002702' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8182212843836002702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8182212843836002702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/06/tersenyumlah.html' title='TERSENYUMLAH'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-492748316899853382</id><published>2010-06-09T22:27:00.000-07:00</published><updated>2010-06-09T22:29:03.172-07:00</updated><title type='text'>Surat Cinta Untuk Kekasih Sejatiku</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim..&lt;br /&gt;surat ini ku persembahkan untuk kekasih sejatiku..&lt;br /&gt;kekasihku, ku mohon terimalah surat ini, dengarkanlah suara hatiku terdalam yang ku tuliskan lewat surat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai kekasih sejatiku tercinta,&lt;br /&gt;Wahai kekasih sejatiku terkasih..&lt;br /&gt;Tuhanku semesta alam.. pemilik jiwa ragaku..&lt;br /&gt;yang menggenggam hati ini.. ALLOH SUBHANAHUWATA'ALA..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh.. ku tuliskan surat cinta ini sebagai ungkapan atas apa yang ku rasa padaMU..&lt;br /&gt;Ya Alloh.. sungguh ku bersyukur menjadi hambaMU, menjadi Islam, dan memiliki tauladan seorang kekasihMU yg mulia,,Muhammad SAW..&lt;br /&gt;Sungguh ku bersyukur memiliki Al Quranul kariim, cahayaMU, kalimatMU yang sangat menenangkanku, menghibur di saat gundahku, dan menjadi penuntunku hingga hari tersulitku kelak.. hari dimana catatan hidupku di dunia akan dibuka dan diperhitungkan..&lt;br /&gt;Ya Alloh..Entah apa jadinya diriku ini jika aku bukan Islam dan tidak mengenal Islam..&lt;br /&gt;Ya Alloh,,Entah apa jadinya diriku ini tanpa adanya belas kasih dan maghfirahMU.. sungguh meruginya aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh yang Maha Mengerti..&lt;br /&gt;Sungguh ku bersyukur diriku terlahir Islam, dan berkat kasihMU hingga saat ini namaMU pun masih selalu terukir di hatiku.. dan ku harap akan selamanya hingga tak ada nafasku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi ya Alloh,, sungguh akupun sering mempertanyakan diri ini, hati, jiwa, dan raga ini,&lt;br /&gt;"apakah memang dirimu sudah benar2 Islam? apakah benar Alloh selalu di hatimu? Apakah benar Alloh adalah kekasih sejatimu? apakah kau jujur dan tulus mengatakan kau mencintaiNYA?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian sering terlintas pertanyaan yang sungguh membuat hatiku tersayat sayat..&lt;br /&gt;"apa buktinya bahwa kau sungguh seorang Islam, apa buktinya kau adalah hamba yang sungguh mencintaiNYA, dan apakah Alloh sudah menerima cintaMu dan meridhoimu sebagai kekasihNYA?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh,,sungguh aku takut, aku malu..&lt;br /&gt;nyatanya diriku memang lebih sering mengkhianatiMU,&lt;br /&gt;diriku terlalu sering lupa akan adanya Engkau di hidupku..&lt;br /&gt;terlalu sering berubah lagi menjadi lalai, setelah bertekad akan bersungguh2 menjadi lebih baik dalam melakukan segala hal yang Engkau cinta dan tidak melakukan yang Kau benci..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh, aku sungguh lalai menjagaMU, mungkin karna kecongkakan dan lemahku.&lt;br /&gt;Ya Alloh, aku sering mengkambing hitamkan syaitan padahal memang semua karna kelemahanku..&lt;br /&gt;Ya Alloh,,sungguh kini aku menyadarinya,&lt;br /&gt;aku mungkin belum pantas mengakui cinta kepadaMU tanpa ada pembuktian yang nyata..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai kekasihku,,ku sering teringat dengan firmanMU dalam sebuah hadits,&lt;br /&gt;Rosululloh saw. bersabda, "Alloh berfirman, 'Aku heran denganmu wahai anak Adam, Aku yang telah menciptakanmu tapi engkau menyembah selain Aku. Aku yang memberimu rezeki tapi engkau bersyukur kepada selain Aku. Aku perlihatkan rasa cintaKu kepadamu dengan memberi nikmat---padahal Aku tidak membutuhkanmu---tapi engkau perlihatkan rasa bencimu kepadaKu dengan melakukan maksiat, padahal engkau membutuhkanku. Kebaikanku senantiasa turun kepadamu tapi keburukanmu senantiasa naik kepadaku'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh.. sungguh sedih hati ini mengetahui curahan hatiMu tersebut..&lt;br /&gt;membuat air mataku mulai menari-nari di pipi..&lt;br /&gt;dan scepat kilat hati pun terasa basah karna isak tangisku.&lt;br /&gt;Ya Alloh aku takut akan pedihnya siksaMU..&lt;br /&gt;Ya Allohu robbi,, Allohu goffar.. ku mohon ampunilah aku..&lt;br /&gt;Wahai cinta sejatiku, kekasih hatiku, harapanku,..&lt;br /&gt;terimalah maaf dariku..Astaghfirullohal'adziim..&lt;br /&gt;Astaghfirullohal'adziim..Astaghfirullohal'adziim..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pendosa, termasuk diriku..&lt;br /&gt;ketika diingatkan agar berhenti dari maksiatnya,&lt;br /&gt;serta merta menjawab bahwa Alloh SWT itu Maha Pengasih dan Penyayang.&lt;br /&gt;Padahal, selain memiliki sifat tersebut, Engkau juga memiliki sifat Mahakeras azab-Nya..&lt;br /&gt;Ya Alloh sungguh sangat takut diri ini,&lt;br /&gt;saat firmanMu yang tertulis dalam QS. Al Maidah: 98 mengingatkanku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh ya Rohman,&lt;br /&gt;izinkanlah aku perbaiki semua sebelum waktuku berjumpa denganMU tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai kekasih sejatiku,&lt;br /&gt;Sungguh betapa aku malu atas semua yg Kau beri,&lt;br /&gt;padahal diriku terlalu sering membuatMU kecewa..&lt;br /&gt;Entah mungkin karna ku terlena, sementara Engkau beri aku kesempatan berulang kali agar aku kembali..&lt;br /&gt;ya Alloh betapa tak ada apa2nya aku di hadapanMU..&lt;br /&gt;YA Alloh,, Hanya Engkaulah cinta sejatiku,,takkan ada lagi illah selainMU..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh ya Rohiim..&lt;br /&gt;pemilik cinta dari segala cinta..&lt;br /&gt;Aku sadar kini, mencintai manusia bisa menimbulkan kekecewaan teramat dalam..&lt;br /&gt;mencinta manusia khususnya lawan jenis di luar ikatan suci adalah sebuah kesia-siaan..&lt;br /&gt;Kini, lebih baik mereka membenciku daripada kau membenciku karna hatiku ternodai, dan cinta untukMu secara tak sadar sudah ku khianati...&lt;br /&gt;Kini ku sadar, mencintaiMu memang tidak pernah ada kekecewaan..&lt;br /&gt;karna aku yakin Kau selalu membalas cinta hambaMu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh,,meski tak pantas,&lt;br /&gt;tapi aku ingin selalu berusaha mencintaiMU setulusnya,&lt;br /&gt;sebenar2 aku cinta,.&lt;br /&gt;Aku ingin mendekatiMU selamanya, sehina apapun diriku.. Ku berharap untuk bertemu denganMU ya Robbi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh,,meski dosaku terlalu banyak,,&lt;br /&gt;namun aku tak akan lelah memohon ampunanMU, karna Kau selalu memotivasiku dalam firmanMU,&lt;br /&gt;"Wahai anak Adam selama engkau berdosa dan berharap kepadaKu, niscaya Aku ampuni segala dosamu yang telah lalu dan Aku tidak perdulikan lagi. Wahai anak Adam jikalau dosamu membumbung setinggi langit lalu engkau meminta ampunanKU, pasti engkau Ku ampuni. Wahai anak Adam, andai engkau datang kpd-Ku dengan kesalahan sepenuh bumi, kemudian engkau bertemuKu dalam keadaan tidak menyekutukan-Ku sedikitpun, pasti Aku mendatangimu dengan ampunan sepenuh bumi pula."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanalloh walhamdulillah walaailaahaillalloh wallohuakbar..&lt;br /&gt;sungguh Maha Luasnya ampunanMU itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya Alloh subhanahuwata'ala..&lt;br /&gt;kekasih sejatiku..&lt;br /&gt;dalam sujud panjangku di hening malammu..&lt;br /&gt;Ku memohon ampunanMU, terimalah cintaku ya Tuhanku.. Jangan biarkan ku berpaling lagi dariMu dan janganlah Engkau palingkan wajahMU dariku.&lt;br /&gt;karna tak ada daya dan upayaku tanpa kasih sayangMU di hidupku..&lt;br /&gt;tak ada artinya hidupku jika taubatku tak mendapat ridho dariMU..&lt;br /&gt;DUHAI KEKASIH SEJATIKU..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : dudung.net&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-492748316899853382?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/492748316899853382/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=492748316899853382' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/492748316899853382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/492748316899853382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/06/surat-cinta-untuk-kekasih-sejatiku.html' title='Surat Cinta Untuk Kekasih Sejatiku'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-1099200367137760116</id><published>2010-05-31T18:25:00.001-07:00</published><updated>2010-05-31T18:25:57.155-07:00</updated><title type='text'>Mengambil Hikmah Kebaikan dari setiap kejadian dalam hidup</title><content type='html'>Sebenarnya, melihat kebaikan dalam segala hal merupakan ungkapan yang biasa. Dalam kehidupan kita sehari-hari, orang sering mengatakan, “Pasti ada kebaikan (hikmah) di balik kejadian ini,” atau, “Ini merupakan berkah dan cobaan dari Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, banyak orang mengucapkan kalimat tersebut tanpa memahami arti sebenarnya. Kebanyakan mereka gagal memahami arti yang sebenarnya dari ungkapan-ungkapan tersebut atau bagaimana pemahaman itu dipraktikkan dalam kehidupan kita sehari-hari...???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, kemampuan melihat kebaikan dalam setiap kejadian, apa pun kondisinya (baik itu susah maupun senang) merupakan kualitas moral yang penting, yang timbul dari keyakinan yang tulus akan Allah. Pada akhirnya, pemahaman akan kebenaran ini menjadi sangat penting dalam menuntun seseorang tidak hanya untuk mencapai keberkahan hidup di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kejadian dalam kehidupan kita seperti "kenapa disaat ingin memulai bahtera rumah tangga ada2 saja halangan dan kejadian yg menyebabkan gagalnya rencana tersebut". Ada juga kejadian di PHK, ditinggal istri maupun suami, usahanya bangkrut, sampai dengan kok sampai detik ini aku belum menemukan pasangan hidup yah ?...Sahabat ku, coba deh kita tarik nafas sebentar, kemudian kita hembuskan coba kita cari ada apa dibalik ini semua..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda pemahaman yang benar akan arti iman adalah tidak adanya kekecewaan akan apa pun yang terjadi dalam kehidupan ini. Sebaliknya, jika seseorang gagal melihat kebaikan dalam setiap peristiwa yang terjadi dan terperangkap dalam ketakutan, kekhawatiran, keputusasaan, kesedihan, dan sentimentalisme, ini menunjukkan kurangnya kemurnian iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebingungan ini harus segera dienyahkan dan kesenangan yang berasal dari keyakinan yang teguh harus diterima sebagai bagian hidup yang penting. Orang yg beriman mengetahui bahwa peristiwa yg pada awalnya terlihat tidak menyenangkan, termasuk hal-hal yang disebabkan oleh tindakannya yang salah, pada akhirnya akan bermanfaat baginya. Jika ia menyebutnya sebagai “kemalangan”, “kesialan”, atau “seandainya”, ini hanyalah untuk menarik pelajaran dari sebuah pengalaman. Dengan kata lain, orang yang beriman mengetahui bahwa ada kebaikan dalam apa pun yang terjadi. Ia belajar dari kesalahannya dan mencari cara untuk memperbaikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun juga, jika ia jatuh dalam kesalahan yang sama, ia ingat bahwa semuanya memiliki maksud tertentu dan mudah saja memutuskan untuk lebih berhati-hati dalam kesempatan mendatang. Bahkan jika hal yang sama terjadi puluhan kali lagi, seorang muslim harus ingat bahwa pada akhirnya peristiwa tersebut adalah untuk kebaikan dan menjadi hak Allah yang kekal. Kebenaran ini juga dinyatakan secara panjang lebar oleh Nabi saw.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku mengagumi seorang mukmin karena selalu ada kebaikan dalam setiap urusannya. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur (kepada Allah) sehingga di dalamnya ada kebaikan. Jika ditimpa musibah, ia berserah diri (dan menjalankannya dengan sabar) bahwa di dalamnya ada kebaikan pula.” (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku percayalah (-_-)..Hanya dalam kesadaran bahwa Allah menciptakan segalanya untuk tujuan yang baik sajalah hati seseorang akan menemukan kedamaian. Adalah sebuah keberkahan yang besar bagi orang-orang beriman bila ia memiliki pemahaman akan kenyataan ini. Seseorang yang jauh dari keimanan akan menderita dalam kesengsaraan yang berkelanjutan. Ia terus-menerus hidup dalam ketakutan dan kekhawatiran. Di sisi lain, orang beriman menyadari dan menghargai kenyataan bahwa ada tujuan-tujuan Ilahiah di balik ciptaan dan kehendak Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berprasangkalah yang baik2 utk kehidupan kita..sahabat ku...(^_^)tetap tersenyum yah dan berikan yg terbaik utk orang2 disekitar kita...salam ukhuwah dari ku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(take from notes R Fahmi Waliulu)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-1099200367137760116?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/1099200367137760116/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=1099200367137760116' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1099200367137760116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1099200367137760116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/05/mengambil-hikmah-kebaikan-dari-setiap.html' title='Mengambil Hikmah Kebaikan dari setiap kejadian dalam hidup'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-3874108328863174648</id><published>2010-05-26T19:26:00.000-07:00</published><updated>2010-05-26T19:27:41.571-07:00</updated><title type='text'>Sebuah Pertemuan</title><content type='html'>Ketika diri mencari sinar&lt;br /&gt;Secebis cahaya menerangi laluan&lt;br /&gt;Ada kalanya langkahku tersasar&lt;br /&gt;Tersungkur di lembah kegelapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaikan terdengar bisikan rindu&lt;br /&gt;Mengalun kalimah menyapa keinsafan&lt;br /&gt;Kehadiranmu menyentuh kalbu&lt;br /&gt;Menyalakan obor pengharapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tika ku kealpaan&lt;br /&gt;Kau bisikkan bicara keinsafan&lt;br /&gt;Kau beri kekuatan, tika aku&lt;br /&gt;Diuji dengan dugaan?&lt;br /&gt;Saat ku kehilangan keyakinan&lt;br /&gt;Kau nyalakan harapan&lt;br /&gt;Saat ku meragukan keampunan Tuhan&lt;br /&gt;Kau katakan rahmat-Nya mengatasi segala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menitis airmataku keharuan&lt;br /&gt;Kepada sebuah pertemuan&lt;br /&gt;Kehadiranmu mendamaikan&lt;br /&gt;Hati yang dahulu keresahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang semakin kesamaran&lt;br /&gt;Kau gilap cahaya kebahagiaan&lt;br /&gt;Tulus keikhlasan menjadi ikatan&lt;br /&gt;Dengan restu kasih-Mu, oh Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titisan air mata menyubur cinta&lt;br /&gt;Dan rindu pun berbunga&lt;br /&gt;Mekar tidak pernah layu&lt;br /&gt;Damainya hati&lt;br /&gt;Yang dulu resah keliru&lt;br /&gt;Cintaku takkan pudar diuji dugaan&lt;br /&gt;Mengharum dalam harapan&lt;br /&gt;Moga kan kesampaian kepada Tuhan&lt;br /&gt;Lantaran diri hamba kerdil dan hina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur sungguh di hati ini&lt;br /&gt;Dikurniakan teman sejati&lt;br /&gt;Menunjuk jalan dekati-Nya&lt;br /&gt;Tika diri dalam kebuntuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa aku menghargai&lt;br /&gt;Kejujuran yang kau beri&lt;br /&gt;Mengajarku mengenal erti&lt;br /&gt;Cinta hakiki yang abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada yang menjadi impian&lt;br /&gt;Selain rahmat kasih-Mu Tuhan&lt;br /&gt;Yang terbias pada ketulusan&lt;br /&gt;Sekeping hati seorang insan&lt;br /&gt;Bernama teman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-3874108328863174648?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/3874108328863174648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=3874108328863174648' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3874108328863174648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3874108328863174648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/05/sebuah-pertemuan.html' title='Sebuah Pertemuan'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-3234922395414867173</id><published>2010-04-18T02:01:00.000-07:00</published><updated>2010-04-18T02:02:12.401-07:00</updated><title type='text'>Allah Menyukai Kalau HambaNya Kuat</title><content type='html'>Sebuah cerita mengawali putihnya hari, dalam rekah merah jingga di ufuk langit timur. Sepasang mata sayu yang kini mulai lembab. "Tes..." Butiran bening itu jatuh juga dari sudut mata. Sementara dari balik rasa haru, mataku iba menatap, seolah engkau berkata;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Biarkan ku menangis. Mengalirkan air mata yang telah lama membendung. Biarkan semuanya tahu, kalau memang aku hanya seseorang yang cengeng! Tak bisa lagi ku hidup dalam kamuflase, dan memang ku tak bisa lagi. Maka jangan memaksaku lagi menjadi kuat, jangan memaksaku lagi menjadi tegar, jangan memaksaku lagi bertahan dan menahan. Aku ingin berhenti. Tak mengapa jika harus kalah, karena memang aku menyerah dan pasrah. Tak mengapa jika segalanya berakhir sampai di sini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun terpaku, ada rasa ngeri membayangkan bagaimana keadaan ruhanimu kini. Begitu hebatkah derita yang menimpamu hingga engkau tak hanya tergoncang, namun juga limbung dan jatuh bergulingan dari pucuk-pucuk ikhtiar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah engkau tahu tentang kebaikan-kebaikan setiap takdirNya? Bukankah dalam setiap tahapan yang pernah engkau tapaki adalah semakin menguatnya keyakinanMu akan setiap jaminanNya? Kenapa musti khawatir, padahal pernah menguntai dari bibirmu sebaris kata bahwa, "Syetan selalu menghembuskan was-was di setiap hati." Dalam kesadaran, bertawakallah. Engkau hanya perlu bangkit dan tapaki lagi jalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa pada hakikatnya, tak perlu ada yang dikhawatirkan dalam hidup ini. Jalani, hadapi, dan nikmati pergiliran takdirNya dengan keimanan penuh. Tentang sebuah janji pasti, bahwa dengan ketakwaan ini, Allah SWT akan menolong dari arah yang tak pernah terlintas dalam benak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, ayolah bangkit. Allah menyukai kalau hambaNya kuat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Rifatul Farida&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-3234922395414867173?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/3234922395414867173/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=3234922395414867173' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3234922395414867173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3234922395414867173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/04/allah-menyukai-kalau-hambanya-kuat.html' title='Allah Menyukai Kalau HambaNya Kuat'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-9185472277374355612</id><published>2010-04-17T08:54:00.001-07:00</published><updated>2010-04-17T08:54:48.254-07:00</updated><title type='text'>Wanita adalah Makhluk Allah yang Tangguh</title><content type='html'>Wanita adalah sosok yang amat sering dijadikan sorotan dalam setiap sudut kehidupan. Dandanannya, pakaiannya, tingkah laku, sampai ke gerak tubuhnya. Nah, belum lagi akhir-akhir ini dimana gerakan feminimisme semakin dikoar-koarkan. So, makin banyak wanita yang "kebelet" pengen "dipublikasikan". Sebenarnya paham nggak sih dengan hakikat seorang wanita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini tokoh-tokoh feminimisme mengajukan tuntutan yang buanyaaak banget, tapi intinya hanya satu, meminta persamaan hak dan kewajiban seperti pria. Pantas nggak sih sebenarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara fisik dan mental tak dapat dipungkiri, wanita dan pria memang sangat berbeda. Hal itu juga yang menyebabkan tugas, hak, dan kewajiban kedua Makhluk Allah ini berbeda. Setiap yang diciptakan Allah selalu memiliki keistimewaan sendiri. Pria yang memiliki fisik jauh lebih kuat dari wanita, dapat menjadi pelindung, yang menjaga kehormatan seorang wanita. Dia pun dapat mencari nafkah untuk keluarganya, serta berperang untuk menegakkan panji-panji agama Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan wanita? Dengan kelembutan hati yang Allah karuniakan padanya, ia dapat memacu semangat suaminya, anak lelakinya, atau ayahnya, yang sedang bertempur. Dia pula yang menjaga rumah tangga dan kehormatan suaminya. Dari rahimnyalah terlahir mujahid-mujahid yang bahkan setingkat Abu Bakar Siddiq. Di tangannya pula terdidik pemimpin-pemimpin yang tangguh seperti Umar bin Abdul Aziz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita adalah makhluk Allah yang sangat tangguh. Ingatlah hadits Rasulullah, "Wanita adalah tiang negara, apabila dalam sebuah negara wanitanya baik, maka jayalah ia, namun apabila wanita di dalamnya buruk, maka hancurlah negara itu." Ketangguhan seorang wanita telah dikatakan Rasulullah, bahkan Allah pun mengatakannya dalam Al-Qur'an, memuliakan kedudukan seorang ibu, yang juga seorang wanita. Masih kurangkah semua itu? Sehingga masih ingin disamakan dengan pria. Tidak saudariku, semua itu lebih dari cukup. Bukankah tak ada yang paling mulia, selain mulia di hadapan Allah dan RasulNya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah engkau, saudariku? Bahwa meminta persamaan dengan kaum Adam berarti engkau telah menghina kodratmu sendiri. Kenapa? Karena dengan meminta persamaan itu, berarti engkau memandang rendah status yang kini engkau jalani sebagai seorang wanita. Engkau memandang hina tugas dan kewajibanmu, sehingga engkau merasa semua itu tak pantas dijalani. Padahal tugasmu itu sangat berat, tugas yang belum tentu, atau bahkan tak akan pernah bisa diemban oleh pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbedanya wanita dan pria tidak mengidentifikasikan, kalau pria lebih mulia ketimbang wanita. Ingatlah firman Allah dalam Al-Qur'an yang menyatakan semua manusia kedudukannya sama di sisi Allah, yang membedakannya hanyalah ketaqwaan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah keadaan yang selama ini terjadi, sekian banyak wanita yang meminta kebebasan meninggalkan rumah tangganya untuk mencari ketenaran di luar rumah. Berkali-kali lipat itu pula, semakin tercipta generasi-generasi yang kurang kasih sayang dan kelembutan seorang ibu. Akibatnya narkoba merajalela, tawuran di sana-sini, pergaulan bebas, tindak kriminal di kalangan remaja seakan telah menjadi menu kita sehari-hari. Itukah wujud keperkasaan seorang wanita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia sukses menjadi wanita karir, rumah tangganya berantakan. Anak lelakinya terbaring lemah di rumah sakit karena tawuran, sedang anak perempuannya menjadi korban pergaulan bebas. Itulah wujud lemahnya seorang wanita dalam menolak nafsu dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah, saudariku, wanita adalah makhluk Allah yang tangguh. Karena itu, dia diberi amanah untuk melahirkan, mendidik, membesarkan, dan mencintai calon-calon penegak bendera agama Allah di muka bumi ini. Dan tugasmu itu amat mulia, jauh lebih mulia dari apa yang ada di muka bumi ini. Karena itu, jangan pernah merasa hina tinggal di rumah, wanita adalah ratu dalam rumah tangganya dan insya Allah ratu di surga Allah. Jalani kodrat yang Allah berikan dengan ikhlas atas dasar cinta kepadaNya, sesungguhnya hanya Allah yang akan membalas keikhlasanmu, sebab terlalu besar untuk dibayar oleh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : kotasantri.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-9185472277374355612?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/9185472277374355612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=9185472277374355612' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/9185472277374355612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/9185472277374355612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/04/wanita-adalah-makhluk-allah-yang.html' title='Wanita adalah Makhluk Allah yang Tangguh'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-1989300885869919944</id><published>2010-04-12T18:40:00.001-07:00</published><updated>2010-04-12T18:40:52.895-07:00</updated><title type='text'>Mencintai dengan sederhana</title><content type='html'>cinta, ketika seseorang dikelilingi dengan cinta, kemudian perasaan itu mulai berangsur-angsur hilang dan ketika kita mengabaikan cinta sejati yang berada diantara kedamaian dan kesepian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta menunjukkan berbagai macam bentuknya, bahkan dalam bentuk yang sangat kecil dan dangkal, atau bahkan tidak punya bentuk, bisa juga dalam bentuk yang tidak ingin kita ketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga, saat-saat yang romantis hanyalah bentuk awal dari hubungan. Diatas semua ini, pilar cinta sejati berdiri dan itulah kehidupan kita...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-1989300885869919944?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/1989300885869919944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=1989300885869919944' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1989300885869919944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1989300885869919944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/04/mencintai-dengan-sederhana.html' title='Mencintai dengan sederhana'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-4501795950026166476</id><published>2010-03-25T03:05:00.001-07:00</published><updated>2010-03-25T03:05:49.222-07:00</updated><title type='text'>Menyikapi Ujian</title><content type='html'>Oleh: KH Abdullah Gymnastiar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Semoga Allah menggolongkan kita menjadi orang pemberani dalam mengarungi hidup ini. Berani menghadapi tantangan, berani menghadapi ujian. Berani menghadapi masalah seberat dan sepelik apa pun. Karena sesungguhnya sudah dapat dipastikan bahwa hidup ini adalah perpindahan dari satu persoalan kepada persoalan lain. Hidup ini adalah perpindahan satu masalah kepada masalah yang lain. Perpindahan dari satu ujian ke ujian lain. Tidak ada pilihan bagi kita dalam hidup kecuali mengarunginya untuk sampai kepada tujuan yang dituju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Saudaraku, mendengar kata "ujian" kadang kala menjadi suatu kata yang tidak menyenangkan bagi sebagian orang. "Ujian, ulangan, tes", seakan ini menjadi beban dan menjadi sesuatu yang menyusahkan. Apalagi kalau mendengar akan datang suatu ketika "ujian dari Allah". Tiba-tiba kita menjadi gentar dan takut!!! Seakan ujian itu menjadi sesuatu yang berat yang menimpa dan menghimpit kita, bahkan menyengsarakan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Memang benar bagi orang yang tidak mengetahui ilmunya, tidak paham caranya menyelesaikan ujian. Akan tetapi berapa banyak orang yang menjadi bahagia dan mulia dengan ujian. Berapa banyak orang yang sangat menikmati ujian. Karena mereka sudah mempersiapkan diri dengan datangnya ujian. Jadi selayaknyalah "ujian" bukan lagi kata yang aneh yang harus kita takuti. Karena dengan diuji akan tampak mutu dan kualitas diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Justru ujian itu penting. Mengapa? Karena ujian itu akan membuat sesuatu menjadi terukur. Kita akan tahu siapa diri kita ketika menghadapi ujian. Kita juga akan tahu kemampuan kita yang sebenarnya ketika diuji. Kualiatas suatu barang pun akan diketahui ketika barang tersebut telah diuji. Halal atau haram akan diketahui ketika diuji. Jadi bagaimana mungkin kita mengarungi hidup dengan tanpa tahu siapa diri kita? Bagaimana mungkin kita bisa mengubah sesuatu tanpa mengetahui apa yang harus diubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Saudaraku, ujian itu penting. Kita perlu diuji agar tahu siapakah diri kita yang sesungguhnya. Kemampuan apakah yang sudah kita miliki. Ilmu yang sudah dipelajari hanya akan diketahui setelah melalui ujian. Belajar setiap hari di sekolah, mengerjakan tugas dari guru, lantas kapan diketahui kemampuannya? Yaitu ketika mengikuti tes atau ujian. Setelah itu baru diketahui apakah bisa mengerjakan atau tidak. Kita menghafal Alquran, kapan diketahui hafalannya benar? Ketika diuji. Jadi kita tidak bisa hidup dengan membohongi diri dengan merasa tahu, padahal sesungguhnya kita tidak tahu. Kita merasa sudah bisa akan tetapi sebenarnya tidak bisa. Itulah sebabnya di sekolah, di kampus kita pasti menghadapi yang namanya ujian. Boleh jadi soalnya sama namun hasil nilainya berbeda. Ada yang mendapat nilai bagus sehingga rangking satu, namun ada pula yang tidak naik kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dengan soal ujian yang sama ada yang bahagia ada juga yang berlinang air mata. Bagi mereka yang malas belajar pasti gentar menghadapi ujian. Takut tidak bisa mengerjakan soal, takut mendapat nilai jeblok. Akan tetapi tidak demikian orang yang memiliki cita-cita tinggi. Mereka sungguh-sungguh mengikuti pelajaran, begitu gigih belajar dan berlatih tiada mengenal putus asa. Dengan demikian, sebenarnya bukan ujiannya yang menjadi masalah, tetapi bagaimana sikap dan kesiapan kita menghadapi ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Begitupun dalam hidup ini, ujian akan dinikmati bagi orang yang cita-citanya tinggi dan selalu belajar, berlatih setiap hari. Nah, mulai sekarang kita harus mengakrabkan diri kita dengan yang namanya ujian. Agar kita selalu bersemangat untuk belajar dan berlatih menempa diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Begitu pula diuji oleh Allah, kita akan takut diuji oleh Allah karena kita sangat takut kehilangan dunia ini. Tetapi kalau kita sadar bahwa semakin diuji maka akan semakin naik derajat di sisi Allah. Bagi yang merindukan derajat yang tinggi di sisi Allah, maka saat ujian datang adalah saat yang dinantikan karena akan ada kenaikan tingkat. Tidak mungkin Allah menguji hamba-Nya dengan sesuatu yang tidak sanggup memikulnya. Allah tidak akan membebani seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tidak ada yang harus kita takuti. Orang yang gentar adalah orang yang terlalu cinta dunia sehingga takut kehilangan kenyamanan, takut kehilangan kedudukan, takut kahilangan pujian makhluk, takut kehilangan penghargaan. Inilah yang membuat gentar, takut mendapatkan ujian dari Allah. Padahal tidaklah Allah menguji hamba-Nya kecuali untuk kebaikan dirinya. Seseorang tidak dikatakan beriman dengan baik sebelum diuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Saudaraku, jika ingin bisa menikmati ujian maka salah satu kuncinya harus mempunyai cita-cita yang tinggi dalam pandangan Allah. Bila cita-citanya rendah maka akan gentar menghadapi ujian hidup. Bagi orang yang cita-citanya kedudukan di sisi Allah tidak akan risau menghadapi ujian hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sesungguhnya cinta dari makhluk kepada kita bukan karena usaha kita meraih cinta mereka. Kita dicintai orang lain andai kata kita dicintai Allah. Maka kita berbuat jangan memburu cinta manusia, jangan memburu cinta makhluk, melainkan memburu cinta Allah. Jikalau Allah mencintai kita, niscaya Allah akan menggerakkan hati manusia untuk mencintai kita. Sayangnya kita lebih sibuk mencari cinta manusia daripada sibuk memburu cinta Allah SWT. Dan itulah yang membuat kita sangat takut menghadapi hidup ini. Barang siapa yang mencintai keluarga, harta dan apa pun yang melampaui cintanya kepada Allah, itulah yang membuat dia gentar, takut kehilangan segalanya. Tetapi bagi pecinta Allah, dia berjuang siang malam melakukan apa pun yang disukai Allah maka Allahlah yang akan menjamin kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Saudaraku, orang paling menikmati ujian adalah orang yang paling mempersipkan diri. Dia sadar dan mengukur diri bahwa akan datang baginya saat ujian datang. Bersiaplah dengan ilmu. Ketika datang saat saat ujian dari Allah, hati, pikiran dan lisan berucap dengan tulus "Innalillahi wainna ilaihi rajiun." Sesungguhnya kami semua hanya milik Allah dan kami semua kembali kepada Allah. Sesunguhnya kami adalah milik Allah, semua ada dalam kekuasaan Allah dan kembali hanya kepada Allah. Apabila ditimpa musibah kemudian ridha dengan ketentuan Allah maka Allah ridha kepadanya. Oleh kareba itu, siapkan dari awal bahwa kita pasti mengalami saat -saat sulit, saat ujian. Ini wajar, tidak aneh dan sudah sering kita menjalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Setelah persiapan matang kita pun harus melatih diri. Seperti halnya ketika kita ulangan di sekolah, semakin banyak berlatih dengan soal-soal latihan, kita semakin terlatih sehingga tidak gentar menghadapi ujian bahkan ditunggu karena dia yakin setelah ujian dia akan naik kelas. Dalam kehidupan sehari-hari, jadikan kejadian sekecil apa pun sebagai latihan. Kita dihina, difitnah, ditipu, ditertawakan jadikan sebagai latihan. Saat di jalan raya berlatih, di kantor berlatih, di rumah berlatih, di mana pun kita berada jadikan sebagai sarana latihan. Setiap waktu kita tingkatkan kualitas diri kita agar kapan pun ujian datang kita sudah berusaha mempersiapkannya. Wallahu a'lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-4501795950026166476?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/4501795950026166476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=4501795950026166476' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/4501795950026166476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/4501795950026166476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/03/menyikapi-ujian.html' title='Menyikapi Ujian'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-2433188664746111760</id><published>2010-03-11T02:46:00.000-08:00</published><updated>2010-03-11T02:47:15.387-08:00</updated><title type='text'>doa untuk seorang ikhwan</title><content type='html'>Tuhanku...&lt;br /&gt;Aku berdo'a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku&lt;br /&gt;Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu&lt;br /&gt;Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau&lt;br /&gt;Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu&lt;br /&gt;Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting&lt;br /&gt;Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau&lt;br /&gt;dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya&lt;br /&gt;Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia&lt;br /&gt;Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas&lt;br /&gt;Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku&lt;br /&gt;Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah&lt;br /&gt;Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku&lt;br /&gt;Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi&lt;br /&gt;Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya&lt;br /&gt;Tuhanku...&lt;br /&gt;Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,&lt;br /&gt;sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu&lt;br /&gt;Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya&lt;br /&gt;Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya&lt;br /&gt;Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya&lt;br /&gt;Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna&lt;br /&gt;Tuhanku...&lt;br /&gt;Aku juga meminta,&lt;br /&gt;Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga&lt;br /&gt;Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku&lt;br /&gt;Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu&lt;br /&gt;Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya&lt;br /&gt;Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya&lt;br /&gt;Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,&lt;br /&gt;mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi&lt;br /&gt;Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:&lt;br /&gt;"Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna."&lt;br /&gt;Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat&lt;br /&gt;Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan&lt;br /&gt;Amin....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-2433188664746111760?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/2433188664746111760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=2433188664746111760' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2433188664746111760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2433188664746111760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/03/doa-untuk-seorang-ikhwan.html' title='doa untuk seorang ikhwan'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-2662699446885761744</id><published>2010-03-04T01:38:00.000-08:00</published><updated>2010-03-04T01:39:22.916-08:00</updated><title type='text'>"INDAHNYA MALAM PERTAMA &gt; KITA"</title><content type='html'>Satu hal sebagai bahan&lt;br /&gt;&gt; renungan  Kita...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tuk merenungkan indahnya malam&lt;br /&gt;&gt; pertama&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tapi bukan malam penuh&lt;br /&gt;&gt;  kenikmatan duniawiah semata&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang MAUT&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Hari&lt;br /&gt;&gt; itu...mempelai sangat dimanjakan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Mandipun...harus dimandikan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Seluruh badan Kita terbuka....&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tak Ada sedikitpun rasa malu...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Seluruh badan digosok Dan dibersihkan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kotoran dari&lt;br /&gt;&gt; lubang hidung dan anus dikeluarkan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Itulah sosok Kita....&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Itulah jasad Kita waktu itu&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Setelah dimandikan.. .,&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kitapun kan&lt;br /&gt;&gt; dipakaikan gaun cantik berwarna&lt;br /&gt;&gt;   putih&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kain itu ...jarang orang memakainya..&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Wewangian ditaburkan ke baju Kita...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tataplah....&lt;br /&gt;&gt; tataplah. ..itulah wajah Kita&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Keranda pelaminan... langsung disiapkan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Pengantin bersanding sendirian...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Menuju istana&lt;br /&gt;&gt; keabadian sebagai simbol asal usul&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Serta rasa haru para handai taulan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Akad nikahnya&lt;br /&gt;&gt; bacaan talkin...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Berwalikan liang lahat..&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Siraman air mawar..pengantar akhir&lt;br /&gt;&gt;  kerinduan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Danakhirnya....&lt;br /&gt;&gt; . Tiba masa  pengantin..&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Menunggu Dan ditinggal sendirian...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Malam pertama bersama KEKASIH..&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Ditemani rayap - rayap Dan cacing tanah&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Di kamar&lt;br /&gt;&gt; bertilamkan tanah..&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Dan ketika 7 langkah tlah pergi....&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat....&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur.....&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kita tak&lt;br /&gt;&gt; tahu...Dan tak seorangpun yang tahu....&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan...&lt;br /&gt;&gt; .&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kita sungkan sekali meneteskan air mata...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Seolah barang berharga yang sangat&lt;br /&gt;&gt; mahal...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga..&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Atau melemparkan dirimu ke neraka..&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; TentunyaKita berharap menjadi ahli &lt;br /&gt;&gt; syurga...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tapi....tapi ....sudah pantaskah sikap kita selama ini...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Untuk disebut&lt;br /&gt;&gt; sebagai ahli syurga ??&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Sahabat...mohon maaf...jika malam itu aku tak menemanimu&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Bukan aku tak setia... Bukan aku berkhianat.. ...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tapi&lt;br /&gt;&gt; percayalah.. .aku pasti kan mendo'akanmu. ..&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Karena ...aku sungguh menyayangimu. ..&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Rasa sayangku&lt;br /&gt;&gt; padamu lebih dari apa yang kau&lt;br /&gt;&gt;  duga&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Aku berdo'a....semoga kau jadi ahli syurga. Amien&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Sahabat..... , jika ini adalah bacaan terakhirmu&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Jika ini adalah renungan peringatan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; dari Kekasihmu&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Ambillah hikmahnya... ..&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tapi jika ini adalah salahku...maafkan aku....&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Terlebih jika aku harus mendahuluimu. ...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Ikhlaskan Dan&lt;br /&gt;&gt; maafkan  seluruh khilafku&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Yang pasti pernah menyakiti atau mengecewakanmu. ....&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kalau tulisan ini Ada manfaatnya.. ..&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Silakan di print out Dan kau simpan sebagai&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Renungan...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Siapa tahu&lt;br /&gt;&gt; ...suatu saat kau ingat padaku&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Dan...aku tlah di alam lain....&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Satu pintaku padamu...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tolong do'akan aku....&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Baca jika anda ada masa /waktu untuk ALLAH.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Bacalah hingga habis. &lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Saya hampir membuang email ini, namun saya telah diberi&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; anugerah untuk membaca terus hingga ke akhir.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; ALLAH, bila saya membaca e-mail ini, saya pikir&lt;br /&gt;&gt; saya tidak ada waktu&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; untuk ini....&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Lebih lebih lagi diwaktu kerja. Kemudian saya tersadar&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; bahwa pemikiran semacam inilah yang sebenarnya&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; menimbulkan pelbagai  masalah&lt;br /&gt;&gt; di  dunia ini..&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kita coba menyimpan ALLAH di dalam MASJID pada hari&lt;br /&gt;&gt; Jum'at......&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Mungkin malam JUM'AT?&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Dan sewaktu solat MAGHRIB SAJA?&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kita suka ALLAH&lt;br /&gt;&gt; pada masa kita sakit....&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Dan sudah pasti waktu ada kematian...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Walau bagaimanapun kita tidak ada waktu atau ruang&lt;br /&gt;&gt;  untuk ALLAH waktu bekerja atau&lt;br /&gt;&gt; bermain?  &lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Karena...Kita merasakan di waktu itu kita mampu&lt;br /&gt;&gt; dan sewajarnya&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; mengurus sendiri tanpa bergantung padaNYA.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;   &lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Semoga  ALLAH mengampuni aku&lt;br /&gt;&gt; karena  menyangka...&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Bahwa nun di sana masih ada tempat dan waktu dimana ALLAH&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; bukan lah yang paling utama dalam hidup ku.&lt;br /&gt;&gt; (na'udzubillaah)&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kita sepatutnya senantiasa mengenang akan segala yang&lt;br /&gt;&gt; telah&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; DIA berikan kepada kita.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; DIA telah memberikan segala-galanya kepada kita&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; sebelum………kita meminta.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; ALLAH .&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Dia adalah sumber kewujudanku dan Penyelamatku &lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; IA lah yang&lt;br /&gt;&gt;  menggerakkan ku setiap detik dan hari.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; TanpaNYA aku adalah AMPAS yang tak berguna.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;  &lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Susah vs. Senang&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kenapa susah sekali menyampaikan kebenaran?&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;     &lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kenapa mengantuk dalam  MASJID tetapi&lt;br /&gt;&gt; ketika selesai&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; ceramah kita segar kembali?&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Kenapa mudah sekali membuang e-mail agama tetapi kita&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; bangga mem "forward" kan email yang tak senonoh?&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Hadiah yang paling istimewa yang pernah kita terima.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Sholat adalah yang terbaik.... Tidak perlu bayaran ,&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; tetapi ganjaran lumayan.   &lt;br /&gt;&gt; Notes:Tidak kah lucu betapa mudahnya bagi&lt;br /&gt;&gt; manusia&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; TIDAK&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Beriman PADA ALLAH&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; setelah itu heran&lt;br /&gt;&gt;  kenapakah dunia ini menjadi neraka&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; bagi mereka. &lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tidakkah lucu bila seseorang berkata "AKU BERIMAN PADA&lt;br /&gt;&gt; ALLAH" TETAPI SENTIASA MENGIKUT SYAITAN. (who,&lt;br /&gt;&gt; by the way, also  "believes"&lt;br /&gt;&gt; in ALLAH ).&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tidakkah lucu  bagaimana anda mampu&lt;br /&gt;&gt; mengirim ribuan&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; email lawak yang akhirnya tersebar bagai api yang&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; tidak terkendali., tetapi bila anda mengirim email&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; mengenai ISLAM, sering orang berpikir 10 kali&lt;br /&gt;&gt; untuk berkongsi?&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tidakkah mengherankan bagaimana bila anda mulai&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; mengirim pesan ini anda tidak akan mengirim kepada semua&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; rekan anda, karena memikirkan apa tanggapan mereka terhadap&lt;br /&gt;&gt; anda&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; atau anda tak pasti apakah  mereka suka&lt;br /&gt;&gt; atau tidak?&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Tidakkah mengherankan bagaimana&lt;br /&gt;&gt;  anda merasa risau akan tanggapan orang&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; kepada saya  lebih dari tanggapan&lt;br /&gt;&gt; ALLAH terhadap&lt;br /&gt;&gt; anda.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Aku berDOA , untuk Saudaraku semua yang&lt;br /&gt;&gt; mengirim pesan ini&lt;br /&gt;&gt; juga kepada semua rekan mereka di rahmati ALLAH.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-2662699446885761744?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/2662699446885761744/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=2662699446885761744' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2662699446885761744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2662699446885761744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/03/indahnya-malam-pertama-kita.html' title='&quot;INDAHNYA MALAM PERTAMA &gt; KITA&quot;'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-3297400434819019265</id><published>2010-02-19T15:35:00.001-08:00</published><updated>2010-02-19T15:35:27.905-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Rabu, 30 Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis kerudung biru di kesunyian malam, dia mengenang saat2 indah bersama kekasih, seakan baru saja itu terjadi kemarin. Tetapi mengapa malam ini begitu sepi senyap laksana hati yg tertutup oleh dinginnya malam. Hanya kehangatan yang bisa mencairkannya hingga merasuk ke relung jiwa seakan bunga2 bermekaran di taman cinta dg wangi aromanya . Gadis kerudung biru merasakan kerinduan dan kemesraan yang dulu menghangatkan hatinya. Tetapi mengapa sekarang kekasih serasa dingin seperti es, hingga tanpa disadari membuat air mata mengalir deras…membasahi pipinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-3297400434819019265?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/3297400434819019265/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=3297400434819019265' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3297400434819019265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3297400434819019265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/02/rabu-30-desember-2009-gadis-kerudung.html' title=''/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-6378347834478676575</id><published>2010-02-19T15:33:00.000-08:00</published><updated>2010-02-19T15:34:24.814-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Selasa, 29 Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini terasa dingin, sedingin kekasih pada gadis keudung biru.  Air mata serasa ingin jatuh , perlahan, tenggorokan serasa kering sampe2 makanan pun susah di telan. Seketika nafsu makan pun hilang entah oleh dinginnya malam atau dinginnya kekasih pada gadis kerudung biru. Tak tahu harus bagaimana, rasanya ingin meluapkan tangis ini, tp kepada siapa? Mungkin harus kepada Sang Penciptalah gadis kerudung biru mengadu, karena hanya kepadaNya lah hati akan tenang.&lt;br /&gt; Malam semakin larut, tetapi gadis kerudung biru itu semakin sedih, ia menangis di dalam dinginnya malam dan keheningan malam. Hanya sebuah lagu favoritnya yg menemaninya, lagu berjudul “ Doa Seorang Kekasih”. Tanpa disadari gadis kerudung biru pun menangis tersedu, gemetar dan isak tangis mulai terdengar lirih di kamarnya. Hanya dengan mengingat Sang Pencipta, Sang Pemilik alam semesta ini gadis kerudung biru pun tenang dan terus menyebut namaNya memohon ampunan dan kekuatan hati agar ia menjadi gadis kerudung biru yang tegar setegar karang. Meskipin ia sadar dirinya adalah seorang wanita biasa yg lemah, tetapi gadis kerudung biru yakin bahwa Alloh selalu bersamanya dan akan memberikan kekuatan hati untuknya agar ia menjadi seroang wanita yg tegar dan sabar.&lt;br /&gt; Di dalam hati gadis kerudung biru berkecamuk amarah, kesal, kekecewaan, rasa cemburu, dan rasa sakit di hati yg seakan telah membekas lama. Pikiran negative pun mulai berkecamuk di kepalanya, mulai meracuni pikiran dan tubuhnya yg sedang sakit, sehingga serasa seluruh anggota badan merasakan sakitnya hati. Gadis kerudung biru berusaha berbicara dg hatinya, berusaha agar hati tak luka, hati tak sedih, dan selalu bahagia. Dan mulai berkata “ wahai hati kenapa kamu bersedih?, ayolah jangan sedih, karena kalau kamu sediih aku pun ikut sedih dan merasakan sakitnya. Hati kamu harus bisa tabah, kamu harus bersabar, harus kuat. Suatu saat nanti akan dating penawar agar hati selalu bahagia, saat itulah aku (gadis kerudung biru) akan merasakan kegembiraan dan kebahagiaan. Jangan sedih ya hati, gadis kerudung biru akan selalu bersamamu.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-6378347834478676575?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/6378347834478676575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=6378347834478676575' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6378347834478676575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6378347834478676575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/02/selasa-29-desember-2009-malam-ini.html' title=''/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-8158839210941212958</id><published>2010-02-03T00:52:00.000-08:00</published><updated>2010-02-03T00:53:27.152-08:00</updated><title type='text'>~Jangan Bersedih lagi yah</title><content type='html'>Berimanlah, karena iman dapat menghilangkan kecemasan dan menghapus kegundahan. Iman adalah penyejuk mata hati orang-orang yang mengesakan Allah dan pelipur lara orang-orang yang suka beribadah. Apa yang telah berlalu, biarlah. Apa yang telah pergi, biarlah binasa. Tak perlu anda memikirkan apa yang telah berlalu, karena ia telah hilang dan sirna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ridhalah dengan takdir yang telah ditentukan dan dengan rizki yang telah dibagikan. Segala sesuatu sudah ada ukuranya, maka tinggalkanlah berkeluh kesah. Ketahuilah, bahwa dengan dzikir kepada Allah, hati menjadi tenang dan dosa akan terhapus. Dengan dzikir pula, Dzat Yang Maha Mengetahui segala hal yang ghaib akan meridhai dan segala kesusahan akan sirna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah mengharap ucapan terima kasih dari orang lain. Cukup bagi anda pahala yang diberikan oleh Dzat tempat bergantung semua makhluk. Anda tak perlu takut kepada orang kufur, pendendam, dan iri. Apabila anda berada pada pagi hari, jangan menunggu datangnya waktu sore. Hiduplah dalam batasan hari ini saja. Curahkan perhatian anda untuk memperbaiki hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan masa depan datang dengan sendirinya. Jangan mencemaskan hari esok, karena jika anda telah memperbaiki hari ini, pastilah hari esok akan baik pula. Bebaskan hati anda dari rasa iri dan dendam. Buang jauh-jauh amarah dan hilangkan rasa permusuhan dari hati anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah mengasingkan diri dari manusia, kecuali untuk kebaikan. Jadilah orang yang betah tinggal di rumah. Laksanakan urusan anda dengan baik dan janganlah terlalu banyak bergaul dengan orang lain tanpa faidah. Buku adalah sahabat terbaik. Bergaullah dengan buku. Bersahabatlah dengan ilmu dan bertemanlah dengan ma'rifat (pengetahuan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarlah dan perhatikan alam sekitar. Perhatikan kebun-kebun yang tumbuh rimbun dan telitilah makhluk Allah dan keindahan kreasi Sang Pencipta. Anda harus bergerak dan berolahraga. Jauhi kemalasan dan ketidak-berdayaan. Tinggalkan kekosongan dan pengangguran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah sejarah, pikirkan keajaiban-keajaibannya, renungkan keanehan-keanehanya, dan nikmati cerita-cerita dan kabarnya. Perbaharui hidup, jadikanlah hidup anda lebih bervariasi. Sesekali rubahlah rutinitas hidup anda sehari-hari. Jangan terlalu banyak minum minuman yang menegangkan syaraf, seperti kopi dan TINGGALKANLAH kebiasaan MEROKOK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan kebersihan busana, keharuman tubuh, dan kerapian penampilan anda. Jangan lupa selalu sikat gigi dan memakai wangi-wangian. Jangan sekali-kali membaca buku yang menimbulkan prasangka buruk, pesimistis, putus asa, dan hilang harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa Tuhan mahaluas ampunan-Nya, Maha Menerima tobat, dan Maha Mengampuni dosa hamba-Nya. Dia berkenan mengganti amal buruk hamba-Nya dengan kebaikan. Bersyukurlah kepada Tuhan atas nikmat agama, akal, kesehatan, pakaian, pendengaran, penglihatan, rizki, keturunan dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertawakkallah kepada Allah, serahkan segala urusan kepada-Nya, dan ridhalah dengan keputusan-Nya. Mintalah perlindungan dan pertolongan kepada-Nya dan percayakan segala urusan kepada-Nya, karena Dialah Dzat Yang Mencukupi dan menjamin segala kebutuhan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkanlah orang yang menzhalimi anda dan sambunglah tali silaturrahmi dengan orang yang memutuskannya dari anda. Berilah orang yang tidak pernah memberi kepada anda dan berlaku lembutlah kepada orang yang berbuat jahat kepada anda. Jika anda mampu melakukan semua ini, niscaya anda akan mendapatkan kebahagiaan dan ketenteraman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbanyaklah mengucapkan; ''LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH'' karena kalimat itu dapat melapangkan dada, memperbaiki keadaan, meringankan beban, dan akan membuat anda diridhai Dzat Yang Mahaagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbanyaklah membaca ISTIGHFAR [Astaghfirullah hal adzim] karena istighfar dapat mendatangkan rejeki, kelapangan, keturunan yang baik, ilmu yang bermanfaat, dan kemudahan, serta dapat menghapus dosa. Semoga bermanfaat buat sahabat sekalian yaah (^_^)..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-8158839210941212958?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/8158839210941212958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=8158839210941212958' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8158839210941212958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8158839210941212958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2010/02/jangan-bersedih-lagi-yah.html' title='~Jangan Bersedih lagi yah'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-6100617212298567223</id><published>2009-12-17T00:49:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T00:51:42.007-08:00</updated><title type='text'>Menyambut Tahun Baru Hijriyah 1431</title><content type='html'>SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1431&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DOA AKHIR TAHUN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِيْ عَلَى مَعْصِيَّتِكَ ، فَإِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ . وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ ، فَأَسْئَلُكَ اللَّهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ وَلاَ تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ .&lt;br /&gt;Dengan menyebut asma Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.&lt;br /&gt;Semoga Alloh tetap melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan dan penghulu kita Muhammad beserta keluarga dan sahabat beliau.&lt;br /&gt;Ya Alloh ! Apa yang saya lakukan pada tahun ini tentang sesuatu yang Engkau larang aku melakukannya, kemudian belum bertaubat, padahal Engkau tidak meridloi (merelakannya), tidak melupakannya dan Engkau bersikap lembut kepadaku setelah Engkau berkuasa menyiksaku dan Engkau seru aku untuk bertaubat setelah aku melakukan kedurhakaan kepada MU, maka sungguh aku mohon ampun kepada MU, ampunilah aku !&lt;br /&gt;Dan apapun yang telah aku lakukan dari sesuatu yang Engkau ridloi dan Engkau janjikan pahala kepadaku, maka aku mohon kepada MU ya Alloh, Dzat Yang Maha Pemurah, Dzat Yang Maha Luhur lagi Mulia, terimalah persembahanku dan janganlah Engkau putus harapanku dari MU, wahai Dzat Yang Maha Pemurah!&lt;br /&gt;Semoga Alloh tetap melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kita Muhammad beserta keluarga dan sahabat beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DOA AWAL TAHUN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، اللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ اْلأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ نَسْئَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَآئِهِ وَجُنُوْدِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ اْلأَمَّـارَةُ بِالسُّوْءِ وَاْلإِسْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلاَلِ وَ اْلإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصَحْابِهِ وَسَلَّمَ. آمين&lt;br /&gt;Dengan menyebut asma Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.&lt;br /&gt;Semoga Alloh tetap melimpahkan rahmat dan salam (belas kasihan dan kesejahteraan) kepada junjungan dan penghulu kita Muhammad beserta keluarga dan sahabat Beliau.&lt;br /&gt;Ya Alloh ! Engkau Dzat Yang Kekal, yang tanpa Permulaan, Yang Awal (Pertama) dan atas kemurahan MU yang agung dan kedermawanan MU yang selalu berlebih, ini adalah tahun baru telah tiba : kami mohon kepada MU pada tahun ini agar terhindar (terjaga) dari godaan syetan dan semua temannya serta bala tentara (pasukannya), dan (kami mohon) pertolongan dari godaan nafsu yang selalu memerintahkan (mendorong) berbuat kejahatan, serta (kami mohon) agar kami disibukkan dengan segala yang mendekatkan diriku kepada MU dengan sedekat-dekatnya. Wahai Dzat Yang Maha Luhur lagi Mulia, wahai Dzat Yang Maha Belas Kasih!&lt;br /&gt;Semoga Alloh selalu melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan dan penghulu kita Muhammad beserta keluarga dan sahabat beliau. Semoga Alloh mengabulkan permohonan kami.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-6100617212298567223?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/6100617212298567223/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=6100617212298567223' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6100617212298567223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6100617212298567223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2009/12/menyambut-tahun-baru-hijriyah-1431.html' title='Menyambut Tahun Baru Hijriyah 1431'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-5717369535857012279</id><published>2009-12-13T18:12:00.000-08:00</published><updated>2009-12-13T18:13:31.824-08:00</updated><title type='text'>3 Hari Dalam Hidup Ini...</title><content type='html'>Hari pertama : Hari kemarin.&lt;br /&gt;Kita tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.&lt;br /&gt;Kita tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.&lt;br /&gt;Kita tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan mengulangi kegembiraan yang Kita rasakan kemarin.&lt;br /&gt;Biarkan hari kemarin lewat dan beristirahat dengan tenang;&lt;br /&gt;lepaskan saja…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua : hari esok.&lt;br /&gt;Hingga mentari esok hari terbit,&lt;br /&gt;Kita tak tahu apa yang akan terjadi.&lt;br /&gt;Kita tak bisa melakukan apa-apa esok hari.&lt;br /&gt;Kita tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.&lt;br /&gt;Esok hari belum tiba; toh belum tentu esok hari Kita merengkuhnya&lt;br /&gt;biarkan saja…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tersisa kini hanyalah hari ini.&lt;br /&gt;Pintu masa lalu telah tertutup,&lt;br /&gt;Pintu masa depan pun belum tiba.&lt;br /&gt;Pusatkan saja diri Kita untuk hari ini.&lt;br /&gt;Kita dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila Kita mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.&lt;br /&gt;Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.&lt;br /&gt;Hiduplah apa adanya. Karena yang ada hanyalah hari ini, hari ini yang abadi.&lt;br /&gt;Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada Kita.&lt;br /&gt;Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti.&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa Kita menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri Kita sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan sekarang juga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-5717369535857012279?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/5717369535857012279/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=5717369535857012279' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5717369535857012279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5717369535857012279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2009/12/3-hari-dalam-hidup-ini.html' title='3 Hari Dalam Hidup Ini...'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-1895689931834580824</id><published>2009-12-10T22:51:00.000-08:00</published><updated>2009-12-10T22:54:29.447-08:00</updated><title type='text'>Umur yang mencair seperti es</title><content type='html'>Cepat sekali waktu berlalu. Mengalir tak pernah berhenti. Jam demi jam, menit demi menit, detik demi detik, bergerak. Waktu tak dapat ditunda, tak dapat ditahan dan tak mungkin ada yang mampu mengulang. Tanpa terasa sudah 26 tahun aku hidup,Itu artinya, usia kita pun berkurang. Kita... semakin dekat ke liang lahat. Saudaraku, entah, apakah pertambahan dan perguliran waktu itu, berarti mendekatkan diri kita pada kenikmatan surga. Atau mendekatkan kita pada kesengseraan neraka. Nauzubillah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul saw. Menyifatkan cepatnya perjalanan waktu kehidupan seperti perjalanan seorang musafir yang hanya sejenak berhenti di bawah pohon di tengah perjalanan yang amat panjang. Para ulama juga banyak menguraikan ilustrasi tentang hidup yang amat singkat ini. "Umurmu akan mencair seperti mencairnya es, " kata Imam Ibnul Jauzi. (Luthfu fil Wa'z, 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, sahabatku,&lt;br /&gt;Semoga Allah memberkahi sisa usia kita, Permasalah terbesar setiap orang adalah ketika kecepatan umur dan waktu hidupnya tidak seiring dengan kecepatannya untuk menyelamatkan diri dari penderitaan abadi di akhirat. Ketika, usia yang sangat terbatas itu tidak berfungsi sebagai pelindung diri dari beratnya adzab dan siksa Allah swt. Di saat, banyaknya hembusan dan tarikan nafasnya tak sebanding dengan upaya dan jihadnya untuk terhindar dari lubang kemurkaan Allah. Ketika, jumlah detak jantung dan aliran darah yang di pompa di dalam tubuhnya, tak sebanyak gerak dan tingkahnya untuk menjauhi berbagai kemaksiatan yang dapat memunculkan kesengsaraan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku,&lt;br /&gt;Sesungguhnya jiwa kita adalah milik Allah dan kepada-Nya lah jiwa ini akan kembali....&lt;br /&gt;Suasana hati seperti inilah yang perlu kita tumbuhkan. Adakah di antara kita yang tidak mempunyai dosa? Atau merasa mampu menebus kotoran dan dosa yang telah dilakukan selama puluhan tahun usia yang telah lewat? Tentu tidak. Perasaan kurang, merasa banyak melakukan kemaksiatan, lalu menimbulkan penyesalan adalah bagian dari pintu-pintu rahmat Allah yang akan mengantarkan kita pada taubat. Suasana hati seperti inilah yang akan mendorogng pemilikinya bertekad mengisi hari dengan amal yang lebih untuk menebus kesalahan yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saurdaraku, mari menangguk pahala, meraih rahmat dan ampunan Allah sebanyak-banyaknya sekarang juga. Perbanyaklah dzikir, bersedekah, berjihad dan beramal shalih.....Tak ada kata terlambat untuk melakukan kebaikan. Sekarang dan jangan tunda-tunda lagi niat baik kita.... Semoga Allah meneguhkan kekuatan kita untuk melakukan kebaikan yang kita niatkan... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--dudung.net--&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-1895689931834580824?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/1895689931834580824/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=1895689931834580824' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1895689931834580824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1895689931834580824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2009/12/umur-yang-mencair-seperti-es.html' title='Umur yang mencair seperti es'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-6662935357372179512</id><published>2009-08-31T18:49:00.000-07:00</published><updated>2009-08-31T18:51:07.317-07:00</updated><title type='text'>Ketika Tuhan Berkata : "Tidak"</title><content type='html'>a Tuhan, ambillah kesombonganku dariku. Tuhan berkata, "Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhan, sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat. Tuhan berkata,&lt;br /&gt;"Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhan, beri aku kesabaran. Tuhan berkata, "Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan, tidak diberikan; kau harus meraihnya sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhan, beri aku kebahagiaan. Tuhan berkata, "Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhan, jauhkan aku dari kesusahan. Tuhan berkata, "Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada Ku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhan, beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat. Tuhan berkata, "Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Sahabat,,,&lt;br /&gt;Kadang kala kita berpikir bahwa Tuhan tidak adil, kita telah susah payah memanjatkan doa, meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak ada hasilnya. Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan - bahkan ratusan lamaran telah kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali - orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru orang lain yang mendapatkannya - tanpa susah payah. Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai, berakhir dengan penolakan dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti pasangan. Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun kebutuhan terus meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat,,,&lt;br /&gt;Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang demam dan pilek, lalu kita melihat tukang es. Kita yang  sedang panas badannya merasa haus dan merasa dengan minum es dapat mengobati rasa demam (maklum anak kecil). Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa memohon&lt;br /&gt;pada Tuhan) dan merengek agar dibelikan es. Orangtua kita tentu lebih tahu kalau es dapat memperparah penyakit kita. Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan es. Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh minum es yang lezat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan Tuhan, segala yang kita minta Tuhan tahu apa yang paling baik bagi kita. Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Tuhan mengabulkannya. Karena Tuhan tahu yang terbaik yang kita tidak tahu. Kita sembuhkan dulu diri kita sendiri dari "pilek" dan "demam".... dan terus berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"There's a time and place for everything, for everyone. God works in a mysterious way."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-6662935357372179512?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/6662935357372179512/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=6662935357372179512' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6662935357372179512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6662935357372179512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2009/08/ketika-tuhan-berkata-tidak.html' title='Ketika Tuhan Berkata : &quot;Tidak&quot;'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-6301161821558818093</id><published>2009-07-12T03:24:00.002-07:00</published><updated>2009-07-12T03:25:18.943-07:00</updated><title type='text'>Merasa sendiri</title><content type='html'>Sendiri Menyepi..&lt;br /&gt;Tenggelam dalam renungan&lt;br /&gt;Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perlahan kucari, mengapa diriku hampa…&lt;br /&gt;mungkin ada salah, mungkin ku tersesat,&lt;br /&gt;mungkin dan mungkin lagi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Tuhan aku merasa&lt;br /&gt;sendiri menyepi&lt;br /&gt;ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai kapan ku begini&lt;br /&gt;resah tak bertepi&lt;br /&gt;kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;benderang di hidupku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan kucari, mengapa diriku hampa&lt;br /&gt;mungkin ada salah mungkin ku tersesat,&lt;br /&gt;mungkin dan mungkin lagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-6301161821558818093?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/6301161821558818093/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=6301161821558818093' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6301161821558818093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6301161821558818093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2009/07/merasa-sendiri_12.html' title='Merasa sendiri'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-4227606190543628648</id><published>2009-07-12T03:24:00.001-07:00</published><updated>2009-07-12T03:24:52.197-07:00</updated><title type='text'>Merasa sendiri</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-4227606190543628648?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/4227606190543628648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=4227606190543628648' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/4227606190543628648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/4227606190543628648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2009/07/merasa-sendiri.html' title='Merasa sendiri'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-5969868687768591017</id><published>2009-06-22T02:56:00.000-07:00</published><updated>2009-06-22T02:57:24.916-07:00</updated><title type='text'>Ketika ku merenung</title><content type='html'>Ketika kulihat langit nan biru, ku teringat akan kebesaran Mu Ya Allah&lt;br /&gt;Kuteringat akan ke Maha KuasaanMu dan segala nikmat dan rahmat yg telah Kau berikan untukku dan alam semesta ini.&lt;br /&gt;Ku tersadar betapa jauhnya aku dari Mu, betapa selama ini aku tidak khusuk menghadapaMu…..&lt;br /&gt;Apalagi ketika aku dengar seruan Adzan yg seolah-olah memanggilku untuk segera menghadapMu…&lt;br /&gt;Untuk bersujud di hadapanMu……&lt;br /&gt;Maka aku akan segera ambil air wudhu dan bersiap menghadapMu……&lt;br /&gt;Ijinkan aku menghadapMu Ya Rabb&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-5969868687768591017?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/5969868687768591017/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=5969868687768591017' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5969868687768591017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5969868687768591017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2009/06/ketika-ku-merenung.html' title='Ketika ku merenung'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-2769904217107732173</id><published>2009-05-17T07:07:00.000-07:00</published><updated>2009-05-17T07:08:23.327-07:00</updated><title type='text'>Meramal Kesehatan Tubuh Dengan Iridologi</title><content type='html'>Mata adalah salah satu indera yang paling vital pada manusia. Melalui  mata, seseorang dapat mengungkap semua&lt;br /&gt;kejadian yang ada di sekitarnya. Melalui  mata pula, seseorang dapat dilihat kondisi fisik, mental dan spiritualnya.   &lt;br /&gt;Barangkali, banyak yang masih ingat tindakan  dokter bila sedang memeriksa pasien. Cukup membelalakkan mata&lt;br /&gt;pasien untuk  mengetahui kesehatan dan penyakitnya. Konon, dalam sebuah perbincangan pun,  dapat juga mengetahui&lt;br /&gt;isi hati lawan bicara melalui mata.  &lt;br /&gt;Fenomena ini tampaknya sangat dekat dengan suatu  ilmu yang mempelajari tanda-tanda pada struktur jaringan iris&lt;br /&gt;mata yang disebut  iridologi. Namun, menurut dr. Bertha Herlina, dokter spesialis penyakit dalam  klinik Provitalitas, ada&lt;br /&gt;perbedaan antara iridologi dan fenomena itu. "Bukan  hanya pengobatan, tapi iridologi lebih pada pencegahan," katanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bertha mengatakan, iris adalah perluasan dari  otak. Oleh karena itu, sesuatu yang terekam di dalam otak dapat terlihat&lt;br /&gt;pada  serabut iris mata. Rekaman itu sebagai bentuk khas sesuai kondisi organ tubuh.  "Tanda pada iris itu, representasi&lt;br /&gt;gambaran detail kondisi badan secara  keseluruhan."  &lt;br /&gt;Analisa serabut iris mata akan memperlihatkan  kondisi tubuh seseorang, apakah yang bersangkutan dalam keadaan&lt;br /&gt;baik atau tidak.  Pola, struktur, warna dan tingkat kecerahan di bagian iris mata menggambarkan  keadaan bagian tubuh&lt;br /&gt;tertentu dan berhubungan dengan keadaan aktivitasnya, luka,  iritasi atau adanya degerasi jaringan dan organ. Dari iris&lt;br /&gt;mata juga dapat  diketahui apakah ada akumulasi racun akibat penggunaan NAZA (narkotik dan zat  adiktif),&lt;br /&gt;ketidakstabilan nutrisi dan bahan kimia, serta kemajuan pengobatan  yang sedang dilakukan  &lt;br /&gt;Iridologi tidak bisa menyatakan ada tidaknya  penyakit tertentu dalam tubuh, tetapi hanya menyajikan informasi tentang&lt;br /&gt;kondisi  jaringan tubuh dan mengindikasikan kecenderungan ke arah adanya gangguan dalam  tubuh, meski gejalanya&lt;br /&gt;masih belum terlihat. Dengan demikian, iridologi dapat  memberikan rekomendasi upaya preventif menghindari kondisi&lt;br /&gt;yang lebih buruk.  Selanjutnya, dapat memberikan arahan untuk upaya kuratis penyehatan dan  mengetahui efektifitas&lt;br /&gt;pengobatan yang telah dilakukan.  &lt;br /&gt;Yang harus diingat, iridologi tidak dapat  digunakan untuk menentukan lokasi parasit atau kuman-kuman di tubuh, tapi&lt;br /&gt;hanya  menujukan adanya inflamasi dan kondisi racun yang diakibatkan kehidupan parasit  atau kuman. Iridologi juga&lt;br /&gt;tak bisa dijadikan petunjuk hamila tidaknya seorang  wanita, karena kehamilan merupakan kondisi normal dalam badan&lt;br /&gt;seorang wanita.  &lt;br /&gt;Pada intinya, menurut dr. Bertha, iridologi  berguna untuk mengetahui derajat kesehatan tubuh, kekuatan dan&lt;br /&gt;kelemahan tubuh,  kelemahan dan kekuatan organ serta jaringan dan sendi. Selain itu dapat  diketahui pula&lt;br /&gt;metabolisme dan penyerapan dalam pencernaan, kadar kelelahan  fisik, stress, potensi kelupaan, pola tidur, polusi&lt;br /&gt;lingkungan, kekebalan tubuh,  kualitas energi syaraf dan tingkat penuaan.  &lt;br /&gt;Filosofi iridologi, menekankan pada pengobatan  pasien bukan pada penyakitnya. Dengan mengetahui gangguan yang&lt;br /&gt;menyebabkan  keluhan atau penyakit seseorang, tidak hanya diobati penyakitnya saja, tetapi  dapat dicegah untuk&lt;br /&gt;memperoleh tingkat kesehatan yang lebih baik.  &lt;br /&gt;Orang yang pertama kali merintis cabang ilmu ini  adalah Dokter Ignatz Von Peczely yang berasal dari Hungaria. Dia&lt;br /&gt;pertama kali  menemukan iridologi pada tahun 1861, yang dianggap sebagai tahun kelahiran  iridologi. Hasil penelitian&lt;br /&gt;Bapak Iridologi, ditemukan tanda dan konfigurasi  pada iris seseorang mengidentifikasikan adanya penyakit atau&lt;br /&gt;kelainan organ di  dalam badan orang tersebut. Perkembangan iridologi kemudian mengalami kemajuan  yang sangat&lt;br /&gt;fantastik seiring dengan perkembangan teknologi.  &lt;br /&gt;Perkembangan teknologi, mengantarkan ilmu ini  mencapai kesempurnaan. Perkembangan teknik kamera digital, salah&lt;br /&gt;satu faktor  yang mempercepat kemajuan ilmu iridology. Teknik kamera ini, dapat memeriksa  iris lebih sempurna&lt;br /&gt;sehingga menghasilkan suatu standarisasi "atlas iris  topografi" yang lebih akurat dan detail, perkembangan ini kemudian&lt;br /&gt;dikenal  sebagai iridology digital. (Maya/E. Karel Dewanto)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;sumber:  www.klinik.net&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-2769904217107732173?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/2769904217107732173/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=2769904217107732173' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2769904217107732173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2769904217107732173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2009/05/meramal-kesehatan-tubuh-dengan.html' title='Meramal Kesehatan Tubuh Dengan Iridologi'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-5640448799217057127</id><published>2009-03-01T00:51:00.000-08:00</published><updated>2009-03-01T00:52:40.469-08:00</updated><title type='text'>Jangan Pernah Kita Menghentikan Langkah…</title><content type='html'>ak ada satu pun ketaatan yang tidak diiringi dengan ujian, tak ada satu pun kekuatan yang tidak diiringi dengan kesakitan. Begitu pula dalam hidup, dengan aktivitas dan pemaknaannya, yang senantiasa dibayar mahal oleh Allah dengan janjiNya yang indah bagi siapa saja yang mampu melewatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlari demi mengejar ketertinggalan, terengah dengan keadaan yang membuat kita jengah, kebingungan yang datang hingga membuat kita tak tentu arah. Ketika kita dalam kesendirian menghadapi itu semua, dan tak ada satu pun yang tahu bagaimana akhir dari sebuah penyelesaian selain kita yang mengetahuinya, terlebih Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterbatasan dan ketidakmampuan yang tak sanggup kita hindarkan, sikap menarik diri dari lingkungan yang dikhawatirkan akan mengurangi kebaikan yang menjadi sebuah pilihan. Ya, semua itu adalah pilihan yang telah melalui proses perhitungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa yang semestinya dilakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung." (QS. Ali Imran : 200).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sabar. Memang, meniti sebuah kesabaran itu tidaklah mudah. Di dalam sebuah nasihatnya, seorang sahabat pun menuturkan, bahkan dalam menuliskan kata sabar pun kita memerlukan sebuah kesabaran yang amat sangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'." (QS. Al-Baqarah : 45).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan shalat, kita bangun komunikasi dengan Sang Pemilik Jiwa, Allah. Tiada satu pun makhlukNya yang dapat menentramkan hati sepertiNya. Adukan semua yang kita rasakan padaNya, jika perlu sampai tetes terakhir dari air mata yang tertumpah. Sama halnya yang dilakukan oleh Abu Bakar RA, seorang sahabat yang memiliki perangai yang keras namun lembut hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan Dialah yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmatNya. Dan Dialah yang Maha pelindung lagi Maha Terpuji." (QS. Asy-Syuura : 28).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, lihatlah di luar sana, Allah sedang menebarkan rahmatNya. Keteduhan di tengah hiruk-pikuk, kesejukan di tengah kekeringan, kelapangan di tengah kesempitan, dan Allah tunjukkan jalan ke luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan." (QS. Alam Nasyrah : 5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, jangan pernah kita menghentikan langkah. Menghentikan langkah, berarti kita telah memilih sebuah kematian sebagai sebuah penyelesaian. Layaknya orang mati, tiada lagi kita mempunyai kesempatan untuk lebih bermanfaat bagi diri dan orang lain. Ya, tetap saja, semua memerlukan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber dari : kotasantri.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-5640448799217057127?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/5640448799217057127/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=5640448799217057127' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5640448799217057127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5640448799217057127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2009/03/jangan-pernah-kita-menghentikan-langkah.html' title='Jangan Pernah Kita Menghentikan Langkah…'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-5887246101297779106</id><published>2009-02-27T00:03:00.000-08:00</published><updated>2009-02-27T00:06:34.233-08:00</updated><title type='text'>DIAM TANPA KATA</title><content type='html'>Diam tanpa kata....&lt;br /&gt;Mungkin itu yang saat ini sedang  kulakukan&lt;br /&gt;Hanya terdiam tanpa kata....&lt;br /&gt;Tetapi dalam diamku mengandung makna yang tersembunyi...&lt;br /&gt;Dalam diamku...ada harapan...&lt;br /&gt;Dalam diamku ada semangat....&lt;br /&gt;Dalam diamku ada kerinduan yang sangat dalam.....&lt;br /&gt;Yang terkadang membuat hatiku sakit&lt;br /&gt;Tapi ku  terus berusaha...tuk mengendalikan rasa ini&lt;br /&gt;Rasa yang begitu dalam tanpa kusadari mengalir deras air mata&lt;br /&gt;Ku hanya bisa diam saat ini, tanpa kata terucap&lt;br /&gt;Tapi hati tidak bisa diam...hati tidak bisa memungkirinya&lt;br /&gt;dia selalu berucap meskipun tidak melalui ucap&lt;br /&gt;dia selalu berkata-kata meskipun tidak dengan kata&lt;br /&gt;Hingga memenuhi ruang hati&lt;br /&gt;Entah  harus bersedih, atau bahagia....&lt;br /&gt;Ada pertentangan antara hati dan pikiran&lt;br /&gt;Dalam pikiran ku membenarkan kalau langkah ini adalah langkah tuk menuju kebaikan&lt;br /&gt;Tuk menjadi diri yg lebih baik dari hari ke hari.....&lt;br /&gt;Tapi dalamnya hati ternyata belum bisa menerima apa yg dikatakan oleh pikiran&lt;br /&gt;Karena hati terlalu lembut, terlalu sensitif dan hati terlalu syok menerimanya&lt;br /&gt;Tapi hati tidak bisa berbuat apa-apa, karena hati terlalu lemah tuk menyamai pikiran&lt;br /&gt;Pikiran selalu mengajak hati tuk berjalan seirama, melangkah bersama demi kebaikan bersama pula.&lt;br /&gt;Hati pun berharap bisa seperti pikiran.....meskipun ia tahu bahwa dirinya sulit untuk berjalan seirama dengan pikiran.&lt;br /&gt;Tapi hati berjanji, ia akan selalu berusaha seirama dengan pikiran&lt;br /&gt;Tanpa doa...hati tak akan sanggup melangkah seirama&lt;br /&gt;Tanpa kekuatan.....hati tak akan sanggup menerimanya&lt;br /&gt;Pikiran berkata : hai hati kamu harus kuat jangan lembek, mari kita berjalan seirama&lt;br /&gt;Hati menjawab : aku ingin seperti engkau pikiran...tapi sudah kodratku seperti ini, sakit sekali rasanya...&lt;br /&gt;Pikiran : ayolah hati kamu harus bisa, kamu harus kuat..berdoalah memohon kekuatan hati untukmu.&lt;br /&gt;Hati : baiklah pikiran..meskipun rasanya sakit , tapi aku harus jalani ini. Aku harus melewati jalan berduri ini   untuk bisa melangkah seirama denganmu. Maukah kamu membimbingku?? Menungguku sampai aku dapat berjalan seirama denganmu?&lt;br /&gt;Pikiran : baiklah hati aku akan selalu menunggumu tuk kita berjalan seirama. Tapi sudah menjadi tugasku tuk memperingatkanmu jika kamu lena ....tetap semangat hati, aku yakin kamu bisa&lt;br /&gt;Hati : terima kasih pikiran, tapi beri aku waktu tuk menghimpun kekuatanku. Beri aku waktu tuk menyimpan rasa ini, kan ku kunci di lubuk hati yg paling dalam,Sampai saatnya kita tiba disana nanti dengan segala kebaikan.&lt;br /&gt;Hati pun berdoa kepada Alloh : Ya Rabb aku adalah milikmu, dan segala rasa ini datang darimu Ya Alloh, kumohon padamu berikan aku kekuatan tuk mengunci rasa ini di dalam lubuk hati yg terdalam. Dan akan kujaga sampai saatnya tiba tuk dibuka nanti.&lt;br /&gt;Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-5887246101297779106?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/5887246101297779106/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=5887246101297779106' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5887246101297779106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5887246101297779106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2009/02/diam-tanpa-kata.html' title='DIAM TANPA KATA'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-6682200934023679560</id><published>2009-01-20T05:57:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T06:02:07.657-08:00</updated><title type='text'>Kegelisahan hatiku</title><content type='html'>Duhai…tambatan hatiku&lt;br /&gt;Alloh memberikan karunia-Nya padamu&lt;br /&gt;Berupa keteduhan di wajahmu&lt;br /&gt;Ketenangan di wajahmu&lt;br /&gt;Keindahan di wajahmu&lt;br /&gt;Senyummu slalu menghiasi bibirmu&lt;br /&gt;Bagaimana jiwa ini akan menghindar darimu&lt;br /&gt;Bagaimana jiwa ini bisa lari dari senyummu&lt;br /&gt;Ingatanku slalu terbayang akan wajahmu&lt;br /&gt;Akan kesantunanmu dalam menyapa&lt;br /&gt;Akan kehalusanmu dalam bertutur kata&lt;br /&gt;Akan tawamu dalam bercanda&lt;br /&gt;Dan kaupun  tiba-tiba datang dalam mimpi-mimpiku&lt;br /&gt;Akankah kuhentikan langkah ini....&lt;br /&gt;Ataukah akan kulanjutkan langkah-langkah ini&lt;br /&gt;Sampai engkau menerima hatiku ini....&lt;br /&gt;Wallohu A’lam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi ini di buat untuku 2 tahun yang lalu, dan ketika itu terjadi perubahan drastis pada kehidupanku hingga saat ini ku bersamanya. smoga kita akan slalu bersama mengarungi hidup ini. Amin. Terima kasih bintang.........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-6682200934023679560?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/6682200934023679560/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=6682200934023679560' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6682200934023679560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6682200934023679560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2009/01/kegelisahan-hatiku.html' title='Kegelisahan hatiku'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-1741673110642704997</id><published>2008-12-18T01:02:00.000-08:00</published><updated>2008-12-18T01:04:19.250-08:00</updated><title type='text'>Godaaan Menjelang Akad Nikah</title><content type='html'>Jika dahulu, sepasang anak manusia yang mau menikah, dapat langsung menikah beberapa saat kemudian karena tidak perlu memesan gedung berikut aksesori yang terkait dengan pesta pernikahan tersebut. Namun sejak era 80-an, pesta pernikahan seringkali dilakukan di “gedung” daripada di rumah. Semakin lama, untuk memperoleh gedung yang dapat digunakan untuk acara pernikahan, menjadi semakin jauh dari waktu acara akan dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan tempat, memakan waktu enam bulan, bahkan sampai satu tahun. Hal tersebut, tentu saja membawa pengaruh dalam persiapan mental seseorang yang akan menikah. Dengan demikian, seringkali niat suci sepasang manusia yang akan menikah menjadi tertunda untuk dapat melaksanakannya, bahkan terkadang niat suci tersebut terselenggara dalam keadaan tidak suci lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa kondisi yang penulis temukan, beberapa pasang calon mempelai terjebak melakukan hal-hal yang seharusnya mereka jaga kesuciannya sebelum akad nikah dilaksanakan. Hal tersebut akibat panjangnya waktu antara niat suci tersebut diikrarkan dengan waktu pelaksanaan ibadah suci tersebut. Kondisi yang serba permisif saat ini turut pula menambah kesempatan untuk melakukan hal-hal yang belum waktunya dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah sebuah kejadian yang penulis temukan, yakni seorang anak muda yang “taat” beribadah melakukan hal yang belum dibenarkan untuk dilakukan dengan calon isterinya beberapa hari sebelum akad nikah dilaksanakan karena kondisi yang membuat mereka tidak menyadari apa yang mereka lakukan. Sebagaimana banyak ditemukan, semakin dekat dengan akan dilaksanakannya acara pernikahan, maka semakin banyak pula tekanan yang diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anak muda dan calon isterinya berkeluh kesah dan saling “curhat” terhadap tekanan-tekanan yang mereka terima, baik menyangkut segala “tetek-bengek” acara yang tak kunjung “beres” maupun permintaan-permintan dari keluarga dan berbagai pihak yang cukup “memusingkan”. Untuk saling menenangkan hati, maka mereka saling “curhat” berduaan, mulai dari kata-kata hingga gerakan. Dan akhirnya, tanpa disadari, mereka telah jauh melangkah melakukan hal yang telah mereka jaga selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anak muda dengan penuh penyesalan menyampaikan “keteledorannya” kepada penulis. Dia menyesal tidak dapat menjaga kesucian niat suci mereka untuk menempuh kehidupan suci berumah tangga hanya beberapa hari sebelum acara suci tersebut dilakukan. Penulis hanya dapat menyampaikan, bahwa sesuatu yang telah terjadi tidak ada gunanya disesali terus menerus. Hanya minta ampun kepada Allah yang dapat menjadi jalan ke luarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian sepasang anak manusia yang telah berniat suci untuk mengarungi bahtera rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah yang ternoda sebelum niat suci tersebut terlaksana, bukan hanya dialami oleh anak muda di atas. Beberapa kasus yang hampir serupa, penulis temui pula pada beberapa pasang anak muda lainnya. Ada yang beberapa hari menjelang pernikahan seperti di atas, ada yang sebulan sebelum akad nikah dilangsungkan, ada yang dua bulan atau tiga bulan sebelum acara suci tersebut dilaksanakan. Mereka berbeda dengan pasangan-pasangan yang menikah karena “kecelakaan” dan berbeda sama sekali dengan orang-orang yang hidup bebas tanpa ikatan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka telah merencanakan suatu kehidupan suci untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Namun di tengah jalan, sebelum kehidupan suci tersebut mereka lalui, mereka “tanpa sadar” telah menodai kesucian niat suci yang mereka ikrarkan. Kondisi ini mungkin lebih berat daripada kondisi orang-orang yang sebelum ketemu pasangan dalam rumah tangga mereka telah terjerumus melakukan pergaulan bebas dengan orang lain, dan kemudian mereka insyaf lalu menikah dengan orang lain. Suatu perbuatan masa lalu yang tidak sesuai dengan yang seharusnya, seringkali menghantui alam bawah sadar seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, saya sering menghimbau kepada pasangan-pasangan muda yang telah merencanakan pernikahan mereka, tetapi dilakukan dengan jarak waktu yang cukup panjang karena berbagai macam “persiapan” yang harus dilakukan sebelum pernikahan itu sendiri dilakukan, agar selalu menjaga diri mereka untuk tidak terlalu sering berdua-duaan, karena syetan tidak pernah relah melihat anak manusia hidup dengan kesucian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak dari mereka yang merasa yakin bahwa mereka cukup kuat dengan iman yang dimiliki. Namun pada akhirnya, anak-anak manusia yang yakin dengan keimanan mereka tadi, tidak sedikit yang terjerembab menodai ikrar suci yang akan mereka laksanakan. Oleh karena itu, Al-Qur’an secara tegas menyatakan bahwa jangan kau dekati zina. Jadi bukan hanya zina yang dilarang. Berdua-duaan di tempat yang tak terawasi merupakan pintu untuk mendekati zina dan bahkan zina itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketaatan beribadah seseorang tidak menjadi jaminan, bahwa syetan tidak akan menggoda mereka. Semakin kuat iman seseorang, akan semakin kuat syetan yang diutus untuk menggoda anak manusia yang sedang berdua-duaan sebelum ikrar suci mereka terlaksana. Akhirnya penyesalan pun datang. Kondisi tersebut ibarat seseorang yang berpuasa sedang menunggu bedug maghrib, tetapi tergoda menikmati makanan yang disiapkannya untuk berbuka puasa menjelang adzan maghrib berkumandang. Na’uzubillahi min dzalik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-1741673110642704997?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/1741673110642704997/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=1741673110642704997' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1741673110642704997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1741673110642704997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/12/godaaan-menjelang-akad-nikah.html' title='Godaaan Menjelang Akad Nikah'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-1471377318212550416</id><published>2008-11-20T21:15:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T21:27:41.240-08:00</updated><title type='text'>Surat untuk Cinta</title><content type='html'>Hati yang kosong&lt;br /&gt;hampa karena ketidakhadiranmu di sini&lt;br /&gt;hingga hati menangis rindu.....&lt;br /&gt;Hanya kerinduan yg dalam yang tertinggal dengan penuh cinta&lt;br /&gt;Berharap kau hadir mengisi kekosongan hati ini &lt;br /&gt;dengan cintamu yg tulus....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan tak ada kesempatan tuk kita bicara dari hati ke hati&lt;br /&gt;seakan ku tak dapat mencurahkan kerinduan hati ini padamu....&lt;br /&gt;serasa tersiksa seolah-olah&lt;br /&gt;Ku hanya ingin kau tahu bahwa aku sangat rindu padamu&lt;br /&gt;Ku hanya ingin kau mau mengerti aku....&lt;br /&gt;Ku hanya ingin kau beri aku semangat....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah meskipun dekat, tapi seakan-akan jauh&lt;br /&gt;Meskipun jauh seakan-akan dekat&lt;br /&gt;Karena hati yg merasakan sebenar-benarnya jauh atau dekat&lt;br /&gt;bukan hanya fisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahkah aku jika ku ingin diperhatikan&lt;br /&gt;Ataukah aku tak pantas untuk diperhatikan&lt;br /&gt;Tapi kau tetap tak bisa mengerti aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah aku egois??&lt;br /&gt;kurang mengerti dirimu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb berikanlah aku kesabaran dan semangat....&lt;br /&gt;Jauhkanlah ku dari kesedihan dan keputusasaan&lt;br /&gt;Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-1471377318212550416?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/1471377318212550416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=1471377318212550416' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1471377318212550416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1471377318212550416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/11/surat-untuk-cinta.html' title='Surat untuk Cinta'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-8936470705575160967</id><published>2008-10-17T18:21:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T18:23:55.874-07:00</updated><title type='text'>Definisi Minal Aidin wal-Faizin</title><content type='html'>Mohon maaf bila tidak berkenan ……………&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hanya sekedar sharing ….&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rasulullah biasa mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum kepada para &lt;br /&gt;sahabat, yang artinya semoga Allah menerima aku dan kalian. Maksudnya menerima &lt;br /&gt;di sini adalah menerima segala amal dan ibadah kita di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Beberapa shahabat menambahkan ucapan shiyamana wa shiyamakum, yang artinya &lt;br /&gt;puasaku dan puasa kalian. Jadi ucapan ini bukan dari Rasulullah, melainkan dari &lt;br /&gt;para sahabat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kemudian, untuk ucapan minal 'aidin wal faizin itu sendiri tidak pernah &lt;br /&gt;dicontohkan, sepertinya itu budaya orang Indonesia. Yang sering salah kaprah &lt;br /&gt;adalah ucapan tersebut biasanya diikuti dengan "mohon maaf lahir dan batin". &lt;br /&gt;Jadi seolah-olah minal 'aidin wal faizin itu artinya mohon maaf lahir dan &lt;br /&gt;batin. Padahal arti sesungguhnya bukan itu. Minal 'aidin artinya dari golongan &lt;br /&gt;yang kembali. Dan wal faizin artinya dari golongan yang menang. Jadi makna &lt;br /&gt;ucapan itu adalah semoga kita termasuk golongan yang kembali (maksudnya kembali &lt;br /&gt;pada fitrah) dan semoga kita termasuk golongan yang meraih kemenangan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Manakah diantara kalimat-kalimat di bawah ini yang benar? &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; A.Minal 'aidin wal faizin, mohon maaf lahir-bathin &lt;br /&gt; B.Mohon maaf lahir-bathin, minal 'aidin wal faizin &lt;br /&gt; C.Semoga kita dimaafkan minal 'aidin wal faizin &lt;br /&gt; D.Semoga kita minal 'aidin wal faizin &lt;br /&gt; E.Semua benar &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kalau kita tadi menyoal tentang asal kata Ied (masdar atau kata dasar dari &lt;br /&gt; 'aada=kembali) , sekarang kita mencoba untuk membongkar asal kata 'Aidin dan &lt;br /&gt; Faizin. Darimana sih mereka? &lt;br /&gt; 'Aidin itu isim fa'il (pelaku) dari 'aada. Kalau anda memukul (kata kerja), &lt;br /&gt; pasti ada proses "pemukulan" (masdar), juga ada "yang memukul" (anda &lt;br /&gt; pelakunya). Kalau kamu "pulang" (kata kerja), berarti kamu "yang pulang" &lt;br /&gt; (pelaku). Pelaku dari kata kerja inilah yang dalam bahasa Arab disebut &lt;br /&gt; d engan isim fa'il. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kalau si Aidin, darimana? 'Aidin atau 'Aidun itu bentuk jamak (plural) dari &lt;br /&gt; 'aid, yang artinya "yang kembali" (isim fa'il. Baca lagi teori di atas). &lt;br /&gt; Mungkin maksudnya adalah "kembali kepada fitrah" ("kembali berbuka", pen) &lt;br /&gt; setelah berjuang dan mujahadah selama sebulan penuh menjalankan puasa. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 'aada = ia telah kembali (fi'il madhi). &lt;br /&gt; Ya'uudu = ia tengah kembali (fi'il mudhori) &lt;br /&gt; 'audat = kembali (kata dasar) &lt;br /&gt; 'ud = kembali kau! (fi'il amr/kata perintah) &lt;br /&gt; 'aid = ia yang kembali (isim fa'il). &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kalau si Faizin? &lt;br /&gt; Si Faizin juga sama. Dia isim fa'il dari faaza (past tense) yang artinya &lt;br /&gt; "sang pemenang". Urutannya seperti ini: &lt;br /&gt; Faaza = ia [telah] menang (past tense) &lt;br /&gt; Yafuuzu = ia [sedang] menang (present tense) &lt;br /&gt; Fauzan = menang (kata dasar). &lt;br /&gt; Fuz = menanglah (fi'il amr/kata perintah) &lt;br /&gt; Fa'iz = yang menang. &lt;br /&gt; 'Aid (yang kembali) dan Fa'iz (yang menang) bisa dijamakkan menjadi 'Aidun &lt;br /&gt; dan Fa'izun. Karena didah ului "Min" huruf jar, maka Aidun dan Faizun &lt;br /&gt; menyelaraskan diri menjadi "Aidin" dan "Faizin". Sehingga lengkapnya "Min &lt;br /&gt; Al 'Aidin wa Al Faizin". Biar lebih mudah membacanya, kita biasa menulis &lt;br /&gt; dengan "Minal Aidin wal Faizin". &lt;br /&gt; Lalu mengapa harus diawali dengan "min"? &lt;br /&gt; "Min" artinya "dari". Sebagaimana kita ketahui, kata "min" (dari) biasa &lt;br /&gt; digunakan untuk menunjukkan kata keterangan waktu dan tempat. Misalnya &lt;br /&gt; 'dari' zuhur hingga ashar. Atau 'dari' Cengkareng sampe Cimone. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Selain berarti "dari", Min juga mengandung arti lain. Syekh Ibnu Malik dari &lt;br /&gt; Spanyol, dalam syairnya menjelaskan: &lt;br /&gt; Ba'id wa bayyin wabtadi fil amkinah &lt;br /&gt; Bi MIN wa qad ta'ti li bad'il azminah &lt;br /&gt; Maknailah dengan "sebagian", kata penjelas dan permulaan tempat- &lt;br /&gt; -Dengan MIN. Kadang ia untuk menunjukkan permulaan waktu. &lt;br /&gt; Dari keterangan Ibnu Malik ini, kita bisa mendapatkan gambaran bahwa MIN &lt;br /&gt; pada MIN-al aidin wal faizin tadi menunjukkan kata "sebagian" &lt;br /&gt; (lit-tab'idh ) . Jadi secara harfiyah, minal 'aidin wal-faizin artinya: &lt;br /&gt; BAGIAN DARI ORANG-ORANG YANG KEMBALI DAN ORANG-ORANG YANG MENANG. &lt;br /&gt; Kesimpulannya? &lt;br /&gt; Yang jelas Minal Aidin tidak ada hubungannya dengan Mohon maaf lahir dan &lt;br /&gt; bathin. Menggunakan kalimat a, boleh. Memakai kalimat b, silakan saja. Tapi &lt;br /&gt; sekali lagi, mohon maaf lahir bathin itu bukan arti minal aidin. Asal &lt;br /&gt; jangan memilih c, karena minal aidin tidak pernah bisa memaafkan orang. &lt;br /&gt; Tapi pilihan saya adalah d, ini yang paling shahih. &lt;br /&gt; Akhirnya, semoga kita minal 'aidin wal faizin. Amin! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sini, ternyata ucapan tsb (Minal Aidin Wal Faidzin) tidak pernah &lt;br /&gt; ada dasar dan tuntunannya. &lt;br /&gt; Silakan simak penjelasan berikut ini &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 2/446 mengatakan: "Kami meriwayatkan &lt;br /&gt; dari guru-guru &lt;br /&gt; kami dalam "Al-Mahamiliyy at" dengan sanad hasan dari Jubair bin Nufair, &lt;br /&gt; beliau berkata : &lt;br /&gt; "Para sahabat Rasulullah apabila mereka saling jumpa pada hari raya, &lt;br /&gt; sebagian mereka mengucapkan pada lainnya: "Semoga Allah menerima amalanku &lt;br /&gt; dan amalanmu". &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ibnu Qudamah juga menyebutkan dalam Al-Mughni 2/259 bahwasanya Muhammad bin &lt;br /&gt; Ziyad mengatakan : &lt;br /&gt; "Saya pernah bersama Abu Umamah Al-Bahili dan para sahabat Nabi lainnya, &lt;br /&gt; maka apabila mereka kembali &lt;br /&gt; dari ied, sebagian mereka berucap pada lainnya : "Semoga Allah menerima &lt;br /&gt; amalanku dan amalanmu" &lt;br /&gt; (Imam) Ahmad berkata : "Sanad hadits Abu Umamah jayyid (bagus)". Imam &lt;br /&gt; Suyuthi juga berkata dalam &lt;br /&gt; Al-Hawi (1/81): "Sanadnya hasan". &lt;br /&gt; Adapun ucapan: "Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin", &lt;br /&gt; "halal bi halal" atau "kosong-kosong" serta ungkapan-ungkapan lainnya, maka &lt;br /&gt; sebaiknya dihilangkan dan kita ganti serta membiasakan diri dengan lafadz &lt;br /&gt; syar'i yaitu (Taqobballahu Minna Wa Minka) &lt;br /&gt; sehingga kita tidak terj atuh dalam ayat : &lt;br /&gt; "Apa kamu mau mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik ?" &lt;br /&gt; (QS Al Baqoroh: 61) &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; [Dikutip dari majalah Al Furqon Edisi 2 Th. II hal 37 "Hari Raya Bersama Nabi &lt;br /&gt; Shollallahu 'Alaihi Wasallam"]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-8936470705575160967?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/8936470705575160967/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=8936470705575160967' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8936470705575160967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8936470705575160967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/10/definisi-minal-aidin-wal-faizin.html' title='Definisi Minal Aidin wal-Faizin'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-6180709956162604617</id><published>2008-10-17T00:35:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T01:04:00.406-07:00</updated><title type='text'>Selamat jalan Kawan..........</title><content type='html'>Muhasabah Cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai pemilik nyawaku&lt;br /&gt;Betapa lemah diriku ini&lt;br /&gt;Berat ujian dari-Mu&lt;br /&gt;Ku pasrahkan semua pada-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan baru ku sadar&lt;br /&gt;Indah nikmat sehat itu&lt;br /&gt;Tak pandai aku bersyukur&lt;br /&gt;Kini ku harapkan cinta-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff:&lt;br /&gt;Kata-kata cinta terucap indah&lt;br /&gt;Mengalun berzikir di kidung doaku&lt;br /&gt;Sakit yang ku rasa biar jadi penawar dosaku&lt;br /&gt;Butir-butir cinta air mataku&lt;br /&gt;Teringat semua yang Kau beri untukku&lt;br /&gt;Ampuni khilaf dan salah selama ini&lt;br /&gt;Ya Illahi muhasabah cintaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan kuatkan aku&lt;br /&gt;Lindungiku dari putus asa&lt;br /&gt;Jika ku harus mati&lt;br /&gt;Pertemukan aku dengan-Mu&lt;br /&gt; By : EdCoustic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kusangka kepergianmu begitu cepat kawan, kini kau sudah berada di alam lain&lt;br /&gt;Masih terbayang di benaku saat kita pergi KKL dulu&lt;br /&gt;Masih teringat jelas ketika kita tidur sekamar&lt;br /&gt;Aku tau ketika itu kondisimu lemah, tapi semangatmu tetap membara&lt;br /&gt;Karena kami selalu mendukungmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih kuingat ketika kita berjaln di Dunia Fantasi&lt;br /&gt;Saat kaki mu tiba2 kram, dan kau terasa kesakitan sekali&lt;br /&gt;Sampai akhirnya aku memapahmu tuk duduk dan memijat kakimu dg minyak kayu putih. Tak kusangka itu adalah kenangan terakhir kita kawan....&lt;br /&gt;Karena setelah itu kau terbaring sakit...dan kini kau telah berpulang ke Rahamtullah.Mungkin ini adalah jalan terbaik buatMu, agar kau tidak merasakan sakitnya lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan wahai kawan.....&lt;br /&gt;Kenangan bersamamu kan selalu ada di hati kami &lt;br /&gt;Smoga Alloh mengampuni segala dosamu.&lt;br /&gt;Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-6180709956162604617?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/6180709956162604617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=6180709956162604617' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6180709956162604617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6180709956162604617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/10/selamat-jalan-kawan.html' title='Selamat jalan Kawan..........'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-1473810798309255607</id><published>2008-09-16T18:27:00.000-07:00</published><updated>2008-09-16T18:39:21.501-07:00</updated><title type='text'>Setengah Ramadhanku</title><content type='html'>Tak terasa Ramadhan sudah berjalan setengah bulan&lt;br /&gt;padahal aku masih ingat baru aja kemarin kita sambut datangnya Ramadhan&lt;br /&gt;tapi ternyata kini Ramadhan akan segera berakhir&lt;br /&gt;Kenapa secepat ini Ramadhan pergi, sedang aku belum khusuk tuk perbanyak ibadahku&lt;br /&gt;aku merasa belum maksimal ibadahku di Ramadhan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb berilah hamba sisa umur untuk bertemu RamadhanMu di tahun depan&lt;br /&gt;berilah hamba kesempatan tuk perbaiki diri dan musahabah diri&lt;br /&gt;berilah hamba kesempatan tuk berjumpa dg RamadhanMu kembali&lt;br /&gt;Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-1473810798309255607?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/1473810798309255607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=1473810798309255607' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1473810798309255607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1473810798309255607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/09/setengah-ramadhanku.html' title='Setengah Ramadhanku'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-7888787698650365856</id><published>2008-09-09T21:32:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T21:33:59.067-07:00</updated><title type='text'>IKHLAS</title><content type='html'>Ini cerita tentang Anisa, seorang gadis kecil yang ceria berusia lima tahun. Pada suatu sore, Anisa menemani Ibunya berbelanja di suatu supermarket. Ketika sedang menunggu giliran membayar, Anisa melihat sebentuk kalung mutiara mungil berwarna putih berkilauan, tergantung dalam sebuah kotak berwarna pink yang sangat cantik. Kalung itu nampak begitu indah,sehingga Anisa sangat ingin memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi... Dia tahu, pasti Ibunya akan berkeberatan. Seperti biasanya, sebelum berangkat ke supermarket dia sudah berjanji: Tidak akan meminta apapun selain yang sudah disetujui untuk dibeli.  Dan tadi Ibunya sudah menyetujui untuk membelikannya kaos kaki ber-renda yang cantik. Namun karena kalung itu sangat indah, diberanikannya bertanya : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu, bolehkah Anisa memiliki kalung ini ? Ibu boleh kembalikan kaos kaki yang tadi... " Sang Bunda segera mengambil kotak kalung dari tangan Anisa.  Dibaliknya tertera harga Rp 15,000. Dilihatnya mata Anisa yang memandangnya dengan penuh harap dan cemas. Sebenarnya dia bisa saja langsung membelikan kalung itu, namun ia tak mau bersikap tidak konsisten...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oke ... Anisa, kamu boleh memiliki kalung ini. Tapi kembalikan kaos kaki yang kau pilih tadi. Dan karena harga kalung ini lebih mahal dari kaos kaki itu, Ibu akan potong uang tabunganmu untuk minggu depan. Setuju ?" Anisa mengangguk lega, dan segera berlari riang mengembalikan kaos kaki ke raknya."Terimakasih . .., Ibu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anisa sangat menyukai dan menyayangi kalung mutiaranya.  Menurutnya, kalung itu membuatnya nampak cantik dan dewasa. Dia merasa secantik Ibunya.  Kalung itu tak pernah lepas dari lehernya, bahkan ketika tidur. Kalung itu hanya dilepasnya jika dia mandi atau berenang. Sebab, kata ibunya, jika basah, kalung itu akan rusak, dan membuat lehernya menjadi hijau...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap malam sebelum tidur, Ayah Anisa akan membacakan cerita pengantar tidur. Pada suatu malam, ketika selesai membacakan sebuah cerita, Ayah bertanya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anisa..., Anisa sayang ngga sama Ayah ?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentu dong... Ayah pasti tahu kalau Anisa sayang Ayah !"  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau begitu, berikan kepada Ayah kalung mutiaramu... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yah..., jangan dong Ayah ! Ayah boleh ambil "si Ratu" boneka kuda dari nenek... ! Itu kesayanganku juga"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya sudahlah sayang,... ngga apa-apa !". Ayah mencium pipi Anisa sebelum keluar dari kamar Anisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira seminggu berikutnya, setelah selesai membacakan cerita, Ayah bertanya lagi, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anisa..., Anisa sayang nggak sih, sama Ayah ?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayah, Ayah tahu bukan kalau Anisa sayang sekali pada Ayah ?".  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau begitu, berikan pada Ayah kalung mutiaramu." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan Ayah... Tapi kalau Ayah mau, Ayah boleh ambil boneka Barbie ini.." Kata Anisa seraya menyerahkan boneka Barbie yang selalu menemaninya bermain. Beberapa malam kemudian, ketika Ayah masuk kekamarnya, Anisa sedang duduk diatas tempat tidurnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika didekati, Anisa rupanya sedang menangis diam-diam.  Kedua tangannya tergenggam di atas pangkuan. Dari matanya, mengalir bulir-bulir air mata membasahi pipinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ada apa Anisa, kenapa Anisa ?" Tanpa berucap sepatah pun, Anisa membuka tangannya. Di dalamnya melingkar cantik kalung mutiara kesayangannya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Kalau Ayah mau... ambillah kalung Anisa"  Ayah tersenyum mengerti, diambilnya kalung itu dari tangan mungil Anisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalung itu dimasukkan ke dalam kantong celana. Dan dari kantong yang satunya, dikeluarkan sebentuk kalung mutiara putih... sama cantiknya dengan kalung yang sangat disayangi Anisa... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anisa... ini untuk Anisa. Sama bukan? Memang begitu nampaknya, tapi kalung ini tidak akan membuat lehermu menjadi hijau" Ya..., ternyata Ayah memberikan kalung mutiara asli untuk menggantikan kalung mutiara imitasi Anisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula halnya dengan ALLAH. Terkadang Dia meminta sesuatu dari kita, karena Dia berkenan untuk menggantikannya dengan yang lebih baik. Namun, kadang-kadang kita seperti atau bahkan lebih naif dari Anisa: Menggenggam erat sesuatu yang kita anggap amat berharga,dan oleh karenanya tidak ikhlas bila harus kehilangan.. . baik itu berupa barang/harta ataupun orang yang kita kasihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah perlunya sikap ikhlas, karena kita HARUS yakin tidak akan ALLAH mengambil sesuatu dari kita jika tidak akan menggantinya dengan yang lebih baik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-7888787698650365856?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/7888787698650365856/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=7888787698650365856' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/7888787698650365856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/7888787698650365856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/09/ikhlas.html' title='IKHLAS'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-8521633274385539414</id><published>2008-08-26T22:17:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T22:20:13.174-07:00</updated><title type='text'>Mempersiapkan Ramadhan</title><content type='html'>Ramadhan sebentar lagi. Ya, dalam hitungan hari, sebentar lagi bulan Ramadhan akan menyapa kita. Dan kita pun menyapa dengan penuh kerinduan dan tersipu malu, "Marhaban Yaa Ramadhan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bulan yang sangat kita rindukan, bulan yang penuh nikmat dan berkah, bulan yang penuh rahmat dan ampunan, bulan untuk mengasah dan meraih tingkat keimanan kita, bulan yang setiap detik dan waktu tersimpan keberkahan yang dapat kita raih. Apakah kita berdiam diri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa yang sudah kita siapkan? Apa yang sudah kita targetkan? Berapa juz atau khatam yang ingin kita raih? Berapa shalat tarawih dan shalat sunnah yang akan kita tunaikan? Berapa sedekah yang ingin kita berikan? Disambung dengan mempersiapkan meraih malam lailatul qadar, malam seribu bulan. Lalu i'tikaf yang Rasulullah SAW dan sahabat-sahabat contohkan. Seakan setiap waktu adalah untaian berkah yang menunggu kita petik. Ya, kita petik. Mau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita mempersiapkannya. Hati yang bersih, hati yang hidup, menyambung silaturrahim, memohon maaf dan memberi maaf untuk meraih fitrah, serta menyadari akan keberkahan bulan Ramadhan yang merupakan bukti betapa besar dan luas kasih sayangNya. Lalu, apakah masih berdiam diri? Gagal merencanakan sama saja merencanakan gagal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita buat target, tentukan posisi diri kita di bulan Ramadhan, sehingga lahirlah sebuah brand muslim rabbani yang dirindukan surga. Dan, apakah kita sudah bisa melihat bulan Ramadhan tersenyum kepada kita yang sedang mempersiapkannya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-8521633274385539414?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/8521633274385539414/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=8521633274385539414' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8521633274385539414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8521633274385539414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/08/mempersiapkan-ramadhan.html' title='Mempersiapkan Ramadhan'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-2243424375889696972</id><published>2008-07-27T18:35:00.000-07:00</published><updated>2008-07-27T18:36:21.899-07:00</updated><title type='text'>Mencari Selamat dengan Dzikir</title><content type='html'>"Siapa yang membaca tiap habis shalat, Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali, lalu untuk mencukupkan bilangan seratus membaca 'Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu, lahul-mulku walahul-hamdu wahuwa 'alaa kulli syai'in qadier' maka akan diampunkan baginya semua dosa-dosanya meskipun sebanyak buih air laut." (HR Muslim) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengarungi kehidupan ini kita tidak akan terlepas dari berbuat kesalahan. Memang itulah kodrat sebagai manusia, di mana keinginan ruh yang selalu mengarah ke jalan lurus yang diridhai Allah selalu berhadapan dengan nafsu yang didukung syetan untuk menyesatkan, mendorong dan menjerumuskan manusia ke jalan kemungkaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarik-menarik kedua kekuatan inilah yang menyebabkan manusia tidak senantiasa hanya berbuat baik, tapi kadang juga memperturutkan hawa nafsu dan kehendak syetan. Dengan kelihaiannya yang mumpuni, syetan sanggup menggelincirkan setiap orang. Mereka sanggup menyeret manusia untuk mendukung, menyokong, dan membela mati-matian program-programnya, yang pada akhirnya tanpa terasa manusia telah bergumul dengan lumpur dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosa-dosa manusia itu bisa semakin lama semakin menumpuk dan semakin menenggelamkan ke jurang kenistaan. Dan apabila dibiarkan terus-menerus tanpa ada usaha untuk membersihkannya, ini merupakan suatu malapetaka yang sangat besar, karena jahanam sudah siap untuk melumat tubuh yang penuh noda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kebodohan besar bila kehidupan dunia fana ini melalaikan kita dari mengingat Allah. Suatu yang amat sangat disayangkan, bila kehidupan yang sementara ini digunakan hanya untuk kesenangan dan kebahagiaan semu, tanpa dilengkapi persiapan diri untuk menghadap kepada-Nya. Apakah tidak disadari bahwa semua fasilitas hidup yang kita punyai dan semua yang kita cintai akan kita tinggalkan bila maut merenggut dan nyawa melayang? Suatu kerugian perniagaan akan kita dapati, bila kita hanya sibuk memenuhi kebutuhan dan kesenangan nafsu. Penyesalan kemudian tiada arti bila jatah hidup telah berakhir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah dan strategi syetan untuk membawa ummat manusia ke jalan kesesatan memang luar biasa. Sesuatu yang sudah jelas-jelas dosa bisa dijadikan samar-samar. Yang menjijikkan dan hina bisa dibikin enak dan terhormat, hingga timbul slogan 'yang haram menyenangkan, yang halal menyusahkan'. Itulah kerja syetan yang tahu akan kelemahan manusia dan mampu menjadikannya bulan-bulanan sasaran ideologinya. Mereka memang mengajak untuk kufur kepada Allah swt agar sama-sama menjadi penghuni neraka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan dendam dan sakit hati Iblis terhadap ummat manusia berawal sejak permulaan Adam diciptakan. Iblis telah menolak perintah Allah untuk bersujud kepada Adam, karena merasa dirinya lebih lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan peristiwa itu Iblis diusir dari surga dan bersiap-siap bersama anak cucunya menjadi penghuni neraka di akhirat nanti. Untuk itulah mereka berusaha keras untuk menghalang-halangi manusia dari jalan lurus. Mereka akan mendatangani manusia untuk menggoda dari muka, belakang, kanan dan kiri, dan segala arah yang mungkin. Syetan juga tidak pernah beristirahat dari upayanya itu, baik siang maupun malam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Repotnya syetan itu boleh dibilang makhluk tanpa bentuk. Jadi tidak ada jalan lain untuk menghadapi tipu daya syetan kecuali selalu meminta lindungan dan pertolongan Allah swt. Tanpa pertolongan dan lindungan-Nya kita akan babak-belur dibuatnya. Kita akan terseret bujuk rayunya dan mengikuti jejaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan diri kepada Allah sangatlah penting untuk menangkal segala macam godaan dan bujuk rayunya. Dengan ibadah yang intensif tanpa meninggalkan apa yang Allah wajibkan, ditambah ibadah-ibadah sunnah dan do'a-do'a yang selalu kita panjatkan agar Allah memberikan pertolongan, perlindungan dan ampunan-Nya, insya-Allah syetan tak akan berkutik mengahadapi kita. Apalagi ditambah dengan dzikir yang tak pernah berhenti, tambah menyingkirkan Iblis dengan para pengikutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzikir yang khusyu' dan mantap serta manifestasinya dalam kehidupan sehari-hari akan membuat diri menjadi tenang dan selalu merasa terawasi oleh Allah Sang Maha Tahu. Di samping itu dzikir bisa membuat Allah swt berkenan mengampuni dosa-dosa, seperti bunyi hadits di atas tadi. Karenanya tentang dzikir itu perlu dilakukan kajian lebih mendalam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Subhanallah. Kata-kata ini senantiasa kita baca setiap selesai shalat dan dalam kesempatan yang lainnya. Apa dampaknya dalam diri, dan apa reaksi, manifestasinya dalam hidup kita? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah yang berarti Maha Suci Engkau Ya Allah ini mengandung makna tiada yang suci, tiada yang agung, tiada yang bersih, selain Dia saja. Kita manusia tidak ada satu pun yang suci bersih dari noda dan lumpur dosa. Kita tidak bisa mengklaim diri sebagai manusia suci. Begitu banyak jalan yang membuat manusia terjerumus lumpur dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Noda-noda itu perlu kita bersihkan sebelum menghadap Allah yang memiliki kesucian. Allah tidak akan memasukkan seorang hamba yang kotor penuh noda ke sisi-Nya. Allah akan membersihkan dulu kotoran itu lewat tempat yang sudah disediakan yaitu jahannam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha yang kita lakukan agar tidak tergolong orang-orang yang mesti melewati jahanam dulu sebelum diterima Allah disurga adalah berusaha keras membiasakan diri hidup suci dan tidak berhenti meminta ampunan kepada-Nya. Bersikap bersih dan suci itu mencakup segala bentuk pekerjaan yang kita geluti. Di kantor kita berusaha keras untuk tidak tergiur oleh lipatan-lipatan uang yang bukan hak kita, yang bisa menodai kesucian. Di pasar kita usahakan jangan mengurangi timbangan dan mendustai orang dengan barang-barang yang kita jual. Baju atau celana palsu dibilang asli, kualitas rendah dibilang kualitas tinggi. Di sawah para petani jangan membelokkan jatah, bujangan dan perawan jangan terjebak oleh nafsu birahi sesaat tanpa akad nikah terlebih dahulu. Bila hal-hal seperti ini sudah bisa dilakukan, barulah dikatakan bacaan Subhanallah kita pada setiap habis shalat ada manifestasinya dalam kehidupan sehari-hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Alhamdulillah. Segala puji hanya untuk Allah. Puji dan sanjung sering kita dengar untuk melambungkan perasaan seseorang yang kebanyakan gila sanjungan. Penghormatan yang berlebih-lebihan pada sesama manusia tidak aneh lagi kita dengar. Penghargaan yang melampaui batas sering dilontarkan manusia yang punya jiwa penjilat. Memang sanjungan merupakan senjata untuk melemahkan dan meluluhlantakkan kekerasan hati seseorang. Pujian bisa menghanyutkan kalbu seorang manusia agar bermurah hati memberikan segala yang diminta. Penghormatan dan penghargaan yang berlebihan adalah strategi politik yang halus sehingga membius insan Tuhan yang dimabuk pujaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pujian dan pujaan yang merupakan hak dan milik Allah telah direbut manusia-manusia yang melupakan kodrat sebagai makhluk tiada daya. Manusia lupa akan asal penciptaanya yang hanya dari sesatu yang menjijikkan, yang hina, yang lemah, yang terbuang, yaitu segumpal darah. Manusia terbuai dan merasa memiliki pujian itu. Sungguh keterlaluan dan melampaui batas manusia yang gila hormat. Tuhan yang menciptakannya disejajarkan atau disamakan dengan kedudukannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya puja dan puji sanjung hanyalah milik Allah. Hanya Dia yang patut kita tempatkan pada posisi yang sangat terpuji dan terhormat. Dialah pemilik dari semua penghargaan. Segala puji hanya bagi Allah, bukan bagi yang lain. Tidak ada yang abadi di dunia ini. Tidak ada yang kekal dan tetap. Segala yang kita raih, prestasi, kejuaraan, atau kekayaan, semuanya akan kita tinggalkan dikarenakan usia yang semakin senja, bencana yang menimpanya, atau kematian yang menyelesaikan perjalanan hidup. Kita akan kembali kepada Allah dengan penyesalan yang tiada tara, bila demikian adanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Allahu Akbar, hanya Allah yang Maha Besar. Bila kita renungi dan pikirkan asal kejadian manusia, kejadian alam, bumi langit seisinya yang seolah tiada berbatas, kejadian makhluk-makhluk lainnya seperti hewan dan tumbuhan, kita akan berucap "Allahu Akbar." Engkau Maha Besar, Engkau Maha Agung, ya Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian makhluk yang berasal dari saripati tanah, juga menyimpan rahasia yang luar biasa. Dari sperma, yang terbentuk karena dikonsumsinya makanan dengan gizi cukup, setelah bersatu dengan sel telur terjadilah segumpal darah, yang lama-kelamaan berubah bentuk menjadi janin. Setelah Allah meniupkan ruh, janin itu terlahir dalam ujud seorang bayi, lantas berkembang hingga menjadi manusia dewasa. Apakah layak, bila semasa hidup, manusia yang berasal dari zat yang sangat lemah itu berbangga diri dengan berjuta lagak dan gaya? Sementara dengan satu tiupan saja nyawanya bisa melayang, kemudian ia menjadi bukan apa-apa lagi? Betapa yang lebih layak diagungkan adalah sang empunya ide, yakni Allah, yang telah mengatur siklus itu sedemikian bagusnya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga kejadian tumbuhan. Dari bentuk biji yang tertanam, tersirami air, tunas-tunas mulai tumbuh, membelah tanah, mekar menjadi batang dan daun. Batang semakin besar, daun semakin lebar, bungapun merekah, hingga akhirnya muncul buah yang segar dan ranum. Betapa indahnya proses itu. Pada saatnyapun batang, buah, daun, dan seluruh pohon itu akan mati dan kembali menjadi tanah. Luar biasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian manusia dan tumbuhan itu patut menjadi perenungan bagi kita. 'Allahu Akbar', hanya itu yang patut kita ucap atas segala ke-Mahabesar-an dan ke-Mahakuasaan-Nya. Hanya Dia yang Maha Agung, Maha Perkasa, dan Maha Segalanya. Hanya Dia yang kita besarkan, bukan pak RT, bukan raja, bukan kepala bagian, bukan direktur, bukan bintang film, seniman, budayawan, dan bukan pula penyanyi. Semua itu kecil, semua tidak ada arti, apalagi sampai menandingi-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tasbih, tahmid, dan takbir yang kita ucapkan setiap saat, ditambah dengan manifestasinya, yaitu dengan berusaha hidup bersih dan suci, tidak tergoda bujuk rayu iblis, ditambah ucapan syukur atas segala nikmat, adalah resep ampuh untuk dekat kepada-Nya. Dan bila manusia telah dekat kepada Allah, maka segala yang bersifat menjauhkan kepada-Nya akan tersingkir dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari buletin Al-Qalam, terbitan Pesantren Hidayatullah Surabaya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-2243424375889696972?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/2243424375889696972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=2243424375889696972' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2243424375889696972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2243424375889696972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/07/mencari-selamat-dengan-dzikir.html' title='Mencari Selamat dengan Dzikir'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-2858561052115120884</id><published>2008-07-23T23:38:00.000-07:00</published><updated>2008-07-23T23:39:35.733-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>"ya Allah, jadikanlah aku ridho terhadap apa-apa yang Engkau tetapkan dan jadikan barokah apa-apa yang telah Engkau takdirkan, sehingga tidak ingin aku menyegerakan apa-apa yang engkau tunda dan menunda apa-apa yang Engkau segerakan, Amiin;"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-2858561052115120884?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/2858561052115120884/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=2858561052115120884' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2858561052115120884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/2858561052115120884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/07/ya-allah-jadikanlah-aku-ridho-terhadap.html' title=''/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-4253154789053725208</id><published>2008-07-15T18:24:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T18:54:09.961-07:00</updated><title type='text'>The Wonder Woman Twin</title><content type='html'>aku ingin seperti wonder woman&lt;br /&gt;ia wanita perkasa &lt;br /&gt;tak mudah menyerah dan berputus asa&lt;br /&gt;meskipun banyak rintangan menghadang&lt;br /&gt;banyak jalan terjal di lalui&lt;br /&gt;dan sampai2 terkadang rasanya sudah tidak kuat lagi&lt;br /&gt;tapi semangat untuk terus berjuang tetap ada&lt;br /&gt;al hasil wonder woman menjadi kuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di sini wonder woman sendiri&lt;br /&gt;tapi nun jauh disana ada wonder woman lain&lt;br /&gt;yg selalu satu hati, se iya se kata&lt;br /&gt;meskipun kita jauh, tapi hati kita selalu dekat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wonder woman....&lt;br /&gt;tetaplah berjuang untuk menjadi wonder woman sejati&lt;br /&gt;kamu adalah inspirasi ku tuk menjadi wonder woman&lt;br /&gt;jangan pernah menyerah atau berputus asa&lt;br /&gt;Ayo berjuang bersama my twin...tuk jadi Wonder Woman Twin&lt;br /&gt;dan suatu saat nanti, smoga wonder woman twin akan bertemu kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa ku selalu untukmu&lt;br /&gt;smoga di beri kemudahan dalam menjalani ujian hidup&lt;br /&gt;dan di beri kebahagiaan&lt;br /&gt;TETAP SEMANGAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-4253154789053725208?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/4253154789053725208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=4253154789053725208' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/4253154789053725208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/4253154789053725208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/07/wonder-woman-twin.html' title='The Wonder Woman Twin'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-3603511185901254233</id><published>2008-06-24T02:38:00.000-07:00</published><updated>2008-06-24T02:39:06.965-07:00</updated><title type='text'>Perjalanan Hidup Manusia</title><content type='html'>Manusia hidup dengan jalan hidupnya masing-masing. Ada yang kuliah, ada yang kerja, bahkan ada pula yang pengangguran. Ada yang kaya, ada yang sederhana, bahkan tidak sedikit pula mereka yang miskin. Jalan hidup memang merupakan kapasitas dan kadar kemampuan dari seorang hamba yang telah Allah berikan untuknya. Orang kaya di uji dengan kekayaannya, dan orang miskin di uji dengan kemiskinannya. Dengan segala perbedaan ujian itu, dapat dipastikan bahwa kapasitas dan kadar kemampuan seorang hamba pun juga berbeda-beda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang mengira bahwa menjadi kaya itu pasti menyenangkan. Tapi tak sedikit pula orang yang hartanya berlimpah justru kecemasannya berlebih dari orang yang kurang mampu. Cemas akan hartanya yang takut kehilangan, cemas akan kenikmatan duniawi yang dapat membuatnya lalai akan adanya Allah, dan cemas apabila dia mati nanti, dia akan meninggalkan hartanya yang tidak sedikit jumlahnya. Kecemasan-kecemasan seperti itulah yang akhirnya membuat banyak orang kaya menjadi stress. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak, atau mungkin hampir semua orang yang kurang mampu, berharap bisa menjadi orang kaya. Bisa kerja, kuliah, mempunyai hand phone terbaru, memiliki banyak uang, selalu punya sepatu dan baju baru, dan segala kenikmatan-kenikmatan duniawi yang sebenarnya semua itu hanyalah teman sesaat kita di kala hidup di dunia ini. Setelah itu, tak dapat lagi mereka menemani kita di kehidupan selanjutnya. Hanyalah sebuah kain kafan berwarna putih, pakaian agung dari yang teragung, yang akan kita gunakan untuk menghadap Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mengira memiliki semua kemewahan itu bisa membuat kita bahagia. Biasanya kemewahan itu hanyalah modal utama dari rasa keserakahan kita untuk memonopoli diri kita sendiri. SADARLAH! Mungkin semua itu bukan yang terbaik untuk kita. Bisa saja kemewahan itu akan membuat kita lupa akan adanya Allah, akan adanya alam akhirat, akan adanya surga dan neraka, sehingga kita lalai akan kewajiban-kewajiban kita sebagai umat Nabi Muhammad saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah mengutuk diri sendiri jika kita terlahir sebagai seorang yang tidak berada. Sebab bisa jadi, yang sedikit itu mungkin bisa membawa kita pada keberkahan, membawa kita pada kebaikan, dan membawa kita pada ketenangan. Bisa jadi yang sedikit itu adalah amal untuk kita sebagai hamba yang selalu berucap syukur pada Allah swt di setiap keadaan. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Mas'ud ra. berkata, Rasulullah bersabda kepada kami, sedang beliau adalah orang jujur dan terpercaya, "Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari berupa nutfah (sperma) kemudian menjadi ‘alaqah (segumpal darah) selama waktu itu juga kemudian menjadi mudghah (segumpal daging) selama waktu itu pula, kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan roh kepadanya dan mencatat empat perkara yang telah ditentukan yaitu rizki, ajal, amal perbuatan, dan sengsara atau bahagianya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka demi Allah yang tiada Tuhan selainNya, sesungguhnya ada seseorang diantara kalian beramal dengan amalan penghuni surga, sehingga tidak ada jarak antara dirinya dengan surga kecuali sehasta saja, namun ketetapan (Allah) mendahuluinya, sehingga ia beramal dengan amalan ahli neraka, maka ia pun masuk neraka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seseorang diantara kalian beramal dengan amalan penghuni neraka, sehingga tidak ada jarak antara dirinya dengan neraka kecuali sehasta saja, namun ketetapan (Allah) mendahuluinya, sehingga ia beramal dengan amalan penghuni surga, maka ia pun masuk surga" (HR. Bukhari dan Muslim)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah pada diri sendiri. Rizki, jodoh, dan kematian sudah ditentukan oleh Allah. Kita sebagai hambaNya hanya tinggal menjalani tanpa terlepas dari ikhtiar, do'a, dan tawakkal padaNya, sesuai dengan jalan hidup kita masing-masing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-3603511185901254233?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/3603511185901254233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=3603511185901254233' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3603511185901254233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3603511185901254233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/06/perjalanan-hidup-manusia.html' title='Perjalanan Hidup Manusia'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-8176872598682309115</id><published>2008-04-20T01:11:00.000-07:00</published><updated>2008-04-20T01:23:51.614-07:00</updated><title type='text'>The True Power Of Water</title><content type='html'>Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup." (Q.S. Al Anbiya:30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Em oto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5oC di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata, "Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)" di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, "Arigato". Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata "setan", kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan "peace" di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa "mendengar" kata-kata, bisa "membaca" tulisan, dan bisa "mengerti" pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda, "Zamzam lima syuriba lahu", "Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya". Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah ... Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar. Tetapi kita belum melakukan zikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ilmuwan Jepang telah merintis. Ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan ini berdasarkan Al Quran dan hadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-8176872598682309115?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/8176872598682309115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=8176872598682309115' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8176872598682309115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8176872598682309115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/04/true-power-of-water.html' title='The True Power Of Water'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-6185500102663552755</id><published>2008-03-12T18:33:00.000-07:00</published><updated>2008-03-12T19:15:35.416-07:00</updated><title type='text'>Bintang Hatiku</title><content type='html'>Engkau Bintang Hatiku&lt;br /&gt;Yang kini ku cinta&lt;br /&gt;S’bagai bintang hati&lt;br /&gt;Teruslah berpijar…&lt;br /&gt;Hingga saat kau lelah&lt;br /&gt;Kau hanya bisa     &lt;br /&gt;Temani untukku… saja&lt;br /&gt;Hingga esok ku berarti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa cintamu                &lt;br /&gt;yg slalu ada di hatiku&lt;br /&gt;S’bagai bintang hatiku&lt;br /&gt;Hingga hari sekian&lt;br /&gt;Cintamu utuh… bersamaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau bintang yang kupuja&lt;br /&gt;Teruslah bermimpi indah&lt;br /&gt;Hingga hari ku menjemput impian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau bintang yang kusayang&lt;br /&gt;Teruslah berpijar&lt;br /&gt;Bawa aku bintang hati yang terindah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb : for someone in my heart "bintangku "&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-6185500102663552755?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/6185500102663552755/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=6185500102663552755' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6185500102663552755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6185500102663552755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/03/bintang-hatiku.html' title='Bintang Hatiku'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-3904115702820776017</id><published>2008-02-11T21:50:00.000-08:00</published><updated>2008-02-11T21:52:00.857-08:00</updated><title type='text'>Valentine Day???</title><content type='html'>Valentine, sarana perusak generasi&lt;br /&gt;Rasulullah saw. Bersabda: Kamu telah mengikuti sunnah orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sehingga jika mereka masuk ke dalam lubang biawak, kamu tetap mengikuti mereka. Kami bertanya: Wahai Rasulullah, apakah yang engkau maksudkan itu adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani? Baginda bersabda: Kalau bukan mereka, siapa lagi? (HR. Bukhari Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan karena Rasulullah pinter meramal ketika apa yang dikatakan beliau ternyata benar adanya. Tapi karena beliau khawatir terhadap kebodohan umat yang semakin meluas. Kebodohan inilah yang menjadi penyebab kaum muslim yang seharusnya sebagai umat terbaik, malah menjadi umat pengekor. Dan ternyata, semua itu menjadi kenyataan ketika kita melihat kelakuan remaja-remaja sekarang yang bisanya cuma mengikut budaya Barat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang sih, nggak semua yang berasal dari Barat itu buruk. Tapi dalam hal perayaan hari Valentine ini jelas-jelas buruk dan merusak generasi muda. How? Pertama, mulai dari asal muasalnya aja udah jelas-jelas nggak benar menurut pandangan Islam untuk ikut merayakan. Kedua, yang namanya merayakan Valentine, umumnya sama pasangan alias kekasih atau pacar. Ketiga, kalo udah mulai urusan pacar-pacaran begini, mau dibawa kemana hubungan dua anak manusia berlainan jenis kelamin ini? Gaul bebas? Sangat mungkin! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See, nggak kekurangan cara musuh Islam untuk merusak kaum muslimin termasuk generasi mudanya. Seiring dengan semakin bebasnya teknologi informasi berupa alat telekomunikasi, budaya merayakan Valentine ini dengan mudah masuk ke kamar-kamar kita. Bisa lewat surat kabar, majalah remaja, radio, TV, internet, HP, dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bo’ong besar kalo ada yang bilang bahwa Valentine adalah hari kasih sayang. Kalo memang seperti itu, kenapa juga yang dijadikan sasaran adalah anak-anak muda? Kenapa bukan ibu-bapak kita, kakek-nenek kita? Soalnya jauh lebih strategis merusak generasi yang bakal menjadi penerus peradaban alias pemuda. Kalo pemudanya rusak, ho ho ho, mudah banget merusak sendi lainnya. Betul itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valentine, wajah buruk budaya Barat&lt;br /&gt;Valentine’s Day diyakini sebagai hari kasih sayang. Ah, masa’ iya sih? Jangan mudah kamu dibodohi oleh slogan semacam ini. Why? Karena kalo beneran mereka yang suka menjajakan Valentine itu memang merayakan kasih sayang, tanya buktinya. Angka perceraian tinggi, anak-anak menjadi rusak karena brokenhome, prostitusi merajalela bahkan disahkan oleh negara, aborsi juga legal, para orang tua ditelantarkan di panti jompo dll. Inikah kasih sayang yang bisa dicontohkan oleh mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu sekarang coba tengok ke arah Timur. Irak hancur lebur, muslimahnya jadi korban perkosaan para tentara Barat, anak-anak kecil dan orangtua serta warga sipil dibantai tanpa ampun, negerinya dijajah dan porak-poranda. Belum lagi Afghanistan, Bosnia, Chechnya, bahkan Indonesia. Semuanya dijajah. Bila tidak secara fisik, pastilah secara ekonomi dengan hutang yang diwariskan pada anak cucu kita. Secara budaya, salah satunya adalah memaksakan perayaan Valentine ini ke generasi muda kita. Waspadalah! Waspadalah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pheww….ternyata jauh banget ya kenyataan dengan syahdunya lirik lagu di atas? Jaka sembung bawa kebo, nggak nyambung bo’. &lt;br /&gt;Masa’ iya sih, setelah tahu hakikat asli wajah buruk di balik Valentine, kamu masih suka-cita menyambutnya? Nyadar euy!&lt;br /&gt;Valentine itu hanya sebuah momen bagi para kapitalis yang mata duitan untuk menangguk untung sebanyak-banyaknya. Coklat, boneka, dan bunga jadi laris manis. Begitu juga dengan kartu sok romantis padahal aslinya cuma pingin mendapat kecup manis dari sang gebetan. Walah, naudzubillah banget. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campakkan Valentine!&lt;br /&gt;Yo’i, saatnya kita mencampakkan budaya yang jelas-jelas nggak memberi manfaat apa pun pada kita, kaum muslimin. Kalo hanya dengan alasan kasih sayang, Islam adalah sumber dan muara kasih sayang itu sendiri. Mulai dari haramnya aborsi karena setiap anak punya hak hidup, naluri sayang seorang ibu juga dijaga agar tidak dirusak oleh paham atas nama kebebasan. Begitu juga dengan penghargaaan seorang anak yang tinggi untuk menghormati ibu dan bapaknya. Nggak ada konsep penitipan panti jompo dalam Islam. Toh, betapa pun tuanya orangtua kita, merekalah yang dulu pernah melahirkan dan membesarkan kita dengan kasih sayang. Tul kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan laki-laki dan perempuan bila ingin berkasih-sayang, ada sarananya. Pernikahan. Di sinilah satu sama lain diajari untuk mengenal kasih-sayang sejati yang diikuti tanggung jawab. Bukan hanya bisa memberi bunga, coklat dan boneka tanpa berani berkomitmen dan maunya sekadar pacaran mulu. Tapi Islam mengajarkan cowok untuk jadi laki-laki sejati, begitu dengan para cewek. Jangan mau digombali hanya dengan rayuan tak bermutu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya dengan sesama manusia, kasih sayang dianjurkan oleh Islam untuk diberikan juga pada makhluk lainnya semisal hewan, tumbuhan dan lingkungan. Hewan boleh disembelih sewajarnya untuk kebutuhan umat manusia. Tidak boleh menyiksa apalagi menyakitinya. Jangan malah kebalik. Banyak orang kafir itu yang tidak mau menyakiti binatang, tapi malah hobi membantai umat manusia terutama kaum muslimin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan juga harus diperlakukan dengan seharusnya. Tidak boleh ada eksploitasi hutan demi memuaskan nafsu para kapitalis yang haus duit.&lt;br /&gt;Mereka yang suka gembar-gembor Valentine’s Day dan kasih sayang, malah mereka juga yang enggan untuk melindungi dan menyayangi bumi. Contohnya Amerika tuh yang menolak peduli terhadap efek global warming atau pemanasan global. Ozon yang semakin menipis karena efek rumah kaca, toh itu juga banyak berasal dari negaranya yang penuh dengan gedung bertingkat dan pemakaian freon secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah begini, kamu masih percaya dengan Valentine’s Day adalah hari kasih sayang? Universal pula? Naif banget kalo iya. Moga aja dengan artikel sederhana ini kamu tersadar akan bualan nggak bermutu tentang makna kasih sayang. Cukup Islam saja sebagai tolok ukur dalam seluruh perbuatan kita. Insya Allah pasti selamat dunia-akhirat. Dijamin!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-3904115702820776017?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/3904115702820776017/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=3904115702820776017' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3904115702820776017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3904115702820776017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/02/valentine-day.html' title='Valentine Day???'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-8522045262799783522</id><published>2008-01-28T17:32:00.000-08:00</published><updated>2008-01-27T17:42:48.156-08:00</updated><title type='text'>Kesedihan Yang Mendalam</title><content type='html'>Segala rasa cintaku....telah pupus sudah&lt;br /&gt;kecewa...sedih...kemarahan entah apalagi seharusnya perasaan ini&lt;br /&gt;yang pasti aku sangat sedih dan sangan tersiksa baik batin maupun fisiku&lt;br /&gt;ku sudah capek menunggu tanpa kepastian&lt;br /&gt;di hati ku bertanya ada apa gerangan....&lt;br /&gt;apakah aku telah berbuat salah padamu&lt;br /&gt;sehingga kau perlakukan aku seperti ini&lt;br /&gt;selama ini aku sabar menantimu...&lt;br /&gt;dan ku selalu berharap suatu hari kau datang kepadaku &lt;br /&gt;dengan sebuah senyuman yang membuat hatiku bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini ku semakin tak mengerti dirimu&lt;br /&gt;kenapa kau biarkan diriku menunggumu tanpa kepastian&lt;br /&gt;apakah kau sudah bosan padaku ha?&lt;br /&gt;apakah kau sudah tak sayang padaku?&lt;br /&gt;atau kau sudah menemukan wanita yg lain yg lebih sempurna daripada aku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tolong....jangan buat aku menjadi seperti ini&lt;br /&gt;menggantung tanpa kepastian...&lt;br /&gt;mau di kemanakan hubungan kita ini??&lt;br /&gt;apakah sudah sampe disini saja?&lt;br /&gt;setelah bertahun-tahun kita saling mengenal&lt;br /&gt;ketika kau sudah ku kenalkan dg keluargaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenarnya ADA APA GERANGAN yang telah membuatmu berubah?&lt;br /&gt;kalaupun kau sedang dalam masalah ceritakan saja padaku....&lt;br /&gt;meskipun nantinya aku ga bisa membantu, &lt;br /&gt;tapi aku kan berusaha memberikan semangat dan dukungan padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi sekali lagi tolong....jangan buat diriku tersiksa dengan perasaan seperti ini&lt;br /&gt;Apakah aku tak berhak untuk bahagia??&lt;br /&gt;APakah aku tak berhak meraih kebahagiaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau tetap membungkam...dan tak berkata apapun&lt;br /&gt;lebih baik ijinkan aku pergi dari hidupmu&lt;br /&gt;karena ku tak kuasa dengan sikap mu seperti ini&lt;br /&gt;ku tak kuasa dg perasaanku yg tersiksa..tanpa kau hiraukan perasaanku lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah lelah sekarang...&lt;br /&gt;lelah menunggumu tuk berkata....&lt;br /&gt;lelah menunggu kedatanganmu....&lt;br /&gt;dan lelah tuk berharap lebih kepadamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya kepada Allah kuserahkan hidupku&lt;br /&gt;dan hanya kepadaNya lah ku meminta pertolongan&lt;br /&gt;semoga Allah menguatkan hatiku&lt;br /&gt;tuk lebih tabah dalam menghadapi badai keras ini&lt;br /&gt;Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb : coretan ini kupersembahkan tuk sodaraku yang sedang sedih, smoga dia dapat menemukan kebahagiaan lain.Dan smoga Allah memberikan kekuatan hati untuk bersabar dan ikhlas.amin TETAP SEMANGAT SODARAKU, karena ku akan slalu ada buat kamu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-8522045262799783522?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/8522045262799783522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=8522045262799783522' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8522045262799783522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8522045262799783522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/01/kesedihan-yang-mendalam.html' title='Kesedihan Yang Mendalam'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-3009953941074473302</id><published>2008-01-13T18:10:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T18:11:24.917-08:00</updated><title type='text'>Kini Ku Temukan</title><content type='html'>kini ku begitu begitu terharu....&lt;br /&gt;tentang seseorang yang telah menjadi bagian dari jiwa ini....&lt;br /&gt;seseorang yang tak pernah ku berangan akan bertemu dengannya...&lt;br /&gt;seseorang yang terus melangkah menaiki tangga demi tangga asa-nya... &lt;br /&gt;tentang seseorang yang meyakinkanku akan begitu berartinya sebuah proses...&lt;br /&gt;dan tak tahu aku, kupersembahkan apa untuknya?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku begitu bahagia bersamanya.....&lt;br /&gt;hmp...kenapa begitu derasnya mengalir air mata ini...&lt;br /&gt;aku sungguh mencintainya karna-Nya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-3009953941074473302?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/3009953941074473302/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=3009953941074473302' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3009953941074473302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3009953941074473302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/01/kini-ku-temukan.html' title='Kini Ku Temukan'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-9137365450685194133</id><published>2008-01-08T18:34:00.000-08:00</published><updated>2008-01-08T18:36:36.275-08:00</updated><title type='text'>Ayat-Ayat Cinta</title><content type='html'>Desir pasir di padang tandus&lt;br /&gt;Segersang pemikiran hati&lt;br /&gt;Terkisah ku di antara cinta yang ruhwi&lt;br /&gt;Bila keyakinanku datang&lt;br /&gt;Kasih bukan sekadar cinta&lt;br /&gt;Pengorbanan cinta yang agung kupertaruhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan bila ku tak sempurna&lt;br /&gt;Cinta ini tak mungkin ku cegah&lt;br /&gt;Ayat-ayat cinta bercerita&lt;br /&gt;Cintaku padamu&lt;br /&gt;Bila bahagia mulai menyentuh&lt;br /&gt;Seakan ku bisa hidup lebih lama&lt;br /&gt;Namun harus kutinggalkan cinta&lt;br /&gt;Ketika ku bersujud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila keyakinanku datang&lt;br /&gt;Kasih bukan sekedar cinta&lt;br /&gt;Pengorbanan cinta yang agung Kupertaruhkan&lt;br /&gt;Maafkan bila ku tak sempurna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta ini tak mungkin ku cegah&lt;br /&gt;Ayat-ayat cinta bercerita&lt;br /&gt;Cintaku padamu&lt;br /&gt;Bila bahagia mulai menyentuh&lt;br /&gt;Seakan ku bisa hidup lebih lama&lt;br /&gt;Namun harus kutinggalkan cinta&lt;br /&gt;Ketika ku bersujud&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-9137365450685194133?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/9137365450685194133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=9137365450685194133' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/9137365450685194133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/9137365450685194133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2008/01/ayat-ayat-cinta.html' title='Ayat-Ayat Cinta'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-1133643653784886330</id><published>2007-12-03T20:16:00.000-08:00</published><updated>2007-12-03T20:20:12.739-08:00</updated><title type='text'>Ketika Cinta Terurai Menjadi Perbuatan</title><content type='html'>Kulitnya hitam. Wajahnya jelek. Usianya tua.&lt;br /&gt;Waktu pertama kali masuk ke rumah wanita itu, hampir saja ia percaya kalau ia berada di rumah hantu. Lelaki kaya dan tampan itu sejenak ragu kembali. Sanggupkah ia menjalani keputusannya? Tapi ia segera kembali pada tekadnya. Ia sudah memutuskan untuk menikahi dan mencintai perempuan itu. Apapun resikonya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat perempuan itu berkata padanya, "Ini emas-emasku yang sudah lama kutabung, pakailah ini untuk mencari wanita idamanmu, aku hanya membutuhkan status bahwa aku pernah menikah dan menjadi seorang istri." Tapi lelaki itu malah menjawab, "Aku sudah memutuskan untuk mencintaimu. &lt;br /&gt;Aku takkan menikah lagi." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang terheran-heran. Keluarga itu tetap utuh sepanjang hidup mereka. Bahkan mereka dikaruniai anak-anak dengan kecantikan dan ketampanan yang luar biasa. Bertahun-tahun kemudian orang-orang menanyakan rahasia ini padanya. Lelaki itu menjawab enteng, "Aku memutuskan untuk encintainya. Aku berusaha melakukan yang terbaik. Tapi perempuan itu melakukan semua kebaikan yang bisa ia lakukan untukku. Sampai aku bahkan tak pernah merasakan kulit hitam dan wajah jeleknya dalam kesadaranku. Yang kurasakan adalah kenyamanan jiwa yang melupakan aku pada fisik." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah cinta ketika ia terurai jadi perbuatan. Ukuran integritas cinta adalah ketika ia bersemi dalam hati... terkembang dalam kata... terurai dalam perbuatan... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hanya berhenti dalam hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya. &lt;br /&gt;Kalau hanya berhenti dalam kata, itu cinta yang disertai dengan kepalsuan &lt;br /&gt;dan tidak nyata... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau cinta sudah terurai jadi perbuatan, cinta itu sempurna seperti pohon;&lt;br /&gt;akarnya terhunjam dalam hati, batangnya tegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan. &lt;br /&gt;Persis seperti iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh perbuatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin dalam kita merenungi makna cinta, semakin kita temukan fakta besar ini, bahwa cinta hanya kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat, bahwa &lt;br /&gt;integritas cinta hanya mungkin lahir dari pribadi yang juga punya integritas. Karena cinta adalah keinginan baik kepada orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang kebersamaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia dari sebuah hubungan yang sukses bertahan dalam waktu lama adalah pembuktian cinta terus menerus. Yang dilakukan para pecinta sejati disini &lt;br /&gt;adalah memberi tanpa henti. Hubungan bertahan lama bukan karena perasaan cinta yang bersemi di dalam hati, tapi karena kebaikan tiada henti yang &lt;br /&gt;dilahirkan oleh perasaan cinta itu. Seperti lelaki itu, yang terus membahagiakan istrinya, begitu ia memutuskan untuk mencintainya. Dan istrinya, yang terus menerus melahirkan kebajikan dari cinta tanpa henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang tidak terurai jadi perbuatan adalah jawaban atas angka-angka &lt;br /&gt;perceraian yang semakin menganga lebar dalam masyarakat kita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-1133643653784886330?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/1133643653784886330/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=1133643653784886330' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1133643653784886330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/1133643653784886330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/12/ketika-cinta-terurai-menjadi-perbuatan.html' title='Ketika Cinta Terurai Menjadi Perbuatan'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-8960984951134216700</id><published>2007-11-23T00:45:00.000-08:00</published><updated>2007-11-23T00:46:23.875-08:00</updated><title type='text'>Letak Kecantikan Wanita</title><content type='html'>Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah kata-kata kebaikan. Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai. Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan. Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni. Jadi, jangan pernah kecilkan seseorang dari hati anda. Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, ingatlah senantiasa. Jika suatu ketika anda memerlukan pertolongan, akan senantiasa ada tangan terulur. Dan dengan bertambahnya usia anda, anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong diri anda sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh, atau cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan wanita terdapat pada mata, cara dia memandang dunia. Karena di matanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta dapat berkembang. Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajah. Tetapi pada kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta. Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu. Kecantikan wanita ada pada sikap lembutnya, yang terpancar dari keihlasan hati dalam merawat dan menjaga keluarga.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Wanita yang cantik adalah wanita yang bisa menjaga harga dirinya."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-8960984951134216700?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/8960984951134216700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=8960984951134216700' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8960984951134216700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8960984951134216700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/11/letak-kecantikan-wanita.html' title='Letak Kecantikan Wanita'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-6628498438344464480</id><published>2007-11-04T18:19:00.000-08:00</published><updated>2007-11-04T18:21:24.560-08:00</updated><title type='text'>Bulan Bintang</title><content type='html'>Bulan di manakah kini&lt;br /&gt;Jangan kau sembunyi tampakkanlah diri&lt;br /&gt;Bintang sepi menyendiri&lt;br /&gt;Berselimut sunyi selalu mencari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam semakin kelam&lt;br /&gt;Tanpa kau sang rembulan&lt;br /&gt;Bintang sedih bermuram&lt;br /&gt;Tanpa kau sang rembulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan di manakah kini&lt;br /&gt;Jangan kau sembunyi tampakkanlah diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naluriku berkata bulan masih ada&lt;br /&gt;Dan menanti bintang dengan penuh damba&lt;br /&gt;‘Ku yakin bulan juga gelisah merana&lt;br /&gt;Dan menanggung rindu dalam penantian&lt;br /&gt;Bulan, bintang pun merindukanmu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-6628498438344464480?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/6628498438344464480/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=6628498438344464480' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6628498438344464480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6628498438344464480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/11/bulan-bintang.html' title='Bulan Bintang'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-838667117167231460</id><published>2007-10-29T19:15:00.000-07:00</published><updated>2007-10-29T19:28:36.517-07:00</updated><title type='text'>CORETANKU</title><content type='html'>Ketika tawa, canda, tangis, silih berganti datang dan pergi &lt;br /&gt;Yang tanpa ku sadari ternyata begitu tipisnya batas antara tawa dan tangis.&lt;br /&gt;Masih ku ingat baru hari kemarin tertawa lepas, bercanda bersama &lt;br /&gt;Rasanya hati ini begitu senangnya&lt;br /&gt;Tanpa kusadari esok harinya berganti menjadi kesedihan dan tangis&lt;br /&gt;Sepi  rasanya hati ini, seakan semua nya pergi meninggalkanku sendiri.&lt;br /&gt;Mungkin kemarin ku terlalu terlena dg kegembiraan &lt;br /&gt;sehingga Allah menegurku dengan ujian ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah bila ini adalah salah satu ujian dalam hidupku &lt;br /&gt;agar ku bisa meraih kebahagiaan, &lt;br /&gt;berilah hamba kesabaran untuk melaluinya dan &lt;br /&gt;ikhlaskanlah hati ini untuk menjalaninya.&lt;br /&gt;Jangan biarkan diri ini terbelenggu oleh nafsu amarah dan emosi sesaat sehingga ku terlupa kalau aku masih punya Engkau Ya Rabb Yang Maha Mendengar, Maha Menolong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya kepadaMu lah hamba bersimpuh, bersujud dan memohon kekuatan hati untuk dapat melalui ujian ini.&lt;br /&gt;Hanya kepadaMu lah hamba mengadu&lt;br /&gt;Hanya kepadaMu hamba berlindung dari segala macam keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah hanya Engkaulah yang selalu ada kapanpun dan dimanapun, di saat ku bahagia maupun dalam kesedihan.&lt;br /&gt;Tapi terkadang ku terlupa padaMu Ya Allah di saat ku bahagia dan ku ingat kepadaMu di saat ku bersedih. Ya Allah ampuni hamba Ya Allah, ampuni diri hamba yg terlena dan terlupa ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-838667117167231460?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/838667117167231460/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=838667117167231460' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/838667117167231460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/838667117167231460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/10/coretanku.html' title='CORETANKU'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-5330410905744158096</id><published>2007-10-10T22:02:00.000-07:00</published><updated>2007-10-10T22:03:25.763-07:00</updated><title type='text'>Yang tertinggal dari Ramadhan</title><content type='html'>Usai sudah masa-masa yang dinanti setelah perjalanan panjang 11 bulan. Seribu do'a, sejuta harap akan pertemuan dengan Ramadhan sang bulan mulia pun kini tiba dalam masa perpisahan. Masa-masa indah akan segera berlalu, dan akan kita jelang kaki-kaki yang tertatih kembali tanpa pijak yang tegak di atas hamparan yang tidak lagi sesubur hamparan pahala disaat kita bercengkerama dengannya. Gemuruh nafas kesesakkan menahan tangis akan pedihnya perpisahan tak mampu lagi terbendung laku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idul Fitri kini menjelang dan Ramadhan segera hilang. Hanya mereka yang pantas bergembira menyambut datangnya satu masa setelah satu bulan berada dalam balutan seribu cahaya surga, Ramadhan al-Mubarak. Mereka yang mampu menjalani hari-hari berjuta ujian dengan nafas-nafas ibadah, mereka yang mampu menjalani hari-hari berjuta ujian dengan desah do'a, dan mereka yang mampu menjalani hari-hari berjuta ujian dengan ikhtiar dan tawakal atas segala usaha untuk dapat memaksimalkan Ramadhan sebagai moment perbaikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pantaslah kita berurai air mata, bila ternyata kita bukanlah satu di antara mereka yang pantas berbahagia. Bila kita tak lebih hanya dari bagian yang merasakan Ramadhan berlalu dan tak berbekas dalam iman kita, bagai jejak yang begitu mudah terhapus oleh deburan ombak di pantai. Tak ada satu titik perubahan menuju kemuliaan akhlak dalam jiwa kita. Tak ada titik perubahan menuju keteguhan dalam iman kita. Yang ada hanyalah hari-hari yang kembali tanpa kita harus berkeluh kesah menahan nafsu dan amarah. Na'udzubillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memaksimalkan yang tersisa, semoga menjadi sebuah upaya nyata mendapatkan akhir yang sempurna dalam menggapai Ramadhan terindah kali ini, sehingga ia yang tertinggal dari Ramadhan bukanlah kecewa, namun satu harap menjadi bekal dalam menempuh dan memulai hari-hari di sebelas bulan ke depan lebih bermakna. Serta semoga Allah SWT perkenankan kembali kita menemui indahnya ibadah di Ramadhan tahun depan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-5330410905744158096?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/5330410905744158096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=5330410905744158096' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5330410905744158096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5330410905744158096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/10/yang-tertinggal-dari-ramadhan.html' title='Yang tertinggal dari Ramadhan'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-5385775653805941630</id><published>2007-10-10T18:15:00.000-07:00</published><updated>2007-10-10T18:36:44.824-07:00</updated><title type='text'>RAMADHAN OH RAMADHAN</title><content type='html'>Tak terasa Ramadhan sudah diujung bulan&lt;br /&gt;tak terasa waktuku begitu cepat&lt;br /&gt;padahal ku belum bisa merasakan indhanya Ramadhan satu bulan penuh&lt;br /&gt;yaah tahun ini suasana Ramadhan sangat berbeda dg tahun sebelumnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena berbagai aktivitasku yg banyak menjadikan Ramadhan kurang mengena di hati ini.&lt;br /&gt;Tetapi ku tetap berusaha untuk menjadikan Ramadhan ini berarti di hatiku&lt;br /&gt;Tanpa terasa air mata ini mengalir membasahi pipiku&lt;br /&gt;kala kuhitung Ramadhan akan usai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai saja setiap bulan adalah Ramadhan.....&lt;br /&gt;Andai saja bulan-bulan lain seperti suasana Ramadhan&lt;br /&gt;begitu bahagianya hatiku...&lt;br /&gt;karena Ramadhana adalah bulan penuh berkah dan ampunan &lt;br /&gt;yg mana Allah lah menilai sendiri ibadah puasa kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah ampunilah segala dosa-dosa hamba&lt;br /&gt;segala kekhilafan yg sengaja maupun tidak sengaja&lt;br /&gt;Ya Allah jadikanlah Ramadhan ini sebagai semangat baru&lt;br /&gt;kekuatan baru untuk hamba beriman dan bertakwa kepadaMu&lt;br /&gt;Ya Allah jadikanlah Ramadhan ini sebagai amal untuk hamba berbuat amal dan kebaikan sehingga di saat Ramadhan telah pergi, ku masih punya semangat beramal dan selalu introspeksi diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YA Allah kumohon pertemukanlah hamba di Ramadhan tahun depan&lt;br /&gt;berikanlah tambahan umur untuk ku bertemu dg Ramadhan tahun depan. Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-5385775653805941630?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/5385775653805941630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=5385775653805941630' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5385775653805941630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5385775653805941630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/10/ramadhan-oh-ramadhan.html' title='RAMADHAN OH RAMADHAN'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-6890809563951018401</id><published>2007-09-23T00:14:00.000-07:00</published><updated>2007-09-23T00:15:05.180-07:00</updated><title type='text'>Memohon Keajaiban</title><content type='html'>Ketika masalah demi masalah terasa menghimpit dada kita, menciptakan nyeri yang dalam, membuat mata kita membasah, dan menjadikan kita merasa berat melangkah di kehidupan ini. Kita pada umumnya kemudian merasa bahwa kehidupan seperti tak adil dalam membagi rasa ini. Lingkungan seperti tak adil memperlakukan kita dimana kita merasa sudah melakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan, namun hasilnya seperti kesia-siaan belaka ketika orang lain justru menilai kita dengan cara yang sama sekali berbeda dari yang kita harapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang bisa kita lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyesali diri kah? Menyesali segala kebaikan yang telah kita persembahkan sebelumnya dengan tulus ikhlas? Ataukah kita marah dan mulai menyalahkan dunia, menyalahkan orang-orang di sekeliling kita? Menyalahkan keadaan? Haruskah kita berhenti melangkah serta menutup mata dan telinga kita dari keadaan itu? Atau kita diam saja? Berbisik dalam hati untuk tidak pedulikan yang terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang bisa kita lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja banyak yang bisa kita lakukan. Pilihannya bukan hanya satu atau dua jalan keluar, tapi bisa sangat banyak dan bervariasi. Biasanya yang sering terjadi jika kita sudah merasa buntu adalah kita memohon keajaiban pada Allah SWT. Padahal jangan-jangan selagi kita memohon keajaiban, sebetulnya Allah SWT telah memberikan banyak sekali keajaiban, dan itu ada di depan mata kita, tapi kita terlalu lemah untuk menyadari dan menjadikan keajaiban itu bermanfaat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, sekarang apa yang bisa kita lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah bahwa kita tidak perlu menyesali kebaikan yang telah kita lakukan pada orang lain meski tanggapan orang lain tidak sesuai dengan yang kita harapkan, karena 'nilai' kita adalah sesuai dengan yang kita niatkan dan Allah SWT akan membalas apapun kebaikan itu walau sebesar biji sekali pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah bahwa di tengah masalah yang menghimpit, pasti ada makna terdalam yang patut kita ambil hikmahnya dan tetap kita syukuri sebagai kehendakNya yang terbaik bagi diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidakkah telah Kami lapangkan untukmu dadamu? Dan Kami lepaskan bebanmu dari padamu, yang memberatkan punggungmu. Dan Kami meninggikan bagimu sebutan namamu. Sebab sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan... &lt;br /&gt;Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (urusan dunia), bersungguh-sungguhlah (dalam beribadah). Dan hanya kepada Tuhanmulah berharap." (QS. Al Insyirah : 1-8).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-6890809563951018401?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/6890809563951018401/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=6890809563951018401' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6890809563951018401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6890809563951018401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/09/memohon-keajaiban.html' title='Memohon Keajaiban'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-978910334730789621</id><published>2007-09-18T22:00:00.000-07:00</published><updated>2007-09-21T00:29:02.302-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-978910334730789621?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/978910334730789621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=978910334730789621' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/978910334730789621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/978910334730789621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/09/chatting-dengan-tuhan.html' title=''/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-4199645912413327166</id><published>2007-09-02T19:32:00.000-07:00</published><updated>2007-09-02T19:37:51.057-07:00</updated><title type='text'>Rembulan di langit hati</title><content type='html'>Samar-samar nasyid itu saya dengarkan secara tak sengaja dari sebuah komputer, “Menarik juga” fikir saya. Lalu dengan seksama saya simak kata per kata yang disenandungkan dalam setiap baitnya. “Hmm…Indah juga”, kata hati saya. Seulas senyum simpul membentuk di wajah ini. Menyiratkan arti yang hanya saya dan Allah saja yang tahu. Atau saudara-saudara ingin tahu juga? Baiklah, saya memang hendak memberitahukannya, karena bagi saya tulisan adalah wujud dari kejujuran ide dan perasaan. Walau hal ini mungkin agak pribadi, tapi saya hanya ingin menulis, siapa tahu banyak hikmah yang dapat kita ambil darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum simpul itu menyiratkan sebuah harapan, suatu saat diri ini akan menjadi rembulan di langit hati seseorang. Bukankah rembulan senantiasa menerangi kegelapan malam? Jika kita melihat bulan di malam hari, sangat indah dan terang. Walaupun secara fisik, rembulan itu sebenarnya penuh dengan batu-batu dan tanah yang tandus di luar angkasa sana. Tetapi begitulah Allah menciptakan makhlukNya, walau tampak luar ia tidak indah namun rembulan mampu memancarkan pesona keindahannya, pesona yang sanggup memukau manusia setiap malamnya. Sinarnya menjadi pelita bagi penghuni bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rembulan bagi saya adalah sebuah ungkapan yang indah untuk seorang wanita, apalagi jika ia tertambat di langit hati manusia. Menjadi pelita yang senantiasa mengarahkan, mengingatkan, memberi motivasi, dan menguatkan si pemilik hati dalam mengarungi kehidupan ini. Komitmen akan keteguhan dalam keimanan yang tak boleh lepas dalam setiap sinarnya. Ketundukan dan kepatuhan yang purna kepada pemilik jiwa dalam kerangka cinta kepada Allah, cinta yang teramat tinggi. Ibarat tetesan air yang menyejukkan si pemilik hati, tenang dan bahagia kala berkisah dengannya. Saling mendoakan karena Allah dan saling mencintai karena Allah. Itulah sebaik-baik ikatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rembulan di langit hati layak untuk dijaga nyala sinarnya, agar ia tak padam, agar ia selalu bersinar karena kecintaannya kepada Pemilik alam ini. Rembulan pun harus bertahan dalam segala kondisi jiwa karena gelombang ujian akan selalu menerpa kehidupan orang-orang yang beriman. Suatu masa akan datang di mana saat itu Allah menganugerahkan tempat terbaik bagi mereka yang teguh dalam keimanan menjaga ikatannya. Menjadikan ikatan itu sebagai ladang beramal saleh tiada putus. Mengoptimalkan ladang itu untuk kemaslahatan umat. Tempat itu telah dijanjikan Allah di dalam al-qur’an bagi orang-orang yang teguh beriman dan beramal saleh dalam setiap masa kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya”&lt;br /&gt;(QS. Al-baqarah : 25)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayup-sayup lirik itu kembali terdengar di telinga ini…Indah…:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk seluruh muslimah ,saudara-saudaraku semuanya. Maukah engkau menjadi rembulan di langit hati?Untuk saudaraku yang telah memiliki ikatan mulia itu, jadilah rembulan terindah baginya. Untuk saudaraku yang sedang menanti, jadilah rembulan terbaik bagi orang-orang di sekitarmu. Kelak Allah akan mempersiapkan yang terbaik pula untuk rembulan yang terbaik itu. Semoga Allah senantiasa meneguhkan jalan kita. Jalan yang diridhoiNya. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-4199645912413327166?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/4199645912413327166/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=4199645912413327166' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/4199645912413327166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/4199645912413327166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/09/rembulan-di-langit-hati_02.html' title='Rembulan di langit hati'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-7305694003130110192</id><published>2007-09-02T19:10:00.000-07:00</published><updated>2007-09-02T19:12:48.417-07:00</updated><title type='text'>Rembulan di Langit Hati</title><content type='html'>Rembulan di langit hatiku, &lt;br /&gt;Menyalalah engkau selalu&lt;br /&gt;Temani kemana mesti ku pergi, &lt;br /&gt;Mencari tempat kita tuju&lt;br /&gt;Kan kujaga nyalamu selalu…pelita perjalananku&lt;br /&gt;Kan kujaga nyalamu selalu…rembulan di langit hatiku&lt;br /&gt;Rembulan di langit hatiku, Teguhlah engkau pandu aku&lt;br /&gt;Ingatkanlah ku bila tersalah,&lt;br /&gt;Menuju tempat kita tuju&lt;br /&gt;Doakanlah ku di shalat malammu…pelita perjalananku&lt;br /&gt;Doakanlah ku di shalat malammu…rembulan di langit hatiku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-7305694003130110192?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/7305694003130110192/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=7305694003130110192' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/7305694003130110192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/7305694003130110192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/09/rembulan-di-langit-hati.html' title='Rembulan di Langit Hati'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-3606427136625675456</id><published>2007-08-15T03:08:00.000-07:00</published><updated>2007-08-15T03:45:34.364-07:00</updated><title type='text'>Kangeeen</title><content type='html'>Assalamu'alaikum&lt;br /&gt;sudah lama aku ga ngisi blogku, kangen neh.padahal blog ini dibuat khusus untuku dan harus diisi.Tp skr aku bingung nih mo ngisi apa. mo curhat?cerita?atau..apa yah?hehhee. sudah terlalu banyk cerita yg sudah terlewatkan, dan blom ku tuangkan ke blog, sekali lagi maaf yah blog.kadang aku merasa sulit untuk menuliskannya disini, jd mungkin biarlah ada di hati ku saja.banyak kekecewaan, kesedihan, kemarahan,emosi yg tak menentu.TP aku yakin semua itu akn ada hikmahnya buatku, dan aku harus dpt mengambil pelajaran dari semua kejadian itu.Alhamdulillah Allah telah mmebukakan hatiku, Allah memberikan ku jalan keluar.Syukur alhamdulillah Ya Allah, Engkau telah berikan nikmat, karunia yg begitu besar kepadaku. Engkau hadirkan seseorang yg selama ini ada di dalm anganku, yg kupikir aku tak kan bertemu dg dia.Tapi ternyata dia benar2 ada, dan hadir di dlm hidupku, dia mengisi hari2 ku, membuat ku selalu tersenyum dan bersemangat untuk menggapai hari esok yg lebih cerah. Terima kasih Ya Allah karena Engkau telah pertemukan aku dg dia,dan aku sayang dia. Ridhoilah cinta kami Ya Allah dan jadikanlah dia teman hidup hamba, berikanlah kami kekuatan serta kesabaran untuk menghadapi duri2 dlm hidup ini...Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaah cukup segini aja deh aku ngisinya yah blog, tar kapan lg aku sambung deh....habis aku bingung sih mo nulis apalagi hehehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-3606427136625675456?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/3606427136625675456/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=3606427136625675456' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3606427136625675456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3606427136625675456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/08/kangeeen.html' title='Kangeeen'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-6332532650976858084</id><published>2007-08-11T23:29:00.000-07:00</published><updated>2007-08-11T23:30:56.828-07:00</updated><title type='text'>Pergi Tak Kembali</title><content type='html'>Setiap insan pasti merasa&lt;br /&gt;Saat perpisahan terakhir&lt;br /&gt;Dunia yang fana akan ditinggalkan&lt;br /&gt;Hanya amalan yang dibawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdengar sayup surah dibaca&lt;br /&gt;Sayunya alunan suara&lt;br /&gt;Cemas di dada...lemah tak bermaya&lt;br /&gt;Terbuka hijab di depan mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat tinggal pada semua&lt;br /&gt;Berpisahlah kita selamanya&lt;br /&gt;Kita tak sama nasib di sana&lt;br /&gt;Baikkah atau sebaliknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amalan dan takwa jadi bekalan&lt;br /&gt;Sejahtera bahagia pulang...ke sana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekujur badan berselimut putih&lt;br /&gt;Rebah bersemadi sendiri&lt;br /&gt;Mengharap kasih anak dan isteri&lt;br /&gt;Apa mungkin pahala dikirim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbaring sempit seluas pusara&lt;br /&gt;Soal-bicara terus bermula&lt;br /&gt;Sesal dan insaf tak berguna lagi&lt;br /&gt;Hancurlah jasad dimamah bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpisah sudah segalanya&lt;br /&gt;Yang tinggal hanyalah kenangan&lt;br /&gt;Diiring doa dan air mata&lt;br /&gt;Yang pergi takkan kembali lagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-6332532650976858084?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/6332532650976858084/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=6332532650976858084' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6332532650976858084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/6332532650976858084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/08/pergi-tak-kembali.html' title='Pergi Tak Kembali'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-632910533462604837</id><published>2007-08-11T03:29:00.000-07:00</published><updated>2007-08-11T03:31:01.213-07:00</updated><title type='text'>Ketika Aku Jatuh Cinta</title><content type='html'>Rabb...&lt;br /&gt;Saat aku menyukai seorang teman&lt;br /&gt;Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir&lt;br /&gt;Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb...&lt;br /&gt;Ketika aku merindukan seorang kekasih&lt;br /&gt;Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta SejatiMu&lt;br /&gt;Agar kerinduanku terhadapMu semakin menjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb...&lt;br /&gt;Jika aku hendak mencintai seseorang&lt;br /&gt;Temukanlah aku dengan orang yang mencintaiMu&lt;br /&gt;Agar bertambah kuat cintaku padaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb...&lt;br /&gt;Ketika aku sedang jatuh cinta&lt;br /&gt;Jagalah cinta itu&lt;br /&gt;Agar tidak melebihi cintaku padaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb...&lt;br /&gt;Ketika aku berucap aku cinta padamu&lt;br /&gt;Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut padaMu&lt;br /&gt;Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karenaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana orang bijak berucap...&lt;br /&gt;Mencintai seseorang bukanlah apa-apa&lt;br /&gt;Dicintai seseorang adalah sesuatu&lt;br /&gt;Dicintai oleh orang yang Kau cintai sangatlah berarti&lt;br /&gt;Tapi dicintai oleh Sang Pencipta adalah segalanya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-632910533462604837?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/632910533462604837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=632910533462604837' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/632910533462604837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/632910533462604837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/08/ketika-aku-jatuh-cinta.html' title='Ketika Aku Jatuh Cinta'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-743607045246708412</id><published>2007-08-03T04:54:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T04:56:10.102-07:00</updated><title type='text'>Lukisan Alam</title><content type='html'>Hidup tidak selalunya indah&lt;br /&gt;Langit tak selalu cerah&lt;br /&gt;Suram malam tak berbintang&lt;br /&gt;Itulah lukisan alam&lt;br /&gt;Begitulah aturan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah rumput nan lemah lembut&lt;br /&gt;tak luruh dipukul ribut&lt;br /&gt;Bagai karang didasar lautan&lt;br /&gt;Tak terusik dilanda badai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sukar... hitunglah kesyukuranmu&lt;br /&gt;Dalam senang... awasi kealpaanmu&lt;br /&gt;Setitis derita melanda&lt;br /&gt;Segunung KurniaanNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usah mengaharpkan kesenangan&lt;br /&gt;Dalam perjuangan perlu pengorbanan&lt;br /&gt;Usah dendam berpanjangan&lt;br /&gt;Maafkan kesalahan insan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diam... taburkanlah baktimu&lt;br /&gt;Dalam tenang... buangkanlah amarahmu&lt;br /&gt;Suburkanlah sifat sabar&lt;br /&gt;Dalam jiwamu itu&lt;br /&gt;Di dalam jiwamu itu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-743607045246708412?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/743607045246708412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=743607045246708412' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/743607045246708412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/743607045246708412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/08/lukisan-alam.html' title='Lukisan Alam'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-250639904265725422</id><published>2007-07-29T05:45:00.000-07:00</published><updated>2007-07-29T05:47:11.745-07:00</updated><title type='text'>Doa Seorang Kekasih</title><content type='html'>Oh Tuhan, seandainya telah Kau catatkan &lt;br /&gt;Dia milikku, tercipta untuk diriku &lt;br /&gt;Satukanlah hatinya dengan hatiku &lt;br /&gt;Titipkanlah kebahagiaan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, ku mohon &lt;br /&gt;Apa yang telah Kau takdirkan &lt;br /&gt;Ku harap dia adalah yang terbaik buatku &lt;br /&gt;Kerana Engkau tahu segala isi hatiku &lt;br /&gt;Pelihara daku dari kemurkaanMu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhanku, yang Maha Pemurah &lt;br /&gt;Beri kekuatan jua harapan &lt;br /&gt;Membina diri yang lesu tak bermaya &lt;br /&gt;Semaikan setulus kasih di jiwa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku pasrah kepadaMu &lt;br /&gt;Kurniakanlah aku &lt;br /&gt;Pasangan yang beriman &lt;br /&gt;Bisa menemani aku &lt;br /&gt;Supaya ku dan dia &lt;br /&gt;Dapat melayar bahtera &lt;br /&gt;Ke muara cinta yang Engkau redhai &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhanku, yang Maha Pengasih &lt;br /&gt;Engkau sahaja pemeliharaku &lt;br /&gt;Dengarkan rintihan hambaMu ini &lt;br /&gt;Jangan Engkau biarkan ku sendiri &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agarku bisa bahagia &lt;br /&gt;Walau tanpa bersamanya &lt;br /&gt;Gantikanlah yang hilang &lt;br /&gt;Tumbuhkan yang telah patah &lt;br /&gt;Ku inginkan bahagia &lt;br /&gt;Di dunia dan akhirat &lt;br /&gt;PadaMu Tuhan ku mohon segala&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-250639904265725422?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/250639904265725422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=250639904265725422' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/250639904265725422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/250639904265725422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/07/doa-seorang-kekasih.html' title='Doa Seorang Kekasih'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-7304778134792904364</id><published>2007-07-18T22:18:00.000-07:00</published><updated>2007-07-18T22:25:16.780-07:00</updated><title type='text'>PadaMu Ku Memohon</title><content type='html'>Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon kepadaMu dengan keyakinan bahwa hanya milikMu segala puji. Tiada sembahan yang haq disembah selain Engkau. Maha Pelimpah Karunia, pencipta langit dan bumi. Wahai yang memiliki segala kebesaran dan kemuliaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon kepadaMu dengan persaksian kami bahwa tiada sembahan yang haq selain Engkau, yang Mahaesa, yang dituju dalam segala permohonan, yang tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tiada seorang pun yang setara denganMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon dengan mengimani seluruh asmaMu yang indah, yang jika Engkau diseru denganya Engkau menyambut, dan jika Engkau dimohon dengannya Engkau memberi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon kepadaMu kiranya Engkau beri kami ampunan atas dosa–dosa kami, dosa–dosa kedua orangtua kami, dan dosa orang–orang Islam, laki–laki dan perempuan, yang masih hidup di antara mereka dan yang sudah meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ilmuMu terhadap yang ghaib, dan dengan kemahakuaasaanMu atas seluruh makhlukMu. Tetap hidupkanlah kami selama Engkau mengetahui bahwa hidup adalah lebih baik bagi kami. Dan matikanlah kami jika Engkau mengetahui bahwa mati adalah lebih baik bagi kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon kepadaMu, rasa takut kepadaMu disaat tidak dilihat orang dan disaat dilihat orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon kepadaMu kenikmatan yang tiada habisnya, dan kesenangan batin yang tiada putusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon kepadaMu rasa ridha setelah datang qadha (keputusaMu), dan rasa kesejukan hidup setelah mati. Dan kami mohon kepadaMu kelezatan memandang wajahMu yang mulia, dengan tanpa mengalami kesengsaraan yang bermudharat, dan tanpa mengalami ujian yang mengakibatkan kesesatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiasilah kami dengan hiasan Iman, dan jadikanlah kami penunjuk jalan yang tetap berjalan pada jalanMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon kepadaMu untuk melakukan segala kebaikan, meninggalkan segala kemungkaran, dan mencintai orang–orang miskin. Dan kami memohon kepadaMu agar Engkau melimpahkan maghfirah dan rahmat kepada kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukupilah kami dengan rezki dariMu yang halal, untuk tidak tamak terhadap yang Engkau haramkan. Dan berilah diri kami rasa kaya dengan karuniaMu untuk tidak berkebutuhan kepada selain Engkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karuniakanlah kami ketakwaan diri, dan sucikanlah ia, Engkaulah sebaik–baik yang yang menyucikan, Engkaulah pembimbing dan pemelihara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon kepadaMu kecintaan kepadaMu, kecintaan kepada orang–orang yang mencitaiMu, dan kecintaan kepada perbuatan yang mendekatkan kepada cintaMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon kepadaMu dengan seluruh asma yang Engkau miliki. Yang Engkau namakan diriMu dengan asma itu, atau Engkau wahyukan Asma itu dalam kitabMu. Kiranya Engkau jadikan Al–Qur'an yang agung tanaman yang subur di ladang hati kami, dan penyirna kesedihan kami, serta sebab sirnanya keresahan dan kedukaan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mohon kepadaMu kebaikan seluruh dunia dan di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak tunduk kepadaMu, dan mata yang tidak mementeskan air mata karena takut kepadaMu, serta do'a yang tak berkenan dariMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon kepadaMu keteguhan dalam melaksanakan ajaranMu, dan kekuatan tekad untuk menepati jalan petunjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon kepadaMu untuk mensyukuri nikmatMu, dan beribadah (menghambakan) diri dengan baik kepadaMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memohon kepadaMu hati yang suci dan lisan yang jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaikilah agama kami yang ia merupakan benteng bagi urusan hidup kami, perbaikilah urusan dunia kami yang padanya kehidupan kami, dan perbaikilah perkara akhirat kami yang padanya tempat kembali kami. Dan jadikanlah hidup ini sebagai tambahan segala kebajikan, serta jadikanlah mati sebagai keistirahatan (titik henti) bagi kami dari segala kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lontarkanlah di hati kami rasa berharap kepadaMu, dan putuskanlah harapan kepada selain Engkau. Kami mohon kepadaMU jiwa yang muthmainnah (tentram damai).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mohon kepadaMu kefahaman yang dimiliki oleh para Nabi, dan kekuatan menghafal ilmu sebagaimana yang dimiliki oleh para Rasul dan para malailkatMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada sembahan yang haq selain Allah semata, tiada sekutu baginya, hanya miliknya segala kerajaan dan kekuasaan, dan hanya milikNya segala puji, dan Dia Maha kuasa atas segala sesuatu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-7304778134792904364?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/7304778134792904364/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=7304778134792904364' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/7304778134792904364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/7304778134792904364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/07/padamu-ku-memohon.html' title='PadaMu Ku Memohon'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-8224552417175498315</id><published>2007-07-17T18:43:00.000-07:00</published><updated>2007-07-17T18:46:55.190-07:00</updated><title type='text'>Bulan dan bintang</title><content type='html'>Rembulan cahayanya menawan&lt;br /&gt;Menerangi kegelapan malam&lt;br /&gt;Bebintang sinar berkelipan&lt;br /&gt;Menghiasi cahaya rembulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan dan bintang menjadi saksi&lt;br /&gt;Kebesaran Ilahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bintang-bintang bertaburan&lt;br /&gt;Di angkasa, angkasa raya&lt;br /&gt;Panduan mereka yang berkelana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan oh rembulan&lt;br /&gt;Merentasi cakrawala&lt;br /&gt;Petunjuk perkiraan tahunan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan dan bintang menjadi saksi&lt;br /&gt;Kebesaran Ilahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinaran mentari menyinari&lt;br /&gt;Bumi Tuhan ceria kembali&lt;br /&gt;Awan berarak bebasnya&lt;br /&gt;Memayungi alam semesta&lt;br /&gt;Tunduk dan syukur pada Ilahi&lt;br /&gt;Kurniaan abadi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-8224552417175498315?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/8224552417175498315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=8224552417175498315' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8224552417175498315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8224552417175498315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/07/bulan-dan-bintang.html' title='Bulan dan bintang'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-8733824909974420248</id><published>2007-07-08T02:48:00.000-07:00</published><updated>2007-07-08T02:49:32.999-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Mencari Makna Cinta Sejati &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mencari cinta sejati?.siapakah yang benar-benar mencintai kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertepuk sebelah tangan sahaja tidak akan berbunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bercinta dengan yang tidak mencintai, akan menyebabkan seseorang itu kecewa dan merana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah lumrahnya apabila bercinta dengan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya bercinta dengan Allah, Tuhan yang Maha Pencinta atau’Al Waduud’ itu, cinta kita pasti akan berbalas. Bahkan ia diberi penghargaan dan disambut dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta Allah yang Maha Pencinta tidak memilih siapa, rupa, gaya dan bagaimana keadaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CintaNya boleh direbut oleh sesiapa sahaja, asalkan rajin berusaha untuknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang tidak pernah luput walau sesaat malahan terus berkekalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeza dengan manusia yang hanya cinta pada yang disukai dan diminati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintanya pula bermusim dan tidak kekal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu disenangi dicintai, bila jemu atau benci tidak lagi dicintai malah ditinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta manusia juga terhad dan ada kepentingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteri cintakan suami kerana suami tempatnya bergantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu mencintai anak kerana anak itulah penghiburnya di kala sunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan menyayangi kawan kerana dapat berkongsi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;merasai senang dan susahnya hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengikut sayangkan ketua kerana ketua menjadi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penaungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Allah yang Maha Pencipta mencintai hamba-hambanya tanpa ada kepentingan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah hanya melebihkan kecintaanNya kepada orang-orang yang mencintaiNya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai ganjaran buat hambaNya itu.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah akan murka kepada orang yang mengingkariNya, yang sombong,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan memang tidak mahu langsung mencintaiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta Seindah Yang Diucap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang boleh mengaku dan berikrar bahawa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia mencintai Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tindak-tanduknya dapat mencerminkan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah dia benar-benar mencintaiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah sendiri lebih tahu siapakah diantara &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hamba-hambanya yang benar-benar mencintaiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang benar-benar mencintai Allah sanggup &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbuat apa sahaja keranaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau terhadap orang yang dikasihi, suami dan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lain-lain diberikan perhatian dan tumpuan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sanggup berkorban apa sahaja, pastilah terhadap &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah lebih-lebih lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah sanggup pula bersusah payah bangun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam untuk bertemu dan bercakap-cakap dengan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kecintaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang orang lain seronok bergaul bebas dengan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kekasih hati, dia bermujahadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(melawan kehendak nafsu) menolak ajakan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kekasihnya kerana mengutamakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;larangan Allah SWT yang kasihNya lebih utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda Cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda seseorang itu mencintai Allah ialah dia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beriman kepada Allah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bertaqwa, berkorban untukNya dengan melakukan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebajikan, sabar,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bertaubat,membantu kerja-kerja menegakkan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;agama melakukan ibadah yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;fardhu dan rajin mengerjakan ibadah-ibadah sunat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkasih sayang dengan sesama manusia dan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saling bersilaturrahim kerana Allah, dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjaga batas-batasnya (),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saling beri-memberi kerana Allah demi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keredhaanNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak kerana yang lain.Allah melimpahkan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kecintaanNya dan menempatkan orang-orang yang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dicintaiNya itu pada kedudukan yang tinggi dan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mulia di Akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah isytiharkan cintaNya di dalam Al-Quran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepada orang yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh-sungguh beribadah berbuat kebaikan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;danberakhlak mulia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantaranya Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sabar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Surah: Ali Imran,Ayat:146.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebajikan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Surah Ali-Imran,Ayat: 134 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bertaubat dan mencintai orang-orang yang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mensucikan diri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Surah: Al-Baqarah. Ayat: 222 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya Orang Bercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntunglah orang yang bercinta dengan Allah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kerana mendapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perhatian,cinta dan kasih sayangNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istimewanya orang yang bercinta dengan Allah dan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendapat balasan cintaNya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seluruh isi langit dan bumi akan turut mencintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjadi kekasih Allah manakala orang yang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mencintainya turut mendapat kecintaan daripada &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang mendapat kecintaan Allah hidup &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahagia dan tenang ketika di dunia lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Akhirat Allah akan berikan kebahagian yang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah istimewanya orang yang bercinta dengan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan yang Maha Pencinta itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pasti tidak mahu gagal dalam bercinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar cinta kita berbalas, bercintalah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;denganNya,Tuhan yang Maha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencinta itu dengan curahan cinta agung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti akan mendapat balasan cinta yang istimewa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dariNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahkan di Akhirat, di dunia lagi, terasa di hati &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;balasan cintaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Rasulullah pernah bersabda :-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah sesuatu itu sekadar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkemungkinan ia akan menjadi kebencianmu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada suatu seketika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencilah yang engkau benci itu sekadar saja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berkemungkinan ia akan menjadi kecintaanmu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada suatu ketika.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-8733824909974420248?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/8733824909974420248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=8733824909974420248' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8733824909974420248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/8733824909974420248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/07/mencari-makna-cinta-sejati-mencari.html' title=''/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-5643653503002609268</id><published>2007-06-03T00:33:00.000-07:00</published><updated>2007-06-03T00:34:22.370-07:00</updated><title type='text'>Dari Hawa untuk Adam</title><content type='html'>KotaSantri.com : &lt;br /&gt;Wahai adam...&lt;br /&gt;Engkau ditakdirkn oleh Allah SWT sebagai pemimpin bagi hawa. Oleh karenanya Allah telah memberi kelebihan padamu, kelebihan yang tidak dimiliki hawa. Tapi mengapa jarang sekali engkau mencerminkan perilaku layaknya seorang pemimpin? Tahukah engkau apa pemimpin itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai adam...&lt;br /&gt;Allah SWT telah menciptakan hawa dari tulang rusukmu. Untuk mendampingimu mengarungi hidup. Mengiring menjadi khalifah fil ard. Jika dulu karena sayangmu pada hawa engkau memakan buah itu, hingga akhirnya tergelincirlah engkau dari surga, maka sekarang izinkan hawa mengantarkanmu ke surga kembali dengan menjadi pendamping serta pendukungmu, menegakkan hukum Allah di muka bumi. Menggoncangkan dunia dalam mencapai keridhaan Illahi Rabbi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Adam...&lt;br /&gt;Bagaimana engkau akan memimpin hawa sementara saat ini engkau lebih menggandrungi musik ketimbang ilmu. Bagaimana engkau akan menegakkan hukum Allah sementara kau masih berkiblat pada hukum selainNYA? Bagaimana hawa harus mendampingi dan mendukungmu sementara kini engkau belum pahami hakikat hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam...&lt;br /&gt;Engkau adalah manusia perkasa, namun kenapa engkau masih bersikap lemah? Lemah melawan hawa nafsu, lemah melawan kesenangan dunia, bahkan kadang kau tak berdaya melawan wujud bernama wanita. Ah... Adam, nelangsa rasanya melihat kau selemah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam...&lt;br /&gt;Apalah arti dunia jika surga pun di bawah telapak kakinya hawa, dan tentunya engkau tahu untuk siapa hawa diciptakan; Hawa diciptakan untuk mengabdi padamu sebagai refleksi ketaatan pada Illahi Rabbi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam...&lt;br /&gt;Jelas sudah petunjuk hidup dengan Al-Qur’an dan sunnah Nabi. Sudah sempurnakah kau membacanya, sedalam apakah kau memahaminya? Sejauh manakah kau mengamalkannya? Hidupmu bukan untuk sekedar ada. Engkau tercipta punya tujuan yang harus dicapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam...&lt;br /&gt;Engkau adalah kaum yang ditimang–timang sebagai pemuda generasi Islam, yang menyeru kepada al-haq (QS. 7/181), mencintai Allah SWT (QS. 5/54), saling melindungi dan menegakkan shalat (QS. 9/71), tidak sebagaimana para pemuda yang menjadi musuh Allah SWT (QS. 9/67), para pemuda yang memenuhi janjinya kepada Allah SWT (QS. 13/20), tidak ragu-ragu dalam berkorban diri dan harta untuk kepentingan Islam (QS. 49/15), serta pemuda yang memahami kondisi realitas lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam...&lt;br /&gt;Sadarlah! Engkau adalah seorang pejuang! Tak pernah tercatat dalam sejarah yang namanya pejuang berleha–leha apalagi berpangku tangan. Jadilah manusia dinamis seiring bangkitnya Islam. Satu, dua, tiga, atau empat hawa menunggumu di pelataran cinta tuk mengiringi engkau berjuang. Seribu bidadari menunggumu di akhir kemenangan perjuangan sebagai syuhada'. Kurang apakah fasilitas dan imbalan yang Allah berikan padamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam...&lt;br /&gt;Semoga Allah belum mengunci mati pintu hatimu sehingga setelah engkau membaca ungkapan ini, engkau bersegera bertekad menjadi Adam yang perkasa penuh keagungan, meninggalkan buaian dunia yang melenakan, menapak tegak di jalan para syuhada'. Karena ketika hati telah terkunci, diberi peringatan atau tidak, tak akan pernah berubah alias sama saja. Mengerikan bukan keadaan sepeti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Adam...&lt;br /&gt;Jangan lagi kau menjadi manusia lemah yang tunduk pada nafsu, jangan lagi kau terlena dengan kegandrunganmu pada musik dan melupakan ilmu, jangan lagi kau gadaikan hukum Allah dengan cinta sesaat bernama wanita. Karena sebagai kaum hawa yang tercipta dari tulung rusukmu, aku sukar menerimanya dan aku benci melihatnya!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-5643653503002609268?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/5643653503002609268/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=5643653503002609268' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5643653503002609268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5643653503002609268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/06/dari-hawa-untuk-adam.html' title='Dari Hawa untuk Adam'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-5078635567660346030</id><published>2007-05-27T20:15:00.000-07:00</published><updated>2007-05-27T20:29:49.552-07:00</updated><title type='text'>Cukuplah Hanya Allah</title><content type='html'>KotaSantri.com :&lt;br /&gt;      Sesuatu yang menurut kita baik untuk diri kita, kadang tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Karena belum tentu menurut pandangan ALLAH sesuatu yang disukai itu membawa kita pada kebaikan untuk diri kita atau pun lingkungan sekitar kita, dan belum tentu pula bisa menghantarkan kedekatan dengan ALLAH Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang kita hindari atau yang tidak kita harapkan terjadi dalam kehidupan kita, belum tentu tidak baik untuk masa depan kita menurut kacamata ALLAH. Mungkin saja di balik ketidaksukaan atau ketidaknyamanan yang kita rasakan itu, ALLAH memberikan petunjuk kepada kita untuk melangkahkan kaki menuju fase hidup selanjutnya. Di balik kejadian yang tidak sesuai dengan harapan, ALLAH menuntun kita agar kita tak bingung dalam menentukan arah. Agar kita terselamatkan dari segala macam keburukan atau malapetaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya tidak terima. Sepertinya sulit untuk bisa mengikhlaskan hati. Sepertinya berat untuk menjalaninya. Seperti hampir tak menemukan pintu tanpa kunci. Tapi, semua kepahitan, kegetiran, dan keberatan itu hanya untuk sementara. Sampai kapan? Tak kan bisa terjawab, karena hanya Dia yang berhak mengatur diri kita. Hanya Dia yang berhak menentukan apa yang terbaik buat diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari esok tak kan pernah ada yang tahu. Esok hanyalah milikNya. Jangan ciptakan harapan muluk-muluk, sebab biasanya tak kan terjadi, atau mungkin tidak terjadi. Tak usah pikirkan kebahagiaan diri, karena kebahagiaan tidak pernah berlabuh pada suatu titik, malah akan terus berlanjut seiring dengan kepahitan hidup yang harus kita lalui. Jalan tak bisa selamanya lurus. Kadang ada tikungan tajam yang harus kita lewati dengan penuh kehati-hatian, kadang jalan itu riskan penuh dengan bebatuan yang terjal, kadang banyak sekali belokan yang membuat diri bisa tersesat kehilangan arah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang mungkin kita sedang berada di jalan yang penuh dengan belokan yang membingungkan. Menuntut diri untuk membuat suatu keputusan dalam memilih belokan yang tepat. Harus ke mana melangkah? Belokan manakah yang akan menyelamatkan diri kita? Apa yang harus kita lakukan selanjutnya? Akankah Tuhan terangi sinarNya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"... Dan hati kan menjadi tentram manakala kau pasrahkan semua hanya kepadaNya..." Ketika kebimbangan itu menyentuh nurani, ingatlah padaNya. Ketika merasa seperti tak ada pilihan arah tuk berjalan, tetapkan hati hanya kepadaNya. Ketika kebahagiaan sepertinya sangat jauh terjangkau, syukuri banyak nikmatNya. Ketika harapan seakan memudar, jangan pernah putus asa dari rahmatNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-5078635567660346030?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/5078635567660346030/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=5078635567660346030' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5078635567660346030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/5078635567660346030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/05/cukuplah-hanya-allah.html' title='Cukuplah Hanya Allah'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-3729710382046402636</id><published>2007-05-25T05:46:00.000-07:00</published><updated>2007-05-25T06:42:16.231-07:00</updated><title type='text'>Kunci</title><content type='html'>Kunci kemudahan adalah Doa&lt;br /&gt;Kunci Keimanan adalah Mentaati Allah dan Rasul-Nya&lt;br /&gt;Kunci Keberuntungan adalah Ketakwaan&lt;br /&gt;Kunci Kebajikan adalah Kejujuran&lt;br /&gt;Kunci Untuk Senantiasa Tawaddu adalah Bersyukur&lt;br /&gt;Kunci Kelembutan Hati adalah Istigfar, Tilawah dan Senyum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-3729710382046402636?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/3729710382046402636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=3729710382046402636' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3729710382046402636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3729710382046402636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/05/kunci.html' title='Kunci'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-3671963207580717863</id><published>2007-03-29T21:30:00.000-07:00</published><updated>2007-03-30T21:09:02.843-07:00</updated><title type='text'>SAYANGNYA ALLAH PADA KITA</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Betapa&lt;/span&gt; sayangnya Allah pada kita, sehingga di dalam Al Qur'an disebutkan beberapa motivasi supaya hambaNya ini tabah dalam menghadapi segala ujian dan cobaan sebelum menuju ke perhentian abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kenapa Aku Diuji?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;" Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan :&lt;br /&gt;"Kami telah beriman'', sedangkan mereka tidak diuji?&lt;br /&gt;Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yg benar Dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yg dusta." (QS. Al-Ankabut: 2-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kenapa Aku Tak Dapat Apa Yg Aku Mau?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;"&lt;/strong&gt;Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahu. " (QS. Al-Baqarah: 216)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kenapa Ujian Seberat Ini?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;"&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dg kesanggupannya."&lt;br /&gt;(QS. Al- Baqarah: 286)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kenapa Hasilnya Seperti ini?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;" &lt;/strong&gt;Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yg paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yg beriman." (QS. Ali Imran :139)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana Aku Harus Menghadapinya?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;" Wahai orang-orang yg beriman! (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yg berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh (di medan perjuangan) dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah² sempadan), serta bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu berjaya (mencapai kemenangan) ." (QS. Ali-Imran : 200)&lt;br /&gt;''Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sholat dan sesungguhnya sholat itu amatlah berat kecuali pada orang-orang yg khusuk". (QS. Al-Baqarah : 45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apa Yang Aku Dapat Dari Semua Ini?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;" Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka......"(QS. At-Taubah : 111)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kepada Siapa Aku Berharap?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;" Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain diriNya. Hanya kepadaNya aku bertawakal". (QS. At-Taubah : 129)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Aku Tak Dapat Bertahan Lagi!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;"......dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kamu yg kafir." (QS. Yusuf : 12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-3671963207580717863?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/3671963207580717863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=3671963207580717863' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3671963207580717863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3671963207580717863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/03/sayangnya-allah-pada-kita.html' title='SAYANGNYA ALLAH PADA KITA'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-7153123513776889703</id><published>2007-03-27T21:49:00.000-07:00</published><updated>2007-03-27T21:54:26.665-07:00</updated><title type='text'>Wanita itu Cantik</title><content type='html'>Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya&lt;br /&gt;"Mengapa engkau menangis?"    &lt;br /&gt;"Karena aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.   &lt;br /&gt; "Aku tidak mengerti", kata anak itu.    &lt;br /&gt;Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernahmengerti"   &lt;br /&gt;Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya,&lt;br /&gt;"Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"    &lt;br /&gt;"Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis.    &lt;br /&gt;Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"      &lt;br /&gt;Tuhan berkata:  &lt;br /&gt;"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopangdunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan "  &lt;br /&gt;"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya "&lt;br /&gt;  "Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh "   "Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiapkeadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya " &lt;br /&gt; "Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannyadan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya "  &lt;br /&gt;"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan.  &lt;br /&gt;Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan."   &lt;br /&gt; "Kau tahu:  &lt;br /&gt;Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya,sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya."  &lt;br /&gt;"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-7153123513776889703?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/7153123513776889703/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=7153123513776889703' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/7153123513776889703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/7153123513776889703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/03/wanita-itu-cantik.html' title='Wanita itu Cantik'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-7181258543675515566</id><published>2007-03-27T03:04:00.000-07:00</published><updated>2007-03-27T03:11:36.378-07:00</updated><title type='text'>Cintailah Illahi</title><content type='html'>Rasa cintaAdalah satu anugerah&lt;br /&gt;Tuhan pada hambaNya&lt;br /&gt;Dan karenanya manusia sanggup apa saja&lt;br /&gt;Asalkan dia memiliki apa yang dicita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena cinta........&lt;br /&gt;Sanggup berkorban apa saja, harta dan nyawa&lt;br /&gt;Setiap detik hanya memikirkan tentang si dia yang tercinta&lt;br /&gt;Ingin bersama sepanjang masa&lt;br /&gt;Tetapi pastikah cintamu dihargai&lt;br /&gt;Mungkinkah si dia kan tetap setia&lt;br /&gt;Setelah kau serahkan jiwa dan ragamu&lt;br /&gt;Mungkinkah kau pastikan tidak kan dihancurkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau mencintai bunga&lt;br /&gt;Sadarlah engkau bunga itu kan layu&lt;br /&gt;Jika kau cintakan manusia&lt;br /&gt;Sadarlah suatu hari dia kan pergi&lt;br /&gt;Jika kau mencintai harta .....&lt;br /&gt;Harta itu nanti akan kau tinggalkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau mencintai Ilahi.....&lt;br /&gt;Hanya Dia yang akan kekal abadi&lt;br /&gt; Cintailah Ilahi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-7181258543675515566?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/7181258543675515566/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=7181258543675515566' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/7181258543675515566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/7181258543675515566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/03/cintailah-illahi.html' title='Cintailah Illahi'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-4717118530514613202</id><published>2007-03-22T02:48:00.000-07:00</published><updated>2007-03-22T03:19:16.970-07:00</updated><title type='text'>DZIKIR</title><content type='html'>kemarin aku menemukan tulisan bagus di komputer......ga tau sapa yg nulis.bagiku ga penting deh sapa yg nulis, tp yg jelas isi nya bagus banget jadi aku publish aja di blogku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DzikirAdalah sumber kenikmatan yang tak dapat dibeli&lt;br /&gt;Dengan materi sebesar apapun&lt;br /&gt;Tak dapat ditukar dengan kekayaan sebanyak apapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika badan bergetar menyebut nama Nya&lt;br /&gt;Ketika air mata mengalir membasahi raga&lt;br /&gt;Ketika alam pikiran di dalam keheningan&lt;br /&gt;Ketika kelopak mata merapat ke dalam perasaan&lt;br /&gt;Ketika biduk nurani mulai ditambatkan&lt;br /&gt;Ketika hati berpadu dengan hati Nya&lt;br /&gt;Ketika badan bersimpuh duduk berhadapan dengan Nya&lt;br /&gt;Ketika bibir dengan lirih mengucap kalimah&lt;br /&gt;Ketika kerinduan mulai terobati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menyapa dengan lembut nama kita&lt;br /&gt;Allah dengan sangat santun menyediakan waktu buat kita&lt;br /&gt;Allah tawarkan kemuliaan kepada kita&lt;br /&gt;Diberinya kita mahligai ketenangan hati&lt;br /&gt;Dihadiahkan kepada kita istana kesejukan jiwa&lt;br /&gt;Allah tuang air kesegaran sukma&lt;br /&gt;Disiramkan kepada bejana kekhusuan&lt;br /&gt;Dibanggakannya atas para malaikat nama kita&lt;br /&gt;Disepadankan dengan bintang – bintang di langitYang memancarkan cahaya&lt;br /&gt;Di umpamakan seperti lilin dimalam gulita&lt;br /&gt;Dikatakan kepada kita seperti manusia yang hidup bernyawa&lt;br /&gt;Dibersihkannya hati kita dari karat dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika cahaya hati telah menembus alam semesta&lt;br /&gt;Mengembara menembus ruang dan waktu&lt;br /&gt;Menyingkap semua misteri ghaib&lt;br /&gt;Akal dan pikiran tak berkutik membaca kehebatan penciptaan&lt;br /&gt;Panah ingatan dibidikkan padaKe Maha Sucian Sang Khaliq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallaah………..Subhanallaah……….Subhanallaah……….&lt;br /&gt;Tiada yang mampu menyamaiNya&lt;br /&gt;Subhanallaah……..Subhanallaah……….Subhanallaah……….&lt;br /&gt;Tiada yang mampu menandingiNya&lt;br /&gt;Allah……….Allah………..Allah…………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada kesia-sian atas penciptaan Engkau&lt;br /&gt;Tiada keraguan atas janji Engkau&lt;br /&gt;Tiada kemuliaan selain Kursi Mu&lt;br /&gt;Tiada kekuasaan selain Singgasana Mu&lt;br /&gt;Tiada kesombongan selain milik Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua mata mestinya berdzikir&lt;br /&gt;Semua telinga mestinya berdzikir&lt;br /&gt;Semua hidung mestinya berdzikir&lt;br /&gt;Semua kepala mestinya berdzikir&lt;br /&gt;Semua tangan mestinya berdzikir&lt;br /&gt;Semua kaki mestinya berdzikir&lt;br /&gt;Semua kulit mestinya berdzikirS&lt;br /&gt;Semua tulang mestinya berdzikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berjalan kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika duduk kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika berdiri kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika tidur kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika di kantor kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika di sawah kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika berdagang kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika di kendaraan kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika di majelis kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika sendiri kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika memerintah kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika diperintah kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika makan kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika mandi kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika tidur kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika bangun kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika hidup kita berdzikir&lt;br /&gt;Ketika mati kita berdzikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua batu berdzikir&lt;br /&gt;Semua air berdzikir&lt;br /&gt;Semua bukit dan gunung gunung berdzikir&lt;br /&gt;Bintang bintang berdzikir&lt;br /&gt;Matahari berdzikir&lt;br /&gt;Galaksi berdzikir&lt;br /&gt;Langit berdzikir&lt;br /&gt;Hujan berdzikir&lt;br /&gt;Api berdzikir&lt;br /&gt;Sungai berdzikir&lt;br /&gt;Hewan hewan berdzikir&lt;br /&gt;Padang mahsyar berdzikir&lt;br /&gt;Alam kubur berdzikir&lt;br /&gt;Shirat berdzikir&lt;br /&gt;Mizan berdzikir&lt;br /&gt;Hisab berdzikir&lt;br /&gt;Surga berdzikir&lt;br /&gt;Neraka berdzikir&lt;br /&gt;Malaikat malaikat berdzikir&lt;br /&gt;Arsy berdzikir&lt;br /&gt;Hammaratul Arsy berdzikir&lt;br /&gt;Mungkar berdzikir&lt;br /&gt;Nakir berdzikir&lt;br /&gt;Malik berdzikir&lt;br /&gt;Ridwan berdzikir&lt;br /&gt;Raqib berdzikir&lt;br /&gt;Atid berdzikir&lt;br /&gt;Izrail berdzikir&lt;br /&gt;Israfil berdzikir&lt;br /&gt;Zibril berdzikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DzikirAdalah sumber kekuatan yang tak dapat ditukar denganKekayaan sebesar apapun…..Dengan materi sebesar apapun…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita semua dapat menjalankan dzikir, seperti mereka.Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-4717118530514613202?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/4717118530514613202/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=4717118530514613202' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/4717118530514613202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/4717118530514613202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/03/dzikir.html' title='DZIKIR'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-3457342168382257340</id><published>2007-03-11T20:26:00.000-07:00</published><updated>2007-03-11T20:33:15.658-07:00</updated><title type='text'>Doaku</title><content type='html'>Bismillah yaa Rohmaanu yaa Rohiim BismillahBismillaah yaa Fattahhu yaa haliim BismillahYAa Allah yaa Rahmaanu yaa kariim yaa Alloh (2 kali)Bismillaah (3 kali)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Robbi&lt;br /&gt;Sudilah pandang kami&lt;br /&gt;Terangi jalan gelap ini&lt;br /&gt;Jangan biarkan aku terus sendiri&lt;br /&gt;Mencari mendaki dan berduri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa RobbiDengarlah doaku&lt;br /&gt;yaa RobbiHAdirlah dalam kehidupan kematian kami&lt;br /&gt;Coba dan Uji kan kulalui&lt;br /&gt;Yaa Alloh Yaa Rohman Yaa Rohiim&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-3457342168382257340?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/3457342168382257340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=3457342168382257340' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3457342168382257340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/3457342168382257340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/03/doaku.html' title='Doaku'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-117025471824484063</id><published>2007-01-31T06:35:00.000-08:00</published><updated>2007-01-31T06:45:18.980-08:00</updated><title type='text'>Keluarkan Dunia dari Hatimu</title><content type='html'>Ada yang bertanya, bagaimana caranya saya agar bisa mengeluarkan dunia dari hati saya?&lt;br /&gt;Caranya? lihatlah bagaimana mondar-mandirnya, problematisnya dunia melalui para pecinta dunia dan generasi duniawi, bagaimana dunia membuat mereka terpedaya dan terekayasa, membuat mereka alpa dan menyeret mereka di belakang dunia, hingga dunia menumpuk di punggung mereka, memamerkan keajaibannya, dan kemewahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara mereka ada yang gembira, menikmati fasilitas dunia, hidupnya penuh dengan kecukupan dan banyak orang yang menghambakan pada dunia. Dan pundit-pundi dunia seperti sesuatu yang terikat di atas leher dan kepala mereka, tiba-tiba runtuh, hancur dan luluh lantah seketika. Dunia hanya terkekeh-kekeh menertawai mereka, sedangkan Iblis ada di sisinya tertawa bersama-sama dengan dunia.&lt;br /&gt;Inilah sebuah aktivitas yang dikerjakan para raja, para penguasa, orang-orang kaya sejak zaman Nabi Adam dulu sampai besok hari kiamat. Dunia yang membuat mereka melambung namanya, tetapi juga menyungkurkan derajatnya. Dunia yang membuat mereka maju tetapi sekaligus terpental mundur ke belakang. Dunia yang membuat mereka kaya sekaligus membuat mereka jadi sangat miskin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling langka diantara mereka, justru yang selamat. Karena dia biasa mengalahkan dunia bukan dikalahkan dunia. Mereka tertolong dan terselamatkan Dari kejahatan duniawi. Dan mereka tergolong sangat terhitung jari. Mereka selamat dan tertolong karena mereka mengenal watak dunia, dan sangat kuat dalam mewaspadai tipudayanya.&lt;br /&gt;Wahai penanya, jika anda biasa memandang dengan kedua matahatimu pada cacat-cacat dunia, engkau biasa mengeluarkan dunia dari dalam hatimu. Namun bila engkau memandang dengan bola matamu engkau akan sibuk dengan pesonanya, dan segala cacat dunia akan tertutup, sehingga kamu tidak mampu mengeluarkan dunia dari hatimu, engkau tidak mampu zuhud dari dunia, dan engkau malah dibunuh dunia sebagaimana orang lain membunuhmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perangilah dirimu sendiri sampai dirimu meraih ketentraman. Bila engkau meraih ketentraman, dunia akan tampak cacat-cacatnya dan anda pun zuhud dari dunia. Ketentramannya terletak pada sikap hati yang menerima, dan sikap berselaras pada sirr (rahasia hati), dan jiwamu patuh pada keduanya atas apa yang diperintah dan dilarang oleh hati dan sirr. Anda menerima pemberian atau halangannya sekali pun. Itulah jiwamu akan tenteram pada qalbumu. Engkau akan melihat mahkota ketaqwaan dan kedekatan kepadaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu hendaknya anda tetap teguh beriman yang benar, meninggalkan kedustaan, dan meninggalkan kontra dengan para Sufi. Jangan sampai kalian menentangnya, karena para Sufi adalah para penguasa dunia dan akhirat, mereka adalah para penguasa kedekatan Ilahi, karena mereka menguasai segala hal selain Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah ta'ala telah mencukupi kaum Sufi dengan memenuhi hatinya untuk dekat kepadaNya, bermesraaan dalam kegembiraan cinta, dengan kemuliaan dan cahayaNya, kaum Sufi tidak menghiraukan orang yang memiliki dan memakan dunia, tidak memandang generasinya awal dan akhirnya, bahkan kehancurannya. Mereka menjadikan Allah Ta'ala sebagai pandangan mata rahasia batinnya. Mereka beribadah bukan karena takut akan kehancuran, tidak pula karena harapan memiliki, karena mereka diciptakan hanya untukNya, abadi bersamaNya, karena Allah menciptakan mereka sesuatu yang tidak anda ketahui. Allah berbuat sekehendakNya.&lt;br /&gt;Sementara orang munafik itu ketika bicara malah berdusta, ketika berjanji malah menipu, ketika diberi amanah malah khianat. Siapa yang bebas dari ketiga karakter ini - sebagaimana dalam hadits Nabi SAW - berarti bebas dari kemunafikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerti inilah yang membedakan antara Mu'min dan Munafik, maka raihlah sebagai cermin apakah dirimu itu munafik atau m'min, apakah dirimu bertauhid apakah musyrik. Dunia secara keseluruhan adalah fitnah dan sangat menghabiskan kesibukan, kecuali jika anda punya niat pada dunia untuk kemashlahatan akhirat. Bila niat benar maka semuanya akan menjadi ukhrawi. Jangan sampai nikmat ini semua sunyi dari syukur kepada Allah. Karena itu ikatlah nikmat Allah dengan syukur kepadaNya. Syukur kepada Allah Ta'ala dengan berterimakasih kepadaNya. Syukur itu sendiri ada dua macam.&lt;br /&gt;Pertama: memanfaatkan nikmat untuk ketaatan dan menolong orang miskin;&lt;br /&gt;Kedua; mengakui penuh bahwa yang memberi nikmat adalah Allah Ta'ala, dan berterimakasih kepadaNya. &lt;br /&gt;(bersambung)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-117025471824484063?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/117025471824484063/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=117025471824484063' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/117025471824484063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/117025471824484063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/01/keluarkan-dunia-dari-hatimu.html' title='Keluarkan Dunia dari Hatimu'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-117024684357317946</id><published>2007-01-31T04:31:00.000-08:00</published><updated>2007-01-31T04:34:03.913-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Jika jiwa terbebas dari dorongan duniawi &lt;br /&gt;dan berputus asa dari mahluk,&lt;br /&gt;maka ia akan membawa hasrat dan ketamakan kepada dorongan ukrawi,&lt;br /&gt;sehinga jiwa bersunguh- sunguh menaatinya,&lt;br /&gt;mengindari dunia,menentangg hawa nafsu &lt;br /&gt;dan setan,serta mengikuti ilmu.&lt;br /&gt;Ia menjadi mitra akal dan bersabar &lt;br /&gt;atas apa yang menunjuki kepada kebenaran &lt;br /&gt;sehingga ia selamat dan menyelamatkan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-117024684357317946?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/117024684357317946/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=117024684357317946' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/117024684357317946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/117024684357317946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/01/jika-jiwa-terbebas-dari-dorongan.html' title=''/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116970151219192228</id><published>2007-01-24T21:03:00.000-08:00</published><updated>2007-01-24T21:05:12.633-08:00</updated><title type='text'>Berburu Keberkahan</title><content type='html'>KotaSantri.com : Saudaraku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ingin fase kehidupan yang selalu mengalami peningkatan. Peningkatan secara keuangan, karir, jabatan, keilmuan, dan lain-lain. Kita juga selalu ingin mendapat tambahan waktu, tambahan usia, tambahan semua yang kita sukai, yang sepintas menjadi kunci kebahagian hidup. Tapi sebenarnya, seorang muslim sebaiknya berdo'a dan berharap pada Allah SWT agar memberikannya 'keberkahan' dalam semua urusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barakah artinya adanya kebaikan yang Allah berikan pada sesuatu. Bukan pada nominal dan materinya. Keberkahan itu, jika ada pada sesuatu yang sedikit, nilainya bisa menjadi banyak. Dan bila ada pada sesuatu yang banyak, nilainya bisa lebih banyak lagi. Buah keberkahan hidup yang paling besar adalah ketika kita menggunakan sesuatu untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan prihidup orang-orang shalih, orang-orang terpilih dari para ulama', para pencari ilmu, hamba-hamba Allah yang taat, kita pasti mendapatkan fakta keberkahan itu dalam hidup mereka. Di antara mereka, ada yang perolehan rizkinya di bawah dari kebutuhan standarnya, tapi Allah memberkahi dalam hartanya. Semua uang yang ia gunakan selalu membawa manfaat. Ada lagi yang lain, Allah SWT memberi barakah pada mereka dengan anak-anak yang bisa membantu mereka. Dari anak itu, lahir pula cucu-cucu yang menyenangkan hati. Ada lagi, seseorang yang waktu hidupnya selalu diisi dengan ketaatan kepada Allah dan begitu banyak memberi manfaat kepada orang lain. Sepertinya, orang itu mempunyai waktu satu hari yang lebih panjang dari orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah terus saudaraku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana orang-orang selain mereka menapaki hidup ini. Bagaimana orang-orang yang tak mendapatkan berkah dalam hidupnya. Orang yang mempunyai harta berlimpah, tapi ia mengalami letih dan lelah berlebihan sejak pagi, siang hingga malamnya. Ia bahkan harus berjaga malam untuk terus menerus berpikir demi mengejar keinginannya yang tak pernah terpuaskan. Ada pula orang yang diuji memiliki anak-anak, namun tidak bersikap baik kepada orangtua. Anak-anak yang tak kenal berbakti kepada orangtua. Yang selalu memunculkan keburukan. Sampai-sampai, orangtua mereka selalu memendam ungkapan, "Kapan saya bisa lepas dari mereka?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barakah dalam ilmu lain lagi. Ilmu yang diberkahi lebih terlihat jelas efeknya. Sebagian orang ada yang ilmunya tidak banyak, tapi Allah SWT memberi manfaat kepadanya hingga ia berhasil menjadi seorang guru, juru dakwah, pekerja yang baik, atau lainnya. Sementara, ada juga orang yang ilmunya banyak, tapi nyaris tidak terasa manfaatnya kepada orang sekitarnya. Ia tidak juga mampu membagi ilmunya untuk keberartian hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barakah bisa turun kepada apa saja. Kepada harta, anak, waktu, pekerjaan, ilmu, isteri, hasil pekerjaan, dakwah, kendaraan, rumah, anggota tubuh, pikiran, dan lain-lain. Karena itulah, petanyaan berikutnya adalah bagaimana kita bisa memperoleh barakah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur'an menyebutkan jelas-jelas korelasi keimanan dan ketakwaan dengan turunnya barakah yang kita inginkan itu. "Seandainya penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, niscaya kami bukakan atas mereka barakah dari langit dan bumi." (QS. Al-'Araf : 96). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat inilah, ketika seorang laki-laki datang mengadu kepada seorang shalih dengan mengatakan, "Saat ini harga-harga semakin tinggi dan tidak terjangkau." Lalu dijawab oleh orang shalih tersebut, "Turunkanlah dengan ketakwaan." Ketakwaan menurut para ulama' adalah kita mentaati Allah sesuai petunjuk Allah diiringi harapan pahala dari Allah SWT. Juga meninggalkan pembangkangan kepada Allah sesuai petunjuk Allah dan takut akan hukuman Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat turunnya keberkahan yang lain adalah sikap murah hati, dermawan, dan tidak ambisius mengeruk harta kekayaan. Rasulullah SAW mengatakan kepada Hakim bin Hizam RA, "Wahai hakim, harta ini hijau menawan. Barangsiapa yang mengambilnya dengan sekehendak nafsunya, ia tidak akan menjadi berkah." Rasulullah SAW lalu melanjutkan, "Orang yang melakukannya seperti orang yang makan makanan tapi tak pernah kenyang." (HR. Muslim). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberkahan bahkan bisa diambil dari sikap tidak membuang-buang dan tidak berlaku mubadzir terhadap kenikmatan yang Allah SWT berikan. Rasulullah SAW mencontohkan, dalam soal makanan, kita hendaknya memakan sampai bersih dan tidak ada yang tertinggal. Selanjutnya Rasulullah SAW mengatakan, "Kalian tidak tahu di bagian mana dalam makanan kalian itu terdapat barakah." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberkahan itu unik. Karena nilainya tak terukur dengan angka. Simaklah uraian Ibnul Jauzi yang bermakna dalam dan menyentuh tentang dimensi keberkahan, yang ditulis dalam kitab shaidul khatir yang terkenal itu. Katanya, "Tidaklah engkau pernah mendengar bahwa jika engkau tinggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantikannya untukmu dengan sesuatu yang lebih baik? Tidaklah engkau bisa mengambil pelajaran dari orang lain? Tidaklah engkau melihat dan perhatikan betapa banyak orang yang memiliki angan-angan bertumpuk tapi ia belum pernah secuil pun memperoleh angannya itu. Tidaklah engkau melihat betapa banyak alim yang mengumpulkan kitab dan buku-buku, namun ia tidak pernah mengambil manfaat dari tumpukan kitabnya? Berapa banyak orang yang mengambil manfaat dari kitab-kitab padahal ia sendiri hanya memiliki sejumlah kecil kitab? Berapa banyak orang yang hidupnya sangat menyenangkan, padahal ia hanya memiliki uang sejumlah dua dinar? Pada saat yang sama banyak orang yang uangnya bertumpuk-tumpuk tapi hidupnya begitu meresahkan dan berantakan? Tidaklah engkau cukup cerdas untuk menangkap kejadian orang yang meringankan perkara di satu sisi Allah cabut dari banyak sisi yang lain. Tidaklah engkau melihat seseorang memaksa keluarganya mengeluarkan uang berkali lipat lebih banyak daripada apa yang pernah ia dapatkan dari usahanya yang tidak halal?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari mencari dan berburu keberkahan dari Allah SWT...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116970151219192228?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116970151219192228/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116970151219192228' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116970151219192228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116970151219192228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/01/berburu-keberkahan.html' title='Berburu Keberkahan'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116927943153044554</id><published>2007-01-19T23:41:00.000-08:00</published><updated>2007-01-19T23:50:31.703-08:00</updated><title type='text'>Teruntuk Seorang Ikhw@n Soleh...</title><content type='html'>Ku tulis bait ini dalam rangkaian malamku yang panjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KU unggkap getar ini dalam ragu yang tertahan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu seorang ikhwan yang sedang mencari ilmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersama semua baktiku yang tertunda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama sepotong cinta yang tak akan sempurna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tidak juga kau ada...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk calon suamiku nun jauh disana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelak bila kau datang izinkan bakti dan taatku melebur bersama senyummu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iznkan cinta dan kehormatanku terpatri kuat untuk menjaga kehormatanmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk calon suamiku yang sedang berdakwah disana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa aku wanita asing bagimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti terangkanlah apa - apa yang tidak kumengerti darimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terangkanlah apa-apa yang tidak tersukai darimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar istri solehah menjadi mahkota mendampingimu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk calon suamiku yang masih sibuk dalam kelelahanmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa aku selalu menunggumu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunggu menjadi kendaraan yang nyaman buatmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi rumah yang lapang untukmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi penunjuk jalan yang lurus untukmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi penyejuk hatimu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Wahai engkau calon pengobat cintaku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila nanti Allah rizkikan engkau untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka semoga aku juga menjadi rizki mulia untukmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama menyempurnakan hati dalam Mahabah-Nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyemarakan dakwah dengan para Jundi - jundi Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersama kesederhanaan yang terbalut takwamu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama menggapai perjuangan ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang karenamu Allah semakin sayang padaku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dakwahku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116927943153044554?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116927943153044554/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116927943153044554' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116927943153044554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116927943153044554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/01/teruntuk-seorang-ikhwn-soleh.html' title='Teruntuk Seorang Ikhw@n Soleh...'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116927766713221261</id><published>2007-01-19T23:15:00.000-08:00</published><updated>2007-01-19T23:21:07.200-08:00</updated><title type='text'>JELANG GEMPITA TAHUN BARU 1428 HIJRIYYAH!</title><content type='html'>khwah fillah sekalian, menjelang Tahun Baru 1428 Hijriyyah yang bertepatan dengan 1 Muharram 1428 H, ada beberapa hal yang patut kita refleksikan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tahun Baru adalah saat yang tepat untuk mengintrospskesi diri, merenungi dan merefleksi diri bahkan juga umat ini. Kita renungkan apa yang hingga kini telah dicapai oleh kita umat Islam setelah kejatuhannya yang kedua pada tahun 1924 M yang lalu. Apa yang telah kita perbuat dan perjuangkan untuk kembali meniti jalan kebangkitan Islam menyongsong kejayaannya yang gemilang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah fillah sekalian, kita akan selalu ingat bahwa Rasulullah telah menjanjikan kepada umat ini berbagai kemenangan. Rasulullah pernah memberikan sinyalemen masa depan : "Suatu saat nanti umatku akan mampu menaklukkan Konstantinopel (Byzantium, Romawi Timur). Sebaik-baik pasukan adalah pasukan pada saat itu. Dan sebaik-baik pemimpin adalah pemimpin pada saat itu. Umatku juga akan menaklukkan bangsa Rum (Romawi Barat : Eropa&amp;Amerika)." Shahabat bertanya : "Yang manakah yang akan kita taklukkan terlebih dulu, ya Rasul?" Rasul menjawab : "Negerinya Heraklius (Konstantinopel) yang akan terlebih dulu kita taklukkan!" &lt;br /&gt;Dan kita lihat sebuah fakta ikhwah fillah sekalian, bahwasannya Konstantinopel takluk oleh seorang pemuda muslim Sulthan Muhammad al Fathih II tahun 1453 M pada usianya yang baru 23 tahun! Maka beliau bersama pasukannya saat itu telah membuktikan janji kemenangan yang telah Rasulullah berikan! Rentang masa Rasulullah dengan pembuktian janji itu sekitar 7s.d.8 abad lamanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan ikhwah fillah sekalian, masa yang kini kita hidup di dalamnya adalah masa yang berada dekat pada siklus kedua pembuktian janji itu. Kita berada pada masa yang sangat dekat dengan abad-abad kemenangan! Berarti, penaklukkan bangsa Rum (Eropa dan Amerika) sepertinya tidak lama lagi! Dan janji Rasulullah juga pasti akan terbuktikan! Dan kita sangat mengharapkan bahwa penaklukkan ini adalah penaklukkan damai, bukan peperangan. Islam yang diajarkan dan dicontohkan Rasulullah adalah Islam yang damai dan sangat membenci peperangan. Namun bukan berarti kita mengingkari perang jika ternyata kondisi mengharuskan kita untuk berperang. Kita perhatikan bahwa perang-perangyang ada pada masa rasulullah adalah perang-perang defensif. Posisi umat Islam pada saat itu berada pada posisi bertahan. Artinya, umat Islam yang diserang terlebih dahulu. Kita lihat Perang Badar, Uhud, Khandaq (Ahzab) akan kita temukan fakta ini! Setelah Perang Tabuk, Rasulullah berkata kepada para shahabat : "Mulai hari ini, mereka (kaum kafir) tidak akan lagi menyerang kita, kitalah yang akan menyerang mereka." Dan kita akan lihat fakta bahwasannya posisi ofensif (menyerang) yang dilakukan oleh Rasulullah adalah bukan penyerangan militer tapi justeru sebuah "jalan damai" yaitu dengan sebuah Perjanjian Hudaibiyyah. Dan serangan ofensif setelah itu adalah jalan damai Fathu Makkah (Pembukaan kota Makkah).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ikhwah fillah sekalian, mengapa umat yang dididik (tarbiyyah) oleh Rasulullah mampu menjadi pemimpin dunia. Mereka pada awalnya adalah orang-orang gurun, ada juga yang badui. Mereka bodoh dan terbelakang. Kebanyakan mereka adalah para penggembala. Tapi ikhwah sekalian, suatu kekuatan besar telah merasuki jiwa-jiwa mereka. Dan jiwa-jiwa itulah yang mampu menghantarkan Islam hingga ke segenap penjuru dunia. Islam pun memimpin dan melayani dunia dengan implementasi ajarannya yang mulia. Hingga kita pun merasakannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ikhwah fillah sekalian, jumlah shahabat yang tertarbiyyah (terbina) saat hijrah dari Madinah ke Makkah saat Fathu Makkah adalah sekitar 120 orang. Ketika terjadi peristiwa Fathu Makkah, maka umat Islam pun menjadi sekitar 120.000-an orang. Dan kini kita saksikan bahwa jumlah total umat Islam sedunia ada sekitar 1,2 milyaran orang!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ikhwah fillah sekalian, Rasulullah juga pernah memberikan kabar gembira : "Telah diperlihatkan kepadaku bahwa umatku akan berkuasa dan memimpin dunia dan wilayah umatku itu terbentang dari Timur hingga Barat. Wilayah itu dihimpunkan hingga aku melihat ada warna merah dan putih."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yang pasti warna merah-putih dalam hadits ini tidak ada kaitannya dengan warna bendera Indonesia. Tapi ikhwah fillah sekalian, saya seperti merasa bahwa merah-putih itu adalah kita umat Islam di bumi Indonesia! Kita lihat faktanya bahwa Indonesia adalah negeri dengan jumlah muslim terbesar di seantereo jagat. Kita juga akan terhenyak dan sadar ketika seorang Ulama Internasioanl Syaikh Yusuf al Qaradhawy menyatakan bahwa kami (umat Islam di Timur Tengah khususnya, di belaha dunia yang lain umumnya) butuh sosok pemersatu. Dan beliau sangat mengharapkan bahwa sosok itu adalah umat Islam di bumi Indonesia ini! Kami, kata beliau, sangat butuh sosok yang akan memimpin dunia Islam. Dan sekali lagi, ikhwah fillah sekalian, mereka sangat mengharapkan sosok itu adalah kita; kaum muslimin di bumi nusantara!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bagaimana dengan kita ikhwah fillah sekalian!? Kita sangat sadar bahwa kita umat Islam di Indonesia sedang terjangkit virus "Mulim Paradox". Yaitu suatu kondisi di mana ada paradox (pertentangan) antara entitas Islam dengan entitas Muslim-nya. Ibaratnya seperti Langit dan Sumur! Islam itu langit dan umat Islam itu sumur! Islam mengajarkan keshalihan, tapi faktanya banyak kita yang tidak shalih. Islam mengajarkan kejujuran, tapi faktanya yang koruptor kebanyakn orangIslam. Islam sangat menganjurkan kepedulian terhadap kondisi umat, tapi faktanya banyak di antara kita yang egois dan apatis. Islam sangat memerintahkan tentang penguasaan IPTEK, tapi kita malah terjangkit penyakit kebodohan. Islam sangat memerintahkan kita untuk kuat dalam segala hal (politik, ekonomi, pendidikan, sosial, dsb.), tapi faktanya kita lemah dalam itu semua!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lalu bagaimana solusinya ikhwah fillah sekalian? Tak ada jalan lain selain "mendekatkan" Islam yang langit dan umat Islam yang sumur akan menggapainya! Dan jalan itu adalah jalan tarbiyyah di segala bidang! Jalan pembinaan dan pendidikan! Secara utuh dan sesuai dengan manhaj Rasulullah tentunya! &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan jalan tarbiyyah itu, kita umat Islam Indonesia akan mampu melahirkan para khalifah (pahlawan mukmin) yang akan mengemban amanah kemenangan dan kejayaan! Karena itu, berbuatlah yang banyak dan terarah agar terlahir manusia-manusia muslim Indonesia yang berderajat khalifah! Dan hal ini harus dimulai dari diri kita sendiri. Maka, jadikanlah diri kita seorang khalifah. Dan akan lahir ribuan bahkan jutaan khalifah-khalifah yang lain! Dan untuk menjadi seorang khalifah, tidak perlu menanti tegaknya Asy Syri'ah! Tidak perlu menanti datangnya Sang Mesiah! Tidak perlu menanti tegaknya Al Khilafah! &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena itu ikhwah fillah sekalian, jadilah khalifah mulai saat ini! Dan sambutlah momen Tahun Baru Muharram ini dengan JIWA BARU! Dengan RUH BARU! Dan dengan SEMANGAT BARU!!!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;SELAMAT TAHUN BARU 1428 HIJRIYYAH....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116927766713221261?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116927766713221261/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116927766713221261' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116927766713221261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116927766713221261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/01/jelang-gempita-tahun-baru-1428.html' title='JELANG GEMPITA TAHUN BARU 1428 HIJRIYYAH!'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116927688174087815</id><published>2007-01-19T23:06:00.000-08:00</published><updated>2007-01-19T23:08:02.120-08:00</updated><title type='text'>Lelaki Sejati</title><content type='html'>KotaSantri.com : Lelaki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki Sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki Sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki Sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di&lt;br /&gt;hormati di tempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati di dalam rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki Sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada di balik itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki Sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yang memuja, tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki Sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca Al-Qur'an, tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapakah yang dapat memenuhi kriteria seperti itu?"&lt;br /&gt;Dialah teladan umat manusia, baginda Nabi Besar Muhammad SAW&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116927688174087815?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116927688174087815/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116927688174087815' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116927688174087815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116927688174087815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/01/lelaki-sejati.html' title='Lelaki Sejati'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116850548015348977</id><published>2007-01-11T00:44:00.000-08:00</published><updated>2007-01-11T00:51:20.496-08:00</updated><title type='text'>Ah, yang Penting kan Hatinya!</title><content type='html'>Banyak syubhat di lontarkan kepada kaum muslimah yang ingin berjilbab. Syubhat yang 'ngetrend' dan biasa kita dengar adalah " Buat apa berjilbab kalau hati kita belum siap, belum bersih, masih suka 'ngerumpi' berbuat maksiat dan dosa-dosa lainnya, percuma dong pake jilbab! Yang penting kan hati!  lalu tercenunglah saudari kita ini membenarkan pendapat kawannya tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syubhat lainnya lagi adalah " Liat tuh kan ada hadits yang berbunyi: Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk(rupa) kalian tapi Allah melihat pada hati kalian..!. Jadi yang wajib adalah hati, menghijabi hati kalau hati kita baik maka baik pula keislaman kita walau kita tidak berkerudung!. Benarkah demikian ya ukhti,, ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku muslimah semoga Allah merahmatimu, siapapun yang berfikiran dan berpendapat demikian maka wajiblah baginya untuk bertaubat kepada Allah Ta'ala memohon ampun atas kejahilannya dalam memahami syariat yang mulia ini. Jika agama hanya berlandaskan pada akal dan perasaan maka rusaklah agama ini. Bila agama hanya didasarkan kepada orang-orang yang hatinya baik dan suci, maka tengoklah disekitar kita ada orang-orang yang beragama Nasrani, Hindu atau Budha dan orang kafir lainnya liatlah dengan seksama ada diantara mereka yang sangat baik hatinya, lemah lembut, dermawan, bijaksana. Apakah anda setuju untuk mengatakan mereka adalah muslim? Tentu akal anda akan mengatakan "tentu tidak! karena mereka tidak mengucapkan syahadatain, mereka tidak memeluk islam, perbuatan mereka menunjukkan mereka bukan orang islam. Tentu anda akan sependapat dengan saya bahwa kita menghukumi  seseorang berdasarkan perbuatan yang nampak(zahir) dalam diri orang itu.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana pendapatmu ketika anda melihat seorang wanita di jalan berjalan tanpa jilbab, apakah anda bisa menebak wanita itu muslimah ataukah tidak? Sulit untuk menduga jawabannya karena secara lahir (dzahir) ia sama dengan wanita non muslimah lainnya.Ada kaidah ushul fiqih yang mengatakan "alhukmu ala dzawahir amma al bawathin fahukmuhu "ala llah' artinya hukum itu dilandaskan atas sesuatu yang nampak adapun yang batin hukumnya adalah terserah Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya tidak ada yang bisa menyangsikan kesucian hati ummahatul mukminin (istri-istri Rasulullah shalallahu alaihi wassalam) begitupula istri-istri sahabat nabi yang mulia (shahabiyaat). Mereka adalah wanita yang paling baik hatinya, paling bersih, paling suci dan mulia. Tapi mengapa ketika ayat hijab turun agar mereka berjilbab dengan sempurna (lihat QS: 24 ayat 31 dan QS: 33 ayat 59) tak ada satupun riwayat termaktub mereka menolak perintah Allah Ta'ala. Justru yang kita dapati mereka merobek tirai mereka lalu mereka jadikan kerudung sebagai bukti ketaatan mereka.Apa yang ingin anda katakan?  Sedangkan mengenai hadits diatas, banyak diantara saudara kita yang tidak mengetahui bahwa hadits diatas ada sambungannya. Lengkapnya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari Abu Hurairah, Abdurrahman bin Sakhr radhiyallahu anhu dia berkata, Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk tubuh-tubuh kalian dan tidak juga kepada bentuk rupa-rupa kalian, tetapi Dia melihat hati-hati kalian "(HR. Muslim 2564/33). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits diatas ada sambungannya yaitu pada nomor hadits 34 sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk rupa kalian dan juga harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan perbuatan kalian. (HR.Muslim 2564/34). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua adalah seiring dan sejalan, hati dan amal. Apabila hanya hati yang diutamakan niscaya akan hilanglah sebagian syariat yang mulia ini. Tentu kaum muslimin tidak perlu bersusah payah menunaikan shalat 5 waktu, berpuasa dibulan Ramadhan, membayar dzakat dan sedekah atau bersusah payah menghabiskan harta dan tenaga untuk menunaikan ibadah haji ketanah suci Mekah atau amal ibadah lainnya. Tentu para sahabat tidak akan berlomba-lomba dalam beramal (beribadah) cukup mengandalkan hati saja, toh mereka adalah sebaik-baik manusia diatas muka bumi ini. Akan tetapi justru sebaliknya mereka adalah orang yang sangat giat beramal tengoklah satu kisah indah diantara kisah-kisah indah lainnya. Urwah bin Zubair Radhiyallahu anhu misalnya, Ayahnya adalah Zubair bin Awwam, Ibunya adalah Asma binti Abu Bakar, Kakeknya Urwah adalah Abu Bakar Ash-Shidik, bibinya adalah Aisyah Radhiyallahu anha istri Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam. Urwah lahir dari nasab dan keturunan yang mulia jangan ditanya tentang hatinya, ia adalah orang yang paling lembut hatinya toh masih bersusah payah giat beramal, bersedekah dan ketika shalat ia bagaikan sebatang pohon yang tegak tidak bergeming karena lamanya ia berdiri ketika shalat. Aduhai,..betapa lalainya kita ini,..banyak memanjangkan angan-angan dan harapan padahal hati kita tentu sangat jauh suci dan mulianya dibandingkan dengan generasi pendahulu kita. Wallahu'alam bish-shawwab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116850548015348977?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116850548015348977/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116850548015348977' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116850548015348977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116850548015348977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/01/ah-yang-penting-kan-hatinya.html' title='Ah, yang Penting kan Hatinya!'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116770840470530170</id><published>2007-01-01T19:24:00.000-08:00</published><updated>2007-01-01T19:26:45.416-08:00</updated><title type='text'>CINTAILAH CINTA</title><content type='html'>Adalah sesuatu yang menyakitkan ketika kita mencintai seseorang, namun ia&lt;br /&gt;tak pernah membalasnya, tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika kita&lt;br /&gt;mencintai seseorang sedangkan kita tidak pernah dapat menemukan keberanian&lt;br /&gt;unt! uk mengungkapkan perasaan kita padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah hal yang menyedihkan dalam hidup ketika kita bertemu dengan&lt;br /&gt;seseorang, yang sangat berarti bagi kita, hanya untuk mengetahui pada&lt;br /&gt;akhirnya seseorang tersebut tidak ditakdirkan untuk bersama kita, sehingga&lt;br /&gt;kita harus dengan berat hati membiarkannya pergi dan berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman terbaik adalah teman dimana ketika kita duduk bersama disebuah&lt;br /&gt;ayunan, tanpa ada ucapan sekatapun, dan ketika harus berpisah dengannnya,&lt;br /&gt;terasa seolah hal tersebut merupakan percakapan paling menyenangkan yang&lt;br /&gt;pernah dilakukan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah benar bahwa kita takkan pernah tahu apa yang telah kita dapatkan&lt;br /&gt;hingga kita kehilangannya. Tetapi adalah benar juga, ketika kita tidak tahu&lt;br /&gt;apa yang telah hilang hingga hal tersebut menghampiri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impikan saja apa yang ingin kita impikan, pergi saja kemanapun kita ingin&lt;br /&gt;pergi, jadilah sebagai sosok yang kita inginkan, karena kita hanya memiliki&lt;br /&gt;satu buah kehidupan dan satu buah kesempatan untuk dapat melakukan semua&lt;br /&gt;hal yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letakkan diri kita sebagai layaknya orang lain, jika kita merasa hal yang&lt;br /&gt;kita lakukan akan menyakiti diri kita, hal tersebut mungkin akan menyakiti&lt;br /&gt;yang lain pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata yang terucap tanpa perhitungan mungkin akan menyulut&lt;br /&gt;perselisihan, perkataan yang kejam dapat menghancur-kan kehidupan, sebuah&lt;br /&gt;kata yang tak tepat mungkin juga mampu menambah beban batin seseorang,&lt;br /&gt;dan... sebuah kata yang penuh cinta kasih mungkin dapat menyembuhkan dan&lt;br /&gt;memberikan berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang paling bahagia adalah orang yang tidak merasa selalu membutuhkan&lt;br /&gt;semua hal terbaik, mereka hanya berfikir bagaimana menciptakan semua hal&lt;br /&gt;menjadi terbaik bagi mereka, yang berlalu dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta dimulai dengan sebuah senyum dan berakhir dengan air mata. Ketika&lt;br /&gt;kita dilahirkan, kita adalah orang yang menangis, sementara orang-orang&lt;br /&gt;disekeliling kita tersenyum bahagia.Ketika kita menanggalkan hidup, maka&lt;br /&gt;kita adalah pihak yang tersenyum begitu bahagia... sementara orang&lt;br /&gt;disekeliling kita menangis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116770840470530170?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116770840470530170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116770840470530170' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116770840470530170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116770840470530170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2007/01/cintailah-cinta.html' title='CINTAILAH CINTA'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116761861134372859</id><published>2006-12-31T18:29:00.000-08:00</published><updated>2006-12-31T18:30:12.106-08:00</updated><title type='text'>Nikmat Hujan Hari Ini</title><content type='html'>Alhamdulillah, kalimat asma Allah yang keluar di pagi ini. Hari ini hujan deras turun pertama kali di bumi Merak, setelah sekian lama penantian dengan sekian lama pengharapan tuk merasakan butiran–butiran air kasih sayang yang turun dari atas langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendung, kilat, dan guntur menyerta, seperti ingin menumpahkan seluruh rasa, rindu, dan kangennya yang ingin menyetuh bumi sebagai kekasihnya. Subhanallah, puji dan puja hanya kepadaMu atas limpahan segala karunia, segala rahmat, dan atas segala limpahan rizki serta kasih sayangMu kepada kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpeluh keringat setiap hari yang kurasakan seakan sirna, taman di depan rumah pun terkena dampaknya, semua bunga dan tanaman seakan bernyanyi, menari tertiup angin melambaikan tangkainya menyambut sang hujan. Dan semuanya pun bertasbih atas nikmat hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butiran–butiran itu segera menyapa keringnya tanah dan bebatuan, menyapa kering pepohonan serta bersilaturahmi dengan sawah–sawah yang memang ingin sekali mengajaknya singgah lebih lama. Memberikan kesuburan, memberikan keuntungan kepada para petani yang gerah dan gelisah menunggu tuk segera kembali mengayuh cangkulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah..., Alhamdulillah..., Alhamdulillah... Terima kasih ya Allah atas nikmat Hujanmu hari ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116761861134372859?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116761861134372859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116761861134372859' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116761861134372859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116761861134372859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/12/nikmat-hujan-hari-ini.html' title='Nikmat Hujan Hari Ini'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116761781530257549</id><published>2006-12-31T18:15:00.000-08:00</published><updated>2006-12-31T18:17:08.556-08:00</updated><title type='text'>Memilih</title><content type='html'>KotaSantri.com : Hidup manusia selalu dihadapkan pada berbagai pilihan. Ketika muda, kita diharuskan memilih sekolah. Setelah selesai, kita wajib memilih pekerjaan. Lalu memilih tempat tinggal, memilih pasangan hidup, bahkan juga memilih partai politik untuk menyalurkan aspirasi kita. Kadang kita bingung, apa pegangan atau parameter kita dalam memilih ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah mengajarkan do'a yang bisa ditarik hikmah yang dalam. Do'a itu sering dibaca orang seusai shalat. Bunyinya, "Allahumma inni as'aluka salamatan fid dien, wa 'afiyatan fi jasadi, wa ziyadatan fi 'ilmi, wabarakatan fi rizqi, wa taubatan qablal maut." Do'a ini bisa kita jadikan tips memilih ala Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama, salamatan fid din, pilihan itu harus menyelamatkan agama kita. Kita masih bisa mengkaji Islam, masih bisa ibadah, masih bisa menutup aurat, masih bisa menjauhi yang haram, dan menjalankan yang wajib, termasuk untuk berdakwah. Rugi kita memilih sekolah yang keren, tapi nanti merusak aqidah kita. Demikian juga dalam memilih tempat kerja, rumah, atau jodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, afiyat fi jasadi, pilihan itu harus mampu menjaga kesehatan kita, tidak mengikis tubuh kita sedikit demi sedikit tanpa makna. Apa artinya penghasilan tinggi, tapi badan hancur, sampai nggak bisa ibadah lagi, sehingga kebahagiaan tidak berkelanjutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, ziyadatan fi ilmi, pilihan itu meningkatkan pengetahuan dan pengalaman kita. Kita bergaul atau bekerja tidak untuk makin bodoh. Jadi, pilih lingkungan kerja atau pergaulan yang meluaskan wawasan maupun ilmu kita, sebagai bekal amal shaleh kita. Karena tiada amal kecuali dengan ilmunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, barakatan fi rizqi, pilihan itu membawa berkah dalam rizki kita. Rizki kita itu tidak cuma yang berujud materi, tapi juga yang non materi, seperti udara yang segar, suasana aman dan tenang, istri yang shalihah, dan seterusnya. Apa artinya pilihan dengan penghasilan besar dan fasilitas mewah, bila lalu jarang ketemu anak istri, sampai akhirnya rumah tangga seperti neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, taubatan qabla maut, pilihan itu masih memberi ruang kepada kita untuk memperbaiki diri, taubat, atau bahkan bila perlu menarik diri (mundur) secara baik-baik, bila ternyata ada sesuatu yang haram atau membahayakan di dalamnya. Ada bidang 'profesi' yang praktis tidak memberi peluang exit seperti ini, misalnya jadi dealer narkoba. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, semua ini dilandasi dengan pengenalan syari'at yang shahih, serta niat yang ikhlas, insya Allah akan menjadikan kita meraih kebaikan dalam pilihan-pilihan kita. Karena semua ukuran baik-buruk, berkah-tidak, tentu saja tidak oleh ukuran manusia yang picik ini, tapi oleh ukuran-ukuran yang ditetapkan Allah dalam hukum syari'atnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. 2 : 216).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116761781530257549?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116761781530257549/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116761781530257549' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116761781530257549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116761781530257549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/12/memilih.html' title='Memilih'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116755934867934716</id><published>2006-12-31T02:01:00.000-08:00</published><updated>2006-12-31T02:02:33.630-08:00</updated><title type='text'>Menatapi Kemilau Hari Qurban</title><content type='html'>Malam hari gelombang Allahu Akbar merapat-rapat&lt;br /&gt;Pada titik kejenuhan gelombang itu hilang cepat&lt;br /&gt;Terbayang aku hari Idul Fitri&lt;br /&gt;Bergetar hati merindui lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang itu harusnya meresap-resap&lt;br /&gt;Layak tanah gurun tersiram air di hisap&lt;br /&gt;Mengorbankan cinta maya dunia sandiwara&lt;br /&gt;Merebut cinta pada segala Maha Sutradara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fajar baru gulung malam sebentar saja&lt;br /&gt;Anak manusia bergembira menggelar Idul Adha&lt;br /&gt;Walau shubuh itu terlewat tanpa ada luka&lt;br /&gt;Bersuka ria berkumpul di tempat terbuka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang mulai merayap-rayap lenyap&lt;br /&gt;Tercium hamparan daging nan sedap &lt;br /&gt;Tertawa kita binatang di potong-potong&lt;br /&gt;Menghilang rasa iba nyumpet di kolong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebatas itu merasa dekat pada Mahakuasa&lt;br /&gt;Lupa kita pada tumpukan kesalahan menguasa&lt;br /&gt;Berharap jasa tidak pasrahi jiwa raga&lt;br /&gt;Pulang jadi lupa ada malaikat menjaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binatang di belah-belah&lt;br /&gt;Jadi santapan di rumah&lt;br /&gt;Binatang sudah jalani keinginan pencipta&lt;br /&gt;Anak manusia ingkar dan terus berdusta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang enggan memanjai malas juga&lt;br /&gt;Mengikat uang biar ada rasa bangga&lt;br /&gt;Tidak punya rasa syukur pada pemberi nikmat&lt;br /&gt;Bersenang saja sama dunia peduli di laknat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RumahNya cuma ramai di hari raya&lt;br /&gt;Agama di buka-buka kalau mau saja&lt;br /&gt;Berubah-ubah bentuk kita punya Tuhan&lt;br /&gt;Pada waktu, tempat, situasi, dan kesempatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KotaSantri.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116755934867934716?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116755934867934716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116755934867934716' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116755934867934716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116755934867934716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/12/menatapi-kemilau-hari-qurban.html' title='Menatapi Kemilau Hari Qurban'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116728903675654634</id><published>2006-12-27T22:55:00.000-08:00</published><updated>2006-12-27T22:57:16.960-08:00</updated><title type='text'>AWAS! Toleransi Semu</title><content type='html'>Waduh…belum apa-apa judulnya udah serem banget. Seakan-akan ada sesuatu yang berbahaya dengan kosakata AWAS! Yup, emang kita mau ngomongin sesuatu yang berbahaya yang tanpa sadar mengintai akidah kaum Muslimin atas nama toleransi semu. Bahaya yang mengintai setiap bulan Desember dan tahun baru. Yup, bahaya perayaan Natal dan perayaan Tahun Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana natal merebak di sekitar kita. Mal, plaza, hotel, toko, baliho di jalan-jalan protokol, dan umbul-umbul sepanjang jalan terlihat semarak menyambut natal dan tahun baru. Tak ketinggalan televisi dan radio juga saling bersaing program natal dan tahun baru. Acara-acara yang tersuguh khas nuansa natal semisal pohon cemara dan pernik-perniknya, lagu malam kudus atau Holy Night dalam versi Inggris-nya dan juga nggak ketinggalan Jingle Bell. Juga ada Sinterklas dan kado-kado, kereta salju yang ditarik anjing kutub dan anak-anak miskin yang mendapat kegembiraan karena ada hadiah-hadiah yang mereka inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jarang kaum Muslimin terlena dengan itu semua. Hati-hati dengan adek-adek kamu yang masih kecil. Mereka mudah sekali silau dengan gemerlap natal dan banyak kado menyertai. Tapi, yang silau sama natal bukan cuma anak-anak kecil. Orang-orang tua bahkan ulama banyak juga yang bukan hanya silau, tapi malah ikut-ikutan larut di dalamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena terbiasanya mereka disuguhi pemandangan natal dan tahun baru Masehi, akhirnya merasa seakan-akan perayaan itu adalah bagian dari kehidupan bermasyarakat. Belum lagi para bapak dan ibu yang duduk sebagai pejabat dan mengaku-aku dirinya ulama mencontohkan diri dengan ikut menghadiri perayaan natal dan tahun baru itu. Akhirnya kaum Muslimin dibuat bingung mana yang hak dan batil karena semua sudah dicampur aduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natal dan tahun baru bukan budaya kita&lt;br /&gt;Natal dan tahun baru jelas-jelas budaya dan milik kaum Nasrani. Natal diperingati sebagai kelahiran Yesus yang mereka pertuhankan. Meskipun kita kaum Muslimin mengakui Nabi Isa, tapi tak dibenarkan untuk mengakuinya sebagai Tuhan. Bukan sekadar tak dibenarkan tapi juga haram alias mutlak tidak bolehnya. Lagi pula kelahiran Nabi Isa sendiri juga bukan di bulan Desember. Lha wong aliran sekte Kristen yang lain aja ada yang merayakan Natal di bulan Januari kok. Herbert W. Arsmtrong (1892-1986), seorang pastur di Worldwide Church of God, Amerika Serikat, menyatakan dalam bukunya, The Plain Truth about Christmas, bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember. Nah lho?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Deedat Syihabuddin M.H, seorang kristolog dalam wawancaranya dengan majalah Sabili mengatakan, “Isa Almasih bukan lahir tanggal 25 Desember. Di kalangan Kristen sendiri ada perbedaan, ada yang tidak mau merayakan Natal pada 25 Desember seperti Advent dan Yehova. Mereka menganggap Yesus lahir tanggal 1 Oktober. 25 Desember itu, upacara penyembahan Dewa Matahari.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Most of all, setelah Muhammad datang, cuma ajaran beliau aja yang boleh diikuti. Ajaran nabi-nabi sebelumnya sudah dihapus dengan kedatangan Muhammad Rasulullah saw. sebagai nabi akhir jaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun baru juga sama aja. Ini tahun baru Masehi, diperingati untuk mengingat sang Mesiah (asal kata dari Masehi alias Nabi Isa juga) dilahirkan ke bumi. Kita nggak perlu latah ikut-ikutan merayakan meski sekadar mengucapkan selamat tahun baru. Karena bagaimana pun, ucapan tahun baru selalu mengekor dengan ucapan natal. Kita punya kok tahun baru sendiri. Tahun baru Hijriyah. Sebagai momentum peringatan Rasulullah saw. hijrah dari Mekah ke Medinah dan mendirikan Negara Islam di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tahun baru masehi bukan budaya kaum muslimin, lihat juga bagaimana orang-orang itu merayakannya. Hura-hura, pesta, kembang api, dansa, dan banyak acara maksiat lainnya yang digeber semalam suntuk. Jelas banget, semua hal itu sama sekali nggak sesuai dengan budaya kaum Muslimin yang sangat menjaga diri dari segala perbuatan sia-sia dan maksiat. Udah acaranya nggak ada tuntunannya dalam Islam, eh, cara merayakannya juga amat sangat tidak terpuji.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;Bagaimana sikap kita?&lt;br /&gt;Jelas dong, sikap kita sebagai kaum Muslimin untuk tidak mengikuti perayaan itu meskipun sekadar mengucapkan natal dan tahun baru. Lha wong kita tidak meyakini kedua perayaan itu kok mau mengucapkan selamat. Bukankah yang selamat itu cuma mereka yang meyakini akidah Islam saja? Jangan khawatir kamu dituduh tidak toleran hanya karena tidak mau mengucapkan selamat natal dan tahun baru. Toh, makna toleran tidak sesempit itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toleran itu cukup dengan mengakui adanya keberagaman di sekitar kita. Kita tak mengganggu keyakinan dan ibadah mereka dan begitu sebaliknya. Mereka juga tidak boleh mengusik akidah dah ibadah kaum Muslimin. Toleran tidak bermakna untuk ikut-ikutan dan mencampuradukkan keyakinan kita dengan keyakinan dan peribadatan agama lain. Bukankah telah dinyatakan oleh Allah dalam surat al-Kafirun bahwa bagimu agamamu dan bagiku agamaku? Ya sudah, cukup ini saja yang jadi patokan kita, oke?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering saya diberi ucapan selamat tahun baru oleh teman-teman baik Muslim atau nonmuslim. Kalo ucapan Natal jelas nggak, karena identitas saya sebagai muslimah dengan jilbab dan kerudung sangat jelas terlihat. Saya selalu katakan pada mereka, bahwa saya tidak merayakan tahun baru Masehi. Malam tahun baru toh nggak beda dengan malam-malam sebelum dan sesudahnya. Baru kalo di penghujung malam tahun baru matahari terbit dari barat, itu baru saya takjub dan pantas untuk dirayakan. Teman-teman langsung pada keki karena kalo beneran seperti itu, artinya kiamat dong hehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya tidak berhenti di situ saja. Harus ada penjelasan secara logis mengapa kita tidak mau merayakan atau sekadar mengucapkan selamat tahun baru. Penjelasan sederhana di atas sudah cukup kamu gunakan sebagai penjelasan bila ada yang nekat ngucapin hal yang sama ke kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sikap kita jelas dalam hal ini. Tak ada yang namanya nggak enak ati karena ini menyangkut masalah akidah dan keimanan. Nggak main-main urusannya. Meskipun dengan itu kita harus dengan sabar memberi penjelasan dan pengertian bagi mereka yang emang belum ngerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya punya teman pena dari Finlandia. Kami bersahabat sudah lebih dari sepuluh tahun. Setiap bulan Desember tiba, ia selalu mengirim kartu ucapan merry christmas and happy new year pada saya. Bahasa Finland-nya sih “Hyvä  Joulua ja Onnellista Uutta Vuotta!” Padahal sudah berulangkali saya jelaskan padanya kalo saya seorang Muslim dan tidak merayakan natal atau pun tahun baru masehi. Saya jelaskan pula kalo kami punya tahun baru sendiri, Hijriyah. Tapi lucunya, dia selalu heran dan bingung dengan penjelasan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usut punya usut, ternyata merayakan natal di negeri Barat tidak berkaitan dengan keyakinan seseorang. Teman pena saya ini mengakunya bukan seorang nasrani, karena ia tidak percaya terhadap ketuhanan Yesus. Ia bilang kalo ia tidak percaya dengan tuhan yang ada di gereja. Ia percaya dengan tuhan menurut definisinya sendiri. Hihi, kacau yah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, baginya natal adalah sebuah perayaan yang tidak ada nilai religiusnya sama sekali. Tidak ada acara pergi ke gereja. Tidak ada acara membaca doa atau pun hal-hal keagamaan lainnya. Natal cuma momen untuk bisa kumpul bersama keluarga, makan enak, pesta dan mabuk hingga pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tetap saya jelaskan bahwa meskipun natal di Barat saat ini kehilangan nilai religinya, tapi saya tidak bisa menerima ucapan itu. Bagaimana pun natal tidak bisa dilepaskan dari mana ia berasal dan dalam konteks apa ia diperingati. Memang tidak mudah membuat teman saya ini paham karena perbedaan budaya dan keyakinan yang sangat mencolok di antara kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemanan bukan berarti bisa dengan seenaknya mencampurkan akidah dan keimanan. Harus ada batas yang jelas untuk itu. Toh, kami tetap berteman dengan baik meskipun saya tak pernah mengucapkan merry christmas and happy new year padanya. Ia juga tak pernah menuntut saya untuk mengucapkannya. Malah yang sering, dia suka tanya-tanya tentang Islam dan saya dengan senang hati menjelaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang bisa diambil dari cerita saya di atas? Jangan pernah ambil kompromi untuk masalah penting dan mendasar. Perayaan dan ucapan natal dan tahun baru memang ringan di lidah, tapi berat di timbangan pada hari penghisaban nantinya. Maksudnya berat dalam hal mengurangi timbangan kebaikan kamu alias jadi tekor. Jadi jangan pernah menganggap enteng hal ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok, ada ulama ikut natalan?&lt;br /&gt;Mungkin di antara kamu ada yang bertanya-tanya seperti ini. Jangan kuatir, ngaku-ngaku ulama saat ini memang gampang. Tapi dari perbuatannya, kamu kan bisa menilai ulama seperti apakah yang ada pada dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merusak Islam sudah bukan jamannya lagi dari luar. Diperangi secara fisik, dibenci oleh kaum kafir, dicemooh dan diludahi seperti jaman nabi. Saat ini ada yang lebih keren tapi berbahaya dalam merusak Islam yaitu dari dalam. Dari pemeluk Islam sendiri dan dari mereka yang mengaku ulama panutan umat. Kalo ulamanya sudah kena, maka umat pun akan mudah diarahkan ke jalan tidak benar. Gampang kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi dengan adanya sebuah jaringan yang teroraganisasi dengan baik untuk menghancurkan Islam dari dalam, yakni JIL alias Jaringan Islam Liberal. Islam kok liberal? Hehe makanya nggak pantas banget kata Islam disandang dan bersanding dengan liberal. Terus, apa hubungannya dengan perayaan natal dan tahun baru?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekalah yang gencar mempromosikan ajakan untuk merayakan dan mengucapkan natal dan tahun baru. Alasannya sih slogan pluralisme agama yang sering jadi dalih. Merekalah yang suka memberi cap eksklusif pada kita-kita yang berusaha berjuang dan menerapkan Islam secara kaffah (keseluruhan). Lucu ya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musuh-musuh Islam nggak perlu repot-repot untuk menghancurkan Islam karena sudah ada mesin penghancur itu dari dalam. Pihak JIL inilah yang paling getol mengadakan diskusi dan seminar dalam merusak ide dan akidah Islam. Lha wong teman-teman saya yang nasrani aja nggak repot kok meski saya dan teman-teman yang lain nggak mengucapkan selamat natal pada mereka. Dan kami juga tetap berteman sebatas hal-hal yang memang dibolehkan. Bukan mencampuradukkan akidah dan keimanan. Kok, malah pihak yang mengaku dirinya muslim yang ajak-ajak untuk ikut natalan. Aneh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, kamu jangan heran lagi kalo ada ulama yang ikut natalan bahkan ajak-ajak umatnya untuk mengikuti perbuatannya. Ingat, setiap individu akan bertanggung jawab terhadap amal perbuatan masing-masing. Nggak ada ceritanya entar di akhirat ketika dihisab dan ditanya kamu akan bikin alasan “Saya kan cuma ikut-ikutan ulama anu.” Ulama anu itu bisa jadi ikut bikin alasan “Salah sendiri, ngapain kamu mau ikut-ikutan saya?” Nah lho, jadi ribet kan urusannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah lho, masing-masing saling menyalahkan. Kalo kamu paham Islam dengan baik dan benar, kondisi itu nggak akan terjadi. Meskipun ulama, kalo perbuatannya gak benar ya seharusnya dinasehati bukan diamini aja. Bukankah itu sejatinya sikap seorang Muslim? Saling menasihati dalam kebenaran dan dalam kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo ternyata si ulama tetap ngeyel? Kita ingkari aja perbuatannya dalam hati sambil terus melakukan upaya penyadaran terhadap teman-teman dan keluarga kita, supaya mereka nggak ikut-ikutan perbuatan yang nggak bener itu. Kalo kamu punya kemampuan menulis, bisa tuh bikin tulisan sederhana terus kamu tempel di mading sekolah. Atau bisa kamu kirimkan ke surat pembaca di surat kabar kotamu. Jangan cuma diam aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk nih, kalo kamu pandai berbicara di depan banyak orang, jelaskan kepada mereka persoalan ini. Nggak perlu takut dicerca. Oke?&lt;br /&gt;Kalo musuh Islam gencar menyerang dengan dalih toleransi dan pluralisme, maka kita harus lebih giat dan semangat untuk menyadarkan umat akan bahaya ide ini. Kalo mereka punya backing dana banyak, media massa yang jadi corong ide rusak, pejabat korup, ulama syu’ (jahat), kita punya satu hal. Meski satu tapi dahsyat. Apakah itu? Kekuatan Iman. Backing-nya langsung bersandar pada Yang Maha Dahsyat. Pemilik langit dan bumi. Kalo Ia sudah menjadi sumber kekuatan kita, siapa yang bisa mengalahkan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuh kan, keren banget! Allah sebagai backing kita. Allah sebagai sumber kekuatan kita. Hanya satu pertanyaan untuk kamu dan kita semua, maukah kita menjadi pejuang di jalanNya? Itu saja! Semoga kita semua siap. Setuju kan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116728903675654634?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116728903675654634/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116728903675654634' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116728903675654634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116728903675654634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/12/awas-toleransi-semu.html' title='AWAS! Toleransi Semu'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116701230354212844</id><published>2006-12-24T17:59:00.000-08:00</published><updated>2006-12-24T18:05:03.810-08:00</updated><title type='text'>Salam Terakhir</title><content type='html'>Aku Sadari Kau Harus Pergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggalkan Diriku Mengejar Semua Cita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Sadari Ku Harus Sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalani Hidupku Tanpa Dirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin Kubisikkan Kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Menemani mu Pergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Terakhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Kau Dapat Menggapainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulanglah Untukku Kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku akan Slalu Menanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiranmu Slalu Kunanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisiku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116701230354212844?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116701230354212844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116701230354212844' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116701230354212844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116701230354212844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/12/salam-terakhir.html' title='Salam Terakhir'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116547089293802087</id><published>2006-12-07T21:54:00.000-08:00</published><updated>2006-12-06T21:54:53.363-08:00</updated><title type='text'>Pelajaran dari Cicak</title><content type='html'>Anda tahu cicak? Tentu saja tahu, hampir disetiap rumah ada cicak. Cicak punya keistimewaan bisa berjalan di atap dengan badan terbalik, tetapi bukan itu yang ingin saya lihat pada saat ini, justru yang akan kita lihat adalah "kelemahan" cicak yang tidak bisa terbang, sementara makanan cicak bisa terbang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini bisa kita ambil pelajaran, meskipun cicak tidak bisa terbang tetapi mereka masih bisa memakan nyamuk. Itu menunjukan bahwa cicak sudah di atur rezekinya oleh Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata [QS 11:6] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga manusia dan makhluq yang lainnya. Allah telah menetapkan rizkinya masing-masing. Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezeki untukmu, dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai. [QS 14:32] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rezeki adalah pemberian Allah, bukan dari tempat Anda bekerja sekarang, bukan dari bisnis Anda, bukan dari deposito Anda. Semua itu hanyalah sarana Anda mendapatkan rezeki, karena memang Allah yang memerintahkan kita untuk mencari rezeki tentu saja dengan berbagai sarana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah akan rezeki Allah, jangan yakin dengan rezeki yang sekarang Anda dapatkan ditempat Anda bekerja sekarang ini. Mungkin saja ditempat lain rezeki Anda sudah menunggu. Tidak ada jaminan Anda akan mendapatkan rezeki dari tempat sekarang terus-menerus, karena bukan perusahaan Anda yang meluaskan dan menyempitkan rezeki Anda, tetapi Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba- Nya. [QS 17:30] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa besarnya gaji Anda, jika Allah telah menetapkan bahwa itu bukan rezeki Anda, maka itu mudah bagi Allah. Mungkin saja rezeki itu menjadi rezeki dokter yang mengobati penyakit Anda. Mungkin saja semua gaji Anda ludes dirampok, dan berbagai kemungkinan lainnya. Bahkan makanan yang tinggal beberapa senti kemulut Anda masih bisa jatuh menjadi rezekinya semut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun rezeki sudah di atur oleh Allah, tetapi kita tetap dituntut untuk berusaha sendiri. Cicakpun berusaha, mendekati tempat terang dimana di sana banyak nyamuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.....sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan- Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, [QS 8.53] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bishawab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116547089293802087?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116547089293802087/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116547089293802087' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116547089293802087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116547089293802087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/12/pelajaran-dari-cicak.html' title='Pelajaran dari Cicak'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116546267772606979</id><published>2006-12-07T19:30:00.000-08:00</published><updated>2006-12-06T19:37:58.080-08:00</updated><title type='text'>Hidup Adalah Surga</title><content type='html'>Hidup adalah kumpulan hari, bulan, dan tahun yang berputar tanpa pernah kembali lagi. Setiap hari umur bertambah, usia berkurang. Hal itu berarti kematian kian dekat. Semestinya kita kian arif dan bijak menjalaninya, tetap dalam kesalehan, bertambah kuat akidah, semakin khusyuk dalam beribadah, dan mulia akhlak. Pada puncak kebaikan itu lalu kita wafat, itulah husnul khatimah. &lt;br /&gt;Kehidupan jasad hanyalah sementara di dunia. Sedangkan kehidupan roh mengalami lima fase, yaitu: arwah, rahim, dunia, barzah, dan akhirat. Berarti hidup di dunia hanya terminal pemberhentian menuju akhirat. Allah SWT mengingatkan, ''Kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.'' (QS: Al-A'laa [87]: 17). Rasulullah saw menggambarkan bahwa hidup ini tak ubahnya seorang musafir yang berteduh sesaat di bawah pohon yang rindang untuk menempuh perjalanan tanpa batas. Karena itu, bekal perjalanan mesti disiapkan semaksimal mungkin. Sebaik-baik bekal adalah takwa (QS Albaqarah [2]: 197). &lt;br /&gt;Orang bertakwa adalah orang yang sangat cerdas. Ia tidak mau terjebak pada ''keenakan'' sesaat, tetapi menderita berkepanjangan. Karenanya, ia mengolah hidup yang sesaat ini menjadi berarti untuk kehidupan panjang tanpa akhir nanti. ''Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.'' (QS Al-Ankabuut [29]: 64). &lt;br /&gt;Hidup ini di bawah tatapan dan aturan Allah. Segalanya digulirkan dan digilirkan: hidup, lalu mati; kecil, akhirnya membesar; muda, lama-lama tua; dan muncul kesenangan, terkadang berganti kesedihan. Semua fana. Tetapi, di tengah kefanaan itu, umat Rasulullah yang paling sukses --sebagaimana dijelaskan dalam hadis --adalah yang paling banyak mengingat mati, lalu mempersiapkan hidup setelah mati. &lt;br /&gt;Akhirnya, orang-orang cerdas akan tahu, sadar, dan yakin bahwa hidup bukan untuk mati, tetapi mati itulah untuk hidup. Hidup bukan untuk hidup, tetapi untuk Yang Mahahidup. Karenanya, jangan takut mati, jangan cari mati, jangan lupa mati, dan rindukanlah mati. Mengapa? Karena, kematian adalah pintu berjumpa dengan-Nya -- perjumpaan terindah antara kekasih dengan Kekasihnya. &lt;br /&gt;Subhanallaah, ternyata hidup ini surga, saudaraku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116546267772606979?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116546267772606979/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116546267772606979' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116546267772606979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116546267772606979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/12/hidup-adalah-surga.html' title='Hidup Adalah Surga'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116386009612416139</id><published>2006-11-18T06:27:00.000-08:00</published><updated>2006-11-18T06:28:16.576-08:00</updated><title type='text'>Aku Takut Menikah Karena Belum....</title><content type='html'>1. Belum Bekerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah masalah klasik seputar menikah, terutama bagi pihak pemuda. Ketika sudah merasa cocok dengan seorang muslimah, dan jika ditunda-tunda bisa berakibat buruk, ternyata si Pemuda belum punya pekerjaan untuk menghidupi keluarga kelak. "mau dikasih makan apa anak dan istri kamu, dikasih cinta doang ?!?" Begitulah perkataan sinis yang senantiasa terngiang-ngiang ditelinganya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang laki-laki memang merupakan tulang punggung dalam sebuah keluarga. Menghidupi seluruh anggota keluarga adalah tangging jawabnya. Rasulullah bersabda, yang artinya, "Bertaqwalah kepada Allahdalam memperlakukan wanita. Sebab kamu mengambilnya dengan amanat allah dan farjinya menjadi halal bagi kamu dengan kalimat Allah. (Menjadi) kewajiban kamu untuk memberi rizki dan pakaiannya dengan cara yang baik." (HR.Muslim) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, penghasilan dalam suatu keluarga memang diperlukan. Namun sebenarnya, tidak berarti belum kerja kemudian tidak boleh menikah. Allah SWT berfirman, yang artinya, "Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian (belum menikah) diantara kamu, dan orang-orang yang layak menikah dari hamba-hamba sahayamuyang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui." (Surat An-Nur : 32) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghasilan bisa dicari setelah menikah. Yang pertama kali harus dilakukan adalah percaya dan yakin akan janji Allah pada firman-Nya di atas. Tak sedikit pemuda yang susah mencari kerja sebelum menikah, tapi setelah menikah ternyata banyak tawaran kerja dan peluang kerja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai persiapan sebelum menikah, kesungguhan dalam menuntut ilmu dunia agar kelak mudah mendapatkan penghidupan yang baik pula untuk dilakukan. Walaupun tak selamanya relevan, kuliah yang baik dan dan prestasi yang bagus masih merupakan suatu modal yang dapat diandalkan dalam mencari kerja. Bagaimana kalau kuliah sudah terlanjur tidak karuan ? Jika sudah begini perlu juga pegang prinsip bahwa pekerjaan kelak tidak harus sesuai dengan bidang yang dipelajari saat ini. Banyak yang dapat rejeki lumayan dari bekerja dalam suatu bidang yang dulu tidak pernal dipelajari dalam jenjang pendidikan formal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan lain yang bisa dilakukan adalah kuliah sambil kerja. Sembari menabung, juga bisa untuk jaga-jaga apabila ketika lulus nanti tidak langsung diterima bekerja sesuai bidang yang dipelajari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Belum Lulus &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan yang pertama, masalah yang satu ini bisa menjadi penghalang bagi pihak pemuda dan pemudi. Mungkin seseorang sudah bekerja atau sudah punya prinsip untuk mencari kerja setelah menikah namun ia ragu untuk menikah gara-gara belumlulus kuliah. Bisa jadi pula yang punya alasan seperti ini sang pemudi pujaan hatinya. Bayangan kuliah sambil menikah baginya tampak menyeramkan. Kuliah sambil mengurus diri sendiri saja sudah repot apalagi jika harus ditambah tanggung jawab mengurus orang lain. Ditambah kalau si buah hati sudah lahir dan belum juga lulus kuliah, tampaknya akan tambah repot. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, menikah tidaklah selalu mengganggu kuliah. Malahan hadirnya pendamping hidup baru bisa menambah semangat utuk belajar. Bisa jadi, sebelum menikah malas-malasan belajarnya, ketika sudah menikah malah tambah semangat dan tambah rajin untuk belajar. Tidak sedikit yang mengalami perubahan demikian, apalagi secara peraturan akademik seorang mahasiswa sudah diperbolehkan untuk menikah. Seorang mahasiswa sudah tidak dianggap ABG (Anak Baru Gede) lagi, tapi AUG (Anak Udah Gede) alias sudah dewasa. Seorang yang sudah dewasa dianggap sudah bisa bertanggung jawab apa yang menjadi pilihan hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar untuk tetap mengadakan persiapan jika mengambil jalan menikah di saat masih kuliah. Yang pertama harus disadari adalah bahwa hidup berkeluarga adalah berbeda dengan hidup sendirian. Tidak pantas jika orang yang sudah menikah tetap bebas, lepas, menelantarkan keluarganya sebagaimana dulu bisa ia lakukan ketika masih lajang. Orang yang menikah sambil kuliah juga harus pandai-pandai mengatur waktu antara tanggung jawabnya dalam keluarga dan dalam belajar. Selain waktu, manajemen pemikiran juga solid, karena begitu menikah masalah-masalah dulu yang belum ada mendadak bermunculan secara serentak. Bagaimana memahami pasangan hidup baru, bagaimana jika hamil dan melahirkan, bagaimana mendidik anak, bagaimana mencari rumah -nebeng mertua atau cari kontrakan-, bagaimana bersikap kepada mertua, tetangga dan lain-lain, apalagi masih harus memikirkan pelajaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusing....? Semoga tidak. Sebenarnya menikah sambil kuliah bisa disiapkan sejak hari ini, bahkan juga sudah sejak SD. Modal awalnya adalah manajemen diri sendiri. Ketika seorang sudah sejak dahulu berlatih untuk hidup mandiri, akan mudah baginya untuk hidup berkeluarga. Misalnya saja sudah sejak SD bisa mencuci pakaian dan piring sendiri, mengatur waktu belajar, berorganisasi, dan bermain, mengatur keuangan sendiri, dan sebagainya. Kesiapan juga bisa diraih jika seseorang biasa menghadapi dan memecahkan problem hidupnya. Karena itu perlu organisasi dan bersaudara dengan orang lain, saling mengenal, memahami orang lain dan membantu kesulitannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Belum Cocok &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin pula sudah lulus, sudah kerja, sudah berusaha cari calon pasangan tapi merasa belum menemukan pasangan yang cocok, sehingga belum jadi menikah pula, padahal sudah hampir tidak tahan ! Ini juga merupakan masalah yang bisa datang dari kedua belah pihak, baik pihak pemuda maupun pemudi. Kecocokan memang diperlukan. yang jadi ertimbangan dasar dan awal tetntu saja faktor agama, yaitu aqidah dan akhlaknya. Allah berfirman, yang artinya : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka (perrempuan-perempuan mukmin) tidak halal bagi laki-laki kafir. Dan laki-laki kafir pun tidak halal bagi mereka." (Al-Mumtahanah : 10) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah juga bersabda, "Wanita itu dinikahi karena 4 hal : karena kecantikannya, karena keturunannya, karena kekayaannya, dan karena agamanya. Menangkanlah dengan memilih agamanya maka taribat yadaaka (kembali kepada fitrah atau beruntung)." (HR. Al-Bukhari, Muslim, dan lain-lain) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan yang lain adalah nomor dua setelah pertimbangan agama. Namun kebanyakan di sinilah ketidakcocokannya. Sudah dapat yang agamanya bagus tapi kok nggak cocok pekerjaannya, nggak cocok latar belakang pendidikannya, nggak cocok hobinya, warna matanya kok begitu, pakai kacamata, kok hidungnya...dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau mencari kekurangan tiap orang pasti punya kekurangan karena tidak ada manusia yang diciptakan secara sempurna. Sudah cantik, kaya, keturunan bangsawan, pandai, rajin, keibuan, penyayang, tidak pernah berbuat salah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang pemuda atau pemudi sudah mau menikah, memang seharusnya cari tahu dulu tentang calon pasangan hidupnya ke sahabatnya, saudaranya atau ustadznya, atau yang lainnya, baik kelebihan maupu kekurangannya. Jika sudah tahu, tanyakan pada diri sendiri, apakah bisa menerima dan memaklumi kekurangan serta kelebihan si dia. Rasulullah bersabda, yang artinya, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Janganlah seorang mukmin laki-laki membenci mukmin perempuan. Bila dia membencinya dari satu sisi, tapi akan menyayang dari sisi lain." (HR.Muslim) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jangan hanya melihat kekurangannya saja, tapi juga perlu melihat kelebihannya. Ketika kekurangan sudah bisa diterima, kelebihan akan lebih bisa menimbulkan perasaan suka. Karea itu, jangan sampai sulit nikah karena dibikin sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Belum Mantap &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah satu ini juga bisa terjadi pada tiap orang pihak pemuda, pihak pemudi, baik yang sudah kerja atau yang belum, baik sudah lulus atau belum. Pertama kali, perlu diselidiki belum mantapnya itu karena apa, karena tak sedikit yang beralasan belum mantap, ketika ditelusuri larinya juga menuju ketiga masalah 'belum' di atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada juga yang belum mantap karena memang merasa persiapan dirinya kurang baik ilmu tentang pernikahan, keluarga, dan pernik-pernik di sekitarnya. Orang seperti ini malah tidak memusingkan masalah ketiga 'belum' di atas, karena memang dia merasa belum siap dan belum mampu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusinya tidak lain adalah mementapkan dan mempersiapkan diri. Hal ini bisa ditempuh lewat menuntut ilmu tentang pernikahan, dan keluarga, baik dengan menghadiri pengajian, yang membahas masalah tersebut atau dengan membaca buku-buku mengenainya. Penting pula untuk menimba pengalaman kepada orang yang sudah menikah, karena kadang-kadang buku-buku dan ceramah ilmiah dan formal tidak membahas masalah praktis yang detail yang diperlukan agar siap menikah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116386009612416139?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116386009612416139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116386009612416139' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116386009612416139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116386009612416139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/11/aku-takut-menikah-karena-belum.html' title='Aku Takut Menikah Karena Belum....'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116376531794265928</id><published>2006-11-17T02:46:00.000-08:00</published><updated>2006-11-17T04:08:38.323-08:00</updated><title type='text'>KETIKA MANUSIA DIPERBUDAK OLEH DUNIA</title><content type='html'>"Otakku sering berfikir tentang hal bisnis, usaha, hingga aku sesukses ini dan berlimpahkan harta. Tetapi sangat sedikit sekali aku berpikir tentang Allah. Apalagi duduk² bersama-sama orang² ahli ilmu, aku hanya sholat 5 waktu , yah.... biasa saja&lt;br /&gt;Pantaskah aku duduk di pintu surga??"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia memperlebar mataku untuk selalu menatap realita, yaitu mampu menjadi kaya, oke, tajir, hoki, punya bisnis lancar, sibuk mengembangkannya, bagaimana caranya aku bisa jadi orang terpandang.&lt;br /&gt;Ternyata mata ini tertutup oleh hal² yg semu, akibatnya aku buta akan ilmu Allah, apa itu halah, haram, subhat,mubah, ghibah dll. yah..biasa aja cuma sholat 5 waktu dan baca² buku islam dikit² dan berdoa.&lt;br /&gt;Apakah aku tertipu dg diriku sendiri??&lt;br /&gt;" Tanganku slalu menghadapi kertas² yg harus aku kerjakan, dari pagi dan terkadang sampai sore. Sangat² capek....yah namanya sja bos, wajarkan sibuk. Anak buah lebih sibuk lagi , biar cepet kelar nih kerjaan menumpuk, blom lagi ada rapat nih. Malah hari...tidur ah besok berangkat pagi².&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdosakah aku ketika aku tidak lagi berdzikir? sedangkan aku harus sibuk dg pekerjaanku. Mau tadarus, tubuhku terasa letih sedangkan aku sangatlah capek. Yah...paling habis sholat baca² apa....trus bobok, habis besok dah harus kerja sih, capek tau. Terkadang lagi malah sholat subuh sering terlambat, tp kenapa kerjanya tepat waktu? ko ga molor sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : dari gambaran di atas adalah orang yg diperbudak oleh dunia, sampai tuapun dia       tidak akan puas, haus..haus..dan haus. Karena dunia adalah kenikmatan sesaat.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;     Masih banyak ilmu Allah yg kita belom ketahui. Mari kita cari!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Janganlah kau diperbudak oleh Dunia&lt;br /&gt;  Karena dunia akan menghancurkanmu&lt;br /&gt;  dan menelanmu tanpa kau sadari"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Jadikanlah kau budak Allah&lt;br /&gt;  Maka Allah akan memuliakanmu&lt;br /&gt;  hingga ajal menjemputmu&lt;br /&gt;  kau akan merasa nyaman di sisi-NYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By. Anwar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116376531794265928?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116376531794265928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116376531794265928' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116376531794265928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116376531794265928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/11/ketika-manusia-diperbudak-oleh-dunia.html' title='KETIKA MANUSIA DIPERBUDAK OLEH DUNIA'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116366883234570457</id><published>2006-11-16T01:04:00.000-08:00</published><updated>2006-11-16T01:39:16.126-08:00</updated><title type='text'>ISTANA HATIKU</title><content type='html'>Di Istanaku....Istana Hatiku&lt;br /&gt;Tak ada Manager ataupun Bos&lt;br /&gt;Tak ada miskin dan kaya&lt;br /&gt;Tak ada Kesombongan dan iri hati&lt;br /&gt;Tak ada satupun yg hina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Istana Hatiku&lt;br /&gt;Banyak rasa kangen&lt;br /&gt;Banyak rasa rindu&lt;br /&gt;Banyak rasa setia&lt;br /&gt;Banyak tangis bahagia&lt;br /&gt;Banyak bahasa hatiku&lt;br /&gt;Banyak kelembutanku&lt;br /&gt;Banyak senyumanku&lt;br /&gt;Smoga tak ada tangis perpisahan dalam hatiku&lt;br /&gt;Amin........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by. Anwar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116366883234570457?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116366883234570457/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116366883234570457' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116366883234570457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116366883234570457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/11/istana-hatiku.html' title='ISTANA HATIKU'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116289481024641407</id><published>2006-11-07T02:19:00.000-08:00</published><updated>2006-11-07T02:20:10.683-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Bacalah&lt;br /&gt;Album : Bacalah&lt;br /&gt;Munsyid : Raihan&lt;br /&gt;http://liriknasyid.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah dengan nama Tuhanmu&lt;br /&gt;Itulah permulaan ilmu&lt;br /&gt;Sebagai yang telah diwahyukan&lt;br /&gt;Menuntut ilmu satu kewajipan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu menjadi penyuluh jalan &lt;br /&gt;Dengan ilmu dapat kemuliaan &lt;br /&gt;Ilmu memajukan kehidupan&lt;br /&gt;Ilmu yang baik dapat keberkatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasul junjungan &lt;br /&gt;Carilah ilmu pengetahuan &lt;br /&gt;Dari dalam buaian&lt;br /&gt;Hingga hari kematian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuntutlah ilmu hai teman&lt;br /&gt;Janganlah kita siakan&lt;br /&gt;Untuk masa hadapan&lt;br /&gt;Agama dan bangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utlubul 'ilma&lt;br /&gt;Walaw fissin&lt;br /&gt;Tuntutlah ilmu&lt;br /&gt;Walau ke negeri China&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan berilmu tanpa amalan&lt;br /&gt;Bagai pohon tanpa buahnya&lt;br /&gt;Ilmu yang berkat membuatkan taqwa&lt;br /&gt;Bermanfaat sesama insan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senilagu : Amran &amp; Che' Am&lt;br /&gt;Senikata : Che' Am&lt;br /&gt;Hakcipta : Raihan Corp Sdn Bhd / Warner Chappell Music Sdn. Bhd.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116289481024641407?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116289481024641407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116289481024641407' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116289481024641407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116289481024641407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/11/bacalah-album-bacalah-munsyid-raihan.html' title=''/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116256446438753918</id><published>2006-11-03T06:33:00.000-08:00</published><updated>2006-11-03T06:34:29.246-08:00</updated><title type='text'>Minal 'Aidin Wal Faizin</title><content type='html'>Selamat Hari Raya Aidilfitri&lt;br /&gt;Minal 'Aidin Wal Faizin&lt;br /&gt;Kullu 'Amin wa antum bi khair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkanlah zahir dan batin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan suci Ramadhan telah berlalu lagi&lt;br /&gt;Kini Hari Raya Aidilfitri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita semua maaf bermaafan&lt;br /&gt;Segala kesalahan dan kesilapan&lt;br /&gt;Kullu 'Amin wa antum bi khair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Hari Raya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116256446438753918?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116256446438753918/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116256446438753918' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116256446438753918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116256446438753918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/11/minal-aidin-wal-faizin.html' title='Minal &apos;Aidin Wal Faizin'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116122564041610602</id><published>2006-10-18T19:20:00.000-07:00</published><updated>2006-10-18T19:40:42.070-07:00</updated><title type='text'>Ramadhan...oh Ramadhan</title><content type='html'>Tak terasa Ramadhan sebentar lagi akan usai dan meninggalkan kita, sepertinya baru saja kemarin engkau datang...tapi kini engkau akan pergi meninggalkan kita yg begitu rapuh dan lemah ini. Ya Allah smoga Ramadhan tahun ini bisa kupetik hikmah dan makna nya, tak hanya menahan dari lapar dan dahaga saja tetapi menahan segalanya dan menjadikan diri ini menjadi sabar dalam menghadapi sesuatu.Masalah yang ada janganlah kita jadikan beban..karena akan terasa berat di pundak kita, akan tetapi jadikanlah masalah itu sebagai tantangan dalam kita mengarungi hidup ini.Dan dengan itu kita dapat senantiasa belajar...dan belajar dari setiap masalah yg kita hadapi, agar hidup ini senantiasa bermakna dan bermanfaat untuk orang lain.&lt;br /&gt;Ya Allah pertemukanlah aku dengan Ramadhan Mu di tahun depan...agar aku bisa menikmati kembali indahnya Ramadhan Mu..Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116122564041610602?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116122564041610602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116122564041610602' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116122564041610602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116122564041610602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/10/ramadhanoh-ramadhan.html' title='Ramadhan...oh Ramadhan'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116047534648945141</id><published>2006-10-10T03:14:00.000-07:00</published><updated>2006-10-10T03:15:46.916-07:00</updated><title type='text'>Bisikan Nurani</title><content type='html'>Lautan kematian ombak&lt;br /&gt;Tenang pantai tiada terusik&lt;br /&gt;Begitulah tasik hatiku&lt;br /&gt;Sejak kehadiranmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa aku hargai&lt;br /&gt;Anugerah syurga di dunia&lt;br /&gt;Doa kudus aku panjatkan&lt;br /&gt;Semoga dirahmati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telahpun ku syukuri&lt;br /&gt;Di dalam hidup ini&lt;br /&gt;Cinta suci kurniaan Ilahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejernihan wajahmu&lt;br /&gt;Sempurna pada pandanganku&lt;br /&gt;Kau kirana&lt;br /&gt;Keturunan terpilih&lt;br /&gt;Disanjung serta dihormati&lt;br /&gt;Kau permata&lt;br /&gt;Kesederhanaanmu&lt;br /&gt;Mengecap kekayaan dunia&lt;br /&gt;Kau mestika&lt;br /&gt;Ketaqwaan dirimu&lt;br /&gt;Itu yang merantai jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan aku memuji&lt;br /&gt;Apalagi memuja&lt;br /&gt;Salahkahku kagumi… perhiasan duniawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisikan nuraniku&lt;br /&gt;Engkaulah pilihanku&lt;br /&gt;Akanku pertahankan&lt;br /&gt;Amanah suci ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by. In team&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116047534648945141?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116047534648945141/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116047534648945141' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116047534648945141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116047534648945141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/10/bisikan-nurani.html' title='Bisikan Nurani'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-116001288966728270</id><published>2006-10-04T18:47:00.000-07:00</published><updated>2006-10-04T18:48:10.066-07:00</updated><title type='text'>MENAGKAP SENTUHAN RAMADHAN</title><content type='html'>Ada paling tidak empat sikap dasar yang harus kita miliki saat menjalankan ibadah shaum pada bulan Ramadhan agar diri kita bisa diwarnai dan dibentuk olehnya. Sikap-sikap itu adalah: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, pasrah dan menerima sepenuh hati. Sikap awal seorang Muslim adalah tunduk dan patuh terhadap segala ketentuan Allah. Dan ketundukan ini berangkat dari keyakinan bahwa segala ketentuan Allah Allah swt. adalah berdasarkan ilmu, keadilan, dan kebijaksanaan Allah swt. berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka demi Tuhanmu, mereka sesungguhnya fidak beriman hingga mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim daiam menyelesaikan apa yang mereka perselisihkan kemudian mereka tidak merasa sempit untuk menerima apa yang engkau putuskan dan mereka pasrah dengan sepenuh hati." (AnNisa 65)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, lkhlas. Ini merupakan salah satu kunci penting bagi suksesnya sebuah amal. Rasulullah saw. bersabda, 'Sesungguhnya setiap orang hanya akan memperoleh apa yang dia niatkan." (Al-Bukhari). Hilangnya keihklasan bukan saja membuat sebuah amal sia-sia melainkan juga membuat pelakunya tidak tahan dengan segala beban dan resiko dari amal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, meninggalkan segala sesuatu yang membatalkan dan merusak ibadah shaum. Yang membatalkan shuam hanya tiga yakni makan, minum, dan senggama di siang hari. Yang lebih banyak adalah hal-hal yang membuat ibadah puasa kita rusak dan tidak mendapatkan pahala dari Allah swt. alih-alih menjadi orang yang bertakwa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, melaksanakan segala amaliyyah Ramadhah secara optimal sejauh kernampuan kita. Amaliyyah Ramadhan meliputi antara lain: shalat wajib lima waktu, shalat Sunnah, shaum, berbukka , makan sahur, membaca Quran, bertaubat dan istighfar, berdo'a, infaq dan shadaqah, berdakwah dan berjihad.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-116001288966728270?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/116001288966728270/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=116001288966728270' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116001288966728270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/116001288966728270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/10/menagkap-sentuhan-ramadhan.html' title='MENAGKAP SENTUHAN RAMADHAN'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-115986793135970227</id><published>2006-10-03T02:28:00.000-07:00</published><updated>2006-10-03T02:32:11.910-07:00</updated><title type='text'>KASIH KEKASIH</title><content type='html'>Tak Perlu Aku Ragui&lt;br /&gt;Sucinya Cinta Yang Kau Beri&lt;br /&gt;Kita Saling Kasih Mengasihi&lt;br /&gt;Dengan Setulus Hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Ibu Merestui&lt;br /&gt;Menyarung Cincin Di Jari&lt;br /&gt;Dengan Rahmat Dari Ilahi&lt;br /&gt;Cinta Kita Pun Bersemi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Diijabkabulkan&lt;br /&gt;Syariat Tetap Membataskan&lt;br /&gt;Pelajari Ilmu Rumahtangga&lt;br /&gt;Agar Kita Lebih Bersedia&lt;br /&gt;Menuju Hari Yang Bahgia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau Tahu Ku Merinduimu&lt;br /&gt;Ku Tahu Kau Menyintaiku...Oh...Kasih&lt;br /&gt;Bersabarlah Sayang&lt;br /&gt;Saat Indah Kan Menjelma Jua&lt;br /&gt;Kita Akan Disatukan&lt;br /&gt;Dengan Ikatan Pernikahan...Oh..Kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Sana Kita Bina&lt;br /&gt;Tugu Cinta Mahligai Bahagia&lt;br /&gt;Semoga Cinta Kita&lt;br /&gt;Di Dalam Redha Ilahi&lt;br /&gt;Berdoalah Selalu&lt;br /&gt;Moga Jodoh Berpanjangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By.In Team&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-115986793135970227?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/115986793135970227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=115986793135970227' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/115986793135970227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/115986793135970227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/10/kasih-kekasih.html' title='KASIH KEKASIH'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-115915451270355104</id><published>2006-09-24T20:20:00.000-07:00</published><updated>2006-09-24T20:21:53.303-07:00</updated><title type='text'>Doa Para Akhwat yang sangat merindukan datangnya seorang pendamping</title><content type='html'>A Prayer &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku... &lt;br /&gt;Aku berdo'a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku &lt;br /&gt;Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu &lt;br /&gt;Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau &lt;br /&gt;Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting &lt;br /&gt;Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau &lt;br /&gt;dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya &lt;br /&gt;Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas &lt;br /&gt;Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku &lt;br /&gt;Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku &lt;br /&gt;Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi &lt;br /&gt;Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku... &lt;br /&gt;Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna, &lt;br /&gt;sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu &lt;br /&gt;Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya &lt;br /&gt;Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya &lt;br /&gt;Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya &lt;br /&gt;Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku... &lt;br /&gt;Aku juga meminta, &lt;br /&gt;Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga &lt;br /&gt;Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu &lt;br /&gt;Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya &lt;br /&gt;Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya &lt;br /&gt;Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana, &lt;br /&gt;mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan: &lt;br /&gt;"Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat &lt;br /&gt;Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-115915451270355104?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/115915451270355104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=115915451270355104' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/115915451270355104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/115915451270355104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/09/doa-para-akhwat-yang-sangat-merindukan.html' title='Doa Para Akhwat yang sangat merindukan datangnya seorang pendamping'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12785922.post-115907341102136384</id><published>2006-09-23T21:48:00.000-07:00</published><updated>2006-09-23T21:50:11.480-07:00</updated><title type='text'>Yang Manakah Anda.... ?</title><content type='html'>Siapakah orang yang sibuk ? &lt;br /&gt;Orang yang sibuk adalah orang yang tidak mengambil pusing akan waktu shalatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah orang yang manis senyumannya? &lt;br /&gt;Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang di timpa musibah lalu dia kata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil berkata, "Ya Rabbi Aku ridha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah orang yang kaya? &lt;br /&gt;Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan Tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah orang yang miskin?&lt;br /&gt;Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada senantiasa menumpuk-numpukkan harta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah orang yang rugi? &lt;br /&gt;Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah orang yang paling cantik? &lt;br /&gt;Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas? &lt;br /&gt;Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan kemana mata memandang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi menghimpit? &lt;br /&gt;Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikan lalu kuburnya menghimpitnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah orang yang mempunyai akal? &lt;br /&gt;Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni surga kelak karena telah mengunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah orang yg bijak? &lt;br /&gt;Orang yg bijak ialah org yg tidak membiarkan atau membuang tulisan ini begitu saja, malah dia akan menyampaikan pula pada org lain untuk dimanfaatkan dan mengambil contoh sebagai sandaran dan pedoman kehidupan sehari-hari&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12785922-115907341102136384?l=dedesari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dedesari.blogspot.com/feeds/115907341102136384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12785922&amp;postID=115907341102136384' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/115907341102136384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12785922/posts/default/115907341102136384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dedesari.blogspot.com/2006/09/yang-manakah-anda.html' title='Yang Manakah Anda.... ?'/><author><name>Desi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09927098735122530823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_x2qy87pphTI/SeG5kVohM2I/AAAAAAAAACI/sCEiMq7B-f0/S220/CIMG5213.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
